Episode 53 – Semua Belum Jadi Masalah Sampai Jadi Masalah

Selamat datang kembali di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast bersama saya Fikry Fatullah.

Sebelum saya mulai KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 53 ini, saya ingin bertanya kepada Anda.

Anda lebih suka KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast ini saya bawakan sendiri (monolog) atau dengan narasumber yang lain (interview atau dialog) seperti beberapa episode sebelumnya? Untuk jawabannya bisa Anda kirimkan ke email saya langsung di fikry@kirim.email.

Mengawali Episode ke 53 ini, ada satu filosofi yang kami pegang dan menjadi panduan kerja di KIRIM.EMAIL. Filosofi tersebut adalah semua belum jadi masalah sampai jadi masalah.

Seringkali kita dalam menghadapi sesuatu itu terlalu antisipatif. Mau melakukan sesuatu tetapi sudah terbayang resiko-resiko atau hal-hal negatif yang akan terjadi. Padahal dilakukan saja belum sehingga ini akan mempengaruhi kita dalam melakukan suatu tindakan.

Supaya lebih mudah dalam memahami ini saya akan contohkan dalam kisah nyata yang terjadi di KIRIM.EMAIL.

Dulu saat pertama kali KIRIM.EMAIL berdiri, saya dan Mulyadi sama sekali tidak punya background programming. Maka dari itu dulu kami memutuskan untuk membershipnya menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bernama aMember.

Kemudian kami launching KIRIM.EMAIL dan pengguna mulai berdatangan. Setelah berjalan hampir satu bulan muncul pertanyaan bagaimana menjembatani pengguna yang ingin memperpanjang keanggotaannya. Sistem di aMember sendiri untuk recurring menggunakan kartu kredit, padahal saat itu kami tidak menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayarannya.

Saya pribadi tidak tahu solusinya. Kemudian saya minta Mulyadi untuk tenang dan bilang bahwa semua belum jadi masalah sampai jadi masalah. Dan sampai saat ini saya bilang seperti ini terus menerus ke tim di KIRIM.EMAIL.

Beberapa kali saya mendapatkan respon dari filosofi ini. Responnya rata-rata membenarkan bahwa kita harus punya persiapan kalau-kalau terjadi sesuatu.

Saya setuju dengan respon tersebut kalau kondisinya ideal. Kondisi ideal ini seperti omset yang stabil, punya cadangan cash yang cukup untuk beberapa bulan ke depan dan lain sebagainya. Dengan kondisi yang ideal ini kita bisa memilih banyak hal. Banyak solusi yang muncul saat kita punya uang cash.

Sedangkan kondisi kami saat itu uang cashnya relatif lebih sedikit daripada saat ini. Jadi buat apa memikirkan apa yang belum terjadi. Kami masih punya waktu 30 hari dimana saat perpanjangan itu hadir. Sedangkan di hari itu masih ada banyak masalah yang belum selesai.

Namun begitu, dengan filosofi ini bukan berarti saya mengabaikan masalah. Yang lebih tepat adalah menunda respon. Jadi ketika ada masalah, kita berhenti sejenak, istirahat untuk mendapatkan kondisi pikiran yang berbeda. Karena saat kita sedang panik, kondisi pikiran kita berbeda dengan saat kita sedang tenang. Sehingga dengan menunda respon dan bergantinya kondisi pikiran ini akan memunculkan pilihan-pilihan yang baru.

Itu saja sedikit untuk episode kali ini. Silakan kunjungi KIRIM.EMAIL lalu masukkan kode kupon “KEPO” untuk mendapatkan diskon 10% berlangganan email marketing di KIRIM.EMAIL.

Saya Fikry Fatullah dan sampai bertemu di episode berikutnya.

Facebook Comments