Tantangan Email Marketing

Dibalik semua cerita suksesnya, setiap channel pemasaran ternyata mempunyai tantangan tersendiri, tak tekecuali dengan email marketing. Kalau tidak ada tantangannya mungkin setiap orang yang berkecimpung dalam dunia bisnis, pemasaran dan internet marketing sudah pakai email marketing sejak dulu.

Tetapi pada kenyataannya, jika dibandingkan dengan penggunaan channel pemasaran lainnya seperti Facebook Ads, di Indonesia masih sangat sedikit yang menggunakan email marketing.

Kenyataannya memang sedikit pahit, tetapi bukan berarti tidak selamanya sepeti ini terus. Pada akhir tahun 2017 dan awal 2018 ini email marketing sedang naik daun.

Banyak pebisnis dan internet marketer yang sudah mulai menggunakan email marketing sebagai salah satu channel pemasarannya. Kami tidak bisa menyebutkan angkanya, karena belum ada data riset tentang penggunaan email marketing di Indonesia.

Tetapi kalau berdasarkan data dari jumlah pengguna layanan email marketing di KIRIM.EMAIL, makin ke sini makin banyak pengguna baru dan banyak juga dari mereka yang memperpanjang masa berlangganannya.

Tidak hanya itu, kami juga pernah melakukan wawancara pada beberapa praktisi dan expert di bidang email marketing. Dari wawancara tersebut ada optimisme terhadap email marketing di tahun 2018 ini. Untuk wawancaranya bisa Anda baca di sini : Email Marketing di Tahun 2018.

Kembali ke tantangan email marketing. Pada artikel berikut ini kami mencoba menelusuri apa saja yang sebenarnya menjadi tantangan terbesar dalam menjalankan email marketing ini. Tidak hanya tantangannya saja, tetapi juga solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tantangan tersebut.

Harapan kami sederhana saja, supaya Anda yang membaca tulisan ini dan kebetulan mempunyai tantangan email marketing yang sama, bisa memulai email marketing sesegera mungkin.

3 Tantangan Email Marketing dan Solusinya

[1] Diri Sendiri

Tantangan email marketing yang pertama adalah diri Anda sendiri. Semuanya mulai dari diri Anda. Mungkin saat ini Anda tidak yakin dengan email marketing karena email tidak ada yang pakai.

Tapi percayalah dengan kami, itu hanya asumsi dan persepsi Anda sendiri. Hasil survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2017 setidaknya ada 33,58 % dari total pengguna internet di Indonesia membuka dan menggunakan email.

Kalau pengguna internet di Indonesia pada tahun 2017 ada 143, 26 juta maka setidaknya ada 48,1 juta orang Indonesia yang membuka dan menggunakan email. Menurut Anda angka tersebut sedikit atau banyak?

Baca juga7 Mitos Dan Fakta Email Marketing Di Indonesia Yang Harus Anda Ketahui

Mungkin juga Anda menganggap email marketing itu ribet. Iya ribet kalau Anda menggunakan layanan email marketing dari luar negeri. Tetapi kalau Anda menggunakan layanan email marketing dari KIRIM.EMAIL ini akan mengubah persepsi Anda. Karena layanan email marketing KIRIM.EMAIL kami desain berbeda dengan layanan email marketing luar negeri. Tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan kemudahan kepada pengguna. Jadi kesan ribet terhadap email marketing itu tidak ada lagi kalau Anda mulai beralih menggunakan KIRIM.EMAIL.

Jadi solusi dari tantangan yang pertama ini adalah buka pikiran Anda, ijinkan email marketing masuk ke dalam channel pemasaran Anda dan mulai menggunakan layanan email marketing dari KIRIM.EMAIL sekarang juga.

[2] Jumlah Subscribers

Tantangan email marketing yang ke dua adalah jumlah subscribers. Banyak yang mengeluhkan kalau untuk mendapatkan 1000 subscribers pertama itu susahnya minta ampun. Ada juga yang sudah mempunyai subscribers tetapi hanya sedikit sehingga tidak percaya diri dan pada akhirnya berhenti di tengah jalan.

Begini, jumlah subscribers itu penting tapi bukan yang paling penting. Dalam email marketing yang paling penting adalah konversi, tidak peduli berapapun jumlah subscribers Anda.

Karena pada kasus tertentu ada orang yang mempunyai jumlah subscribers yang banyak (diatas 5000) tetapi konversinya rendah. Tetapi ada juga yang jumlah subscribernya sedikit (di bawah 5000) tetapi konversinya tinggi.

Baca jugaCara Mendapatkan Subscribers Berkualitas Tinggi

Dan perlu juga Anda ketahui bahwa penentu tinggi atau rendahnya konversi itu bukan dari jumlah subscribersnya, tetapi dari cara Anda menjalankan email marketing.

Kalau dari awal cara Anda sudah tidak tepat seperti mendapatkan subscribers dengan cara membeli atau scrapping dan mengirimkan konten spam maka sebanyak apapun susbcribers Anda lama-lama konversi Anda akan makin rendah bahkan bisa saja tidak menghasilkan sama sekali.

Maka dari itu solusi dari tantangan jumlah subscribers ini adalah gunakan cara yang halal dan sabar dalam mendapatkan subscribers.

[3] Konten

Tantangan email marketing yang ke tiga adalah konten. Anda sudah membuka pikiran, sudah mempunyai jumlah subscriber yang cukup tetapi masih kesulitan dalam menulis konten email maka email marketing Anda tidak akan maksimal.

Kalau kita ibaratkan email marketing itu seperti peternakan. List email adalah kandangnya, subscribersnya adalah ternaknya dan konten adalah makanannya.

Dan untuk mendapatkan hasil terbaik dari email marketing maka konten Anda haruslah berkualitas. Namun tantangannya adalah tidak semua orang bisa menulis konten dengan baik dan mungkin juga Anda.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memulai menulis konten email, diantaranya :

  • menanyakan ke subscribers Anda mengenai masalah yang mereka hadapi. Setelahnya Anda akan mendapatkan balasan biarpun tidak semuanya. Dari jawaban yang masuk lalu Anda pilah dan pilih lalu cari jawaban yang mirip. Dari jawaban tersebut Anda respon dalam bentuk konten yang kira-kira mereka butuhkan untuk menyelesaikan masalah.
  • menulis kisah inspiratif atau kisah nyata dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan produk dan subscribers Anda. Untuk kasus ini penyajiannya bisa menggunakan story telling sebagai konten email Anda.
  •  informasi update dari blog Anda juga bisa dijadikan sebagai konten email untuk Anda kirimkan ke subscribers.
  • pengalaman atau review dalam menggunakan suatu barang juga bisa Anda jadikan konten email.
  • promosi dari produk yang Anda juga dan masih banyak lagi yang bisa Anda jadikan sebagai konten email.

Baca juga7 Ide Konten Email Marketing Yang Menarik Dan Cocok Untuk Yang Baru Mulai Email Marketing

Kunci dari menulis email ini adalah jadilah diri sendiri. Mengalir saja tidak perlu kaku. Yang terpenting dengan konten yang Anda tulis ini bisa membuat subscribers Anda betah dan nyaman dalam menyimak kontek email yang Anda tulis. Bangun kedekatan dan kebermanfaatan dengan subscribers Anda. Jika itu Anda lakukan dengan konsisten, Insya Allah kesuksesan dalam menjalankan email marketing hanya masalah waktu.

Demikian tulisan singkat mengenai tantangan email marketing ini. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

9 anatomi yang membuat landing page Anda punya konversi tinggi, bagus dan menarik

Facebook Comments