Pendapat Para Expert dan Praktisi tentang Email Marketing di Tahun 2018

Pendapat Para Expert dan Praktisi tentang Email Marketing di Tahun 2018

Tahun 2017 sudah terlewati dan sekarang kita berada di tahun 2018. Setiap orang yang menggunakan email marketing mungkin punya pendapat sendiri tentang email marketing di tahun 2018. Tak terkecuali dengan para expert dan praktisi email marketing.

Lalu bagaimanakah pendapat para expert dan praktisi tentang email marketing di tahun 2018? KIRIM.EMAIL sudah melakukan diskusi dengan para expert dan praktisi email marketing. Anda bisa simak rangkumannya berikut ini.

[1] Email Marketing Bersaing dengan Media Chattingan

Pendapat pertama datang dari Fahmi Hakim. Beliau adalah pemilik brand Hotglass dan juga founder dari pelatihan bisnis online KelasBOS. Fahmi Hakim aktif menjalankan email marketing sejak beberapa tahun yang lalu.

Saat kami tanyakan tentang bagaimana email marketing di tahun 2017 dan apa pencapaian terbesarnya, beliau mengungkapkan ada peningkatan jumlah list dalam email marketing yang dijalankan. Dan pasar lokal Indonesia pun sudah mulai sadar dengan email.

Terkait dengan email marketing yang saya jalankan, Ada beberapa peningkatkan di tahun 2017 ini. Terutama peningkatan jumlah list dan kesadaran orang mengenai email terutama pasar lokal. Tidak seperti dulu yang ‘agak sulit’.

Sedangkan untuk pencapaian paling jelas adalah omset. Sudah ratusan juta bahkan mungkin mencapai 1M.

Dengan kata lain di tahun 2017 pasar lokal Indonesia sudah banyak yang aktif menggunakan email dan itu terbukti dengan pencapaian beliau yang omsetnya menyentuh angka hingga Rp 1 Milyar dari email marketing.

Untuk email marketing di tahun 2018 beliau cukup optimis. Beliaupun mengingatkan agar lebih berhati-hati karena nanti persaingan dalam bisnis tidak hanya dari para pengguna email marketing saja, tetapi juga dari media chatting seperti WhatsApp dan Facebook Messenger.

Saya sih cukup optimis. Tapi, perlu semakin kreatif para pelaku email marketing.. karena saingannya dengan media chatingan.

Sedangkan dari segi tantang dalam email marketing adalah menyusun email berseri yang membuat penasaran, agar open rate terus meningkat.

Tantangannya, menyusun email follow up berseri yang membuat penasaran, sehingga membuat open rate email terus meningkat. Mungkin yang akan saya lakukan, kreatif di lead magnetnya untuk menarik list, membuat rangkaian follow up yang bercerita berturut2, dll.

Fahmi Hakim
Owner Hotglass dan KelasBOS


[2] Email Marketing Bakal Jadi Model Pemasaran Yang Digunakan Banyak Orang

Pendapat kedua tentang email marketing di tahun 2018 adalah dari Agus Sakti. Seorang product creator dan praktisi internet marketing senior Indonesia yang sudah memasarkan produknya hingga keluar negeri. Sebagai info kalau Anda pernah mengetahaui Eezygram dan Decinema, itu adalah produk buatannya.

Mengenai email marketing yang beliau jalankan di tahun 2017 ada beberapa yang beliau sampaikan, diantaranya :

#1 – Orang Indonesia yang “sadar email” semakin banyak di tahun 2017. yang buka dan baca email juga semakin banyak. Ini terbukti ketika saya buka dashboard kirim.email open rate saya meningkat dari yang biasanya 15% menjadi 35 – 50%.

#2 – Peningkatan jumlah subscriber pasti, karena saya selalu rilis produk. dan setiap rilis produk otomatis jumlah subscribers saya nambah. Kalau peningkatan penghasilan, Alhamdulillah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

Peningkatan penghasilan ini sepertinya dipengaruhi karena banyaknya orang Indonesia yang “sadar email” dan gemar buka dan baca email. itu yg saya rasakan.

#3 – penghasilan bisnis online terbesar saya selama 4 tahun terakhir berasal metode email marketing.

Bisnis berjalan tanpa pinjaman bank juga karena email marketing. Saya rata-rata selalu liburan, minimal 2 kali sebulan, karena bisnis saya menjadi lebih otomatis dengan email marketing. Bisa jalan-jalan keluar negeri juga karena email marketing. Pencapaian lainnya sepertinya banyak sekali, tidak bisa saya jelaskan satu per satu, hehehe.

Dan salah satunya adalah mendapatkan hampir 1200 sales hanya dalam waktu 7 hari dan semuanya lewat email marketing. Gak pakai Facebook Ads, Gak pakai channel berbayar lainnya. Ini terjadi pada waktu rilis Decinema di Jvzoo beberapa waktu yang lalu.

 

Untuk email marketing di tahun 2018 Agus Sakti punya pendapat yang unik. Berikut pendapat beliau :

Saya kira 2018 orang yg sadar email semakin banyak. Ini pada giliran berikutnya bakal membuat saluran pemasaran email marketing menjadi salah satu model pearan yang bakal digunakan oleh banyak orang.

Semua bakal pakai email untuk keperluan marketing pada waktunya.

Sedikit cerita, teman pesantren saya dapat beasiswa, 1 tahun di UK.

Dia bilang, kalau semua serba pakai email. Di sana penggunaan email itu sama dengan WhatsApp. Apa-apa pakai email.

Sakit perut pakai email.
Curhat pakai email.
Mau benerin lampu pakai email.
Janjian mau ngopi di mana pakai email.
Tanya tentang info baru di kampus pakai email.
Nitip barang yg kelupaan di kampus pakai email.
Dan sepertinya di sini bakal begitu, pada waktunya.

Dan terakhir ada pesan menarik dari Agus Sakti untuk kita semuanya, para pengguna email marketing.

Kalau mau pekerjaan lebih santai dan hampir otomatis, cobalah menggunakan saluran email marketing.

Agus Sakti
Product Cretor Decinema


[3] Email Marketing Sebagai Salah Satu Sumber Traffik Blog Adsense

Menghasilkan uang dari internet bisa dilakukan tidak hanya dari jualan online saja. Ada banyak jalan yang bisa menghasilkan, salah satunya adalah dengan menjadi publisher iklan. Ini pula yang Heri Bertus lakukan. Heri Bertus adalah seorang praktisi SEO dan juga Adsense publisher senior Indonesia.

Ada cerita yang menarik dan pencapaian yang luar biasa dari Heri Bertus tentang menggunakan email marketing di tahun 2017.

Tahun 2014-2015 pake Getresponse. Bagus juga sih open rate dan lain lain nya. Tapi beneran ga ngerti optimasinya maka terbengkalai deh email marketingnya.

Tahun 2016 vakum dan baru di tahun 2017 mulai pakai email marketing lagi. Tahun ini (2017) menjalankan email marketing dengan lebih baik dan terstruktur bermodalkan sebuah ebook sebagai leadmagnet dan mendapatkan 800 leads. Hasilnya sejauh ini closing sekitar 20 an trip wire seharga 200 ribuan.

Berdasarkan hasil yang bagus tersebut dari email marketing, Heri Bertus berniat menjadikan email marketing sebagai salah satu sumber traffic bagi blog Adsense yang beliau punya.

Tahun 2018 mau fokusin di email marketing sebagai salah satu sumber traffik untuk blog adsense saya.

Heri Bertus
Praktisi SEO, Blogger, Adsense Publisher


[4] Email Marketing Jelas Lebih Berpeluang dan Cerah

Pendapat para expert dan praktisi email marketing berikutnya adalah dari 3 orang yang tergabung menjadi satu dalam online course bernama BantaiFBAds.Com.

Mereka bertiga antara lain Agan Khalid, Army Al Ghifary dan Imam Herlambang.

Berdasarkan pembicaraan kami dengan Agan Khalid, dengan email marketing bisa mendapatkan lebih dari 500 sales dan di tahun 2017 baru menggunakan email marketing dan retargeting untuk BantaiFBAds.Com.

Tepatnya: Bertiga. Gak saya sendiri. Saya (Agan Khalid), Army, & Imam dan kami tergabung dalam BantaiFBAds.Com.

Peningkatan dari sebelumnya? Gak ada. Karena tahun sebelumnya, belom buka kelas yang bernama BantaiFBAds.Com ini. Baru dibuka Juni 2017 ini.

Pencapaian, sepertinya yang berperan penting ada 2. Email marketing & Tekhnik ReTargetting di FB Ads.

Karena yang bagian beriklan adalah si Army, makanya saya tidak tau detail porsi FB Ads menghasilkan berapa, dan email marketing menghasilkan berapa.

Tapi soal salesnya ada 566 Orang dari Juni hingga Desember 2017 ini.

email marketing 2018 bantai fb ads

Sedangkan saat kami tanyakan bagaimana email marketing di tahun 2018, Agan Khalid punya pandangan bahwa email marketing akan lebih berpeluang dan masa depannya cerah.

Jelas lebih berpeluang dan cerah lah. Saya aja sudah jadwalkan tahun 2018, saya untuk 2 projek besar saya, fondasinya FB Ads —-> Email Marketing.

Sekarang orang makin melek sama email. Meski belom se Indonesia. Tapi kalo soal progress, iya makin ke arah sana.

Apalagi email marketing minim drama. Subscribe. Open terus. Beli. Gak suka, UnSubscribe.

Gak ada banned, perubahan algoritma, gak ada edgerank, gak ada bug, gak ada boncos biaya. Satu satunya biaya, ya bayar biaya bulanan platform email marketingnya saja.

Agan Khalid
BantaiFBAds.Com


[5] A new type of combined email marketing automation is rising

Pendapat selanjutanya berasal dari expert luar negeri bernama Chad S. White. Beliau adalah direktur riset dari Litmus dan penulis buku yang berjudul Email Marketing Rules.

Dikutip dari situs emailmonday.com, Chad punya prediksi tentang email marketing di tahun 2018. Dan berikut prediksinya.

Relevance is paramount— In 2018, email marketers will increase their use of automated emails, which are central to creating better email experiences. Rather than viewing these emails unwisely as “set it and forget it” programs, we’ll treat them as “review and improve” programs, maximize their efficiency and supercharge our impact.

Chad S. White 
Direktur riset Litmus dan penulis buku Email Marketing Rules


[6] Akan Terus Pakai Email Marketing

Dan yang terakhir adalah pendapat dari Fikry Fatullah, seorang praktisi senior email marketing Indonesia sekaligus Founder dari KIRIM.EMAIL.

Di tahun 2017 Fikry berhasil meningkatkan pertumbuhan pengguna KIRIM.EMAIL lebih dari 100% dari tahun sebelumnya (2016).

Hasilnya pertumbuhan KIRIM.EMAIL dari 3600 pengguna di Desember 2016 jadi 8000 pengguna di Desember 2017.

Sedangkan saat kami tanya bagaimana email marketing di 2018 beliau menjawab :

Tentunya sudah sangat jelas, saya akan terus pakai email marketing sebagai salah satu saluran pemasaran bagi KIRIM.EMAIL.

Fikry Fatullah
Founder KIRIM.EMAIL


Itulah pendapat dari para expert dan praktisi tentang email marketing di tahun 2018.

Bisa kita simpulkan bahwa di tahun 2017 masyarakat Indonesia mulai melek dengan email email. Aktif membuka dan membaca email. Dan open rate dan email marketing yang beliau-beliau kirimkan makin naik dari waktu ke waktu.

Sehingga untuk email marketing di tahun 2018 ada kemungkinan masyarakat Indonesia lebih matang lagi dalam menggunakan email.

Pepatah Cina mengatakan waktu yang terbaik untuk menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu. Dan waktu terbaik kedua adalah hari ini.

Begitu pula dengan email marketing. Waktu terbaik menggunakan email marketing adalah beberapa tahun yang lalu dan waktu terbaik kedua untuk mulai menggunakannya adalah saat ini.

Keputusan ada di Anda. Mau menggunakan email marketing sekarang atau nanti itu pilihan Anda.

Tetapi kalau Anda memutuskan untuk mulai menggunakan email marketing saat ini juga, mari bergabung dengan KIRIM.EMAIL.  Sebuah layanan email marketing, autoresponder dan marketing automation Indonesia.

Dapatkan lebih banyak klik, traffic dan konversi untuk bisnis Anda secara otomatis dengan layanan email marketing KIRIM.EMAIL mulai Rp 3.300/ hari.

Daftar segera di https://kirim.email.

Facebook Comments