Memasarkan Produk Atau Jasa Kepada Orang Yang Belum Siap Membeli Bagian 2

Pada posting yang lalu saya menulis tentang Memasarkan Produk Atau Jasa Kepada Orang Yang Belum Siap Membeli Bagian 1. Di sana saya membahas tentang 3 fase orang membeli yang terdiri dari fase See, Think dan Do.

Untuk mengetahui apa itu fase See-Think-Do Anda bisa membacanya terlebih dahulu di sini => Memasarkan Produk Atau Jasa Kepada Orang Yang Belum Siap Membeli Bagian 1.

Posting kali ini adalah lanjutan dari posting sebelumnya yang akan membahas tentang perbedaan iklan, konten dan juga email dari setiap fase.

Mengingat kembali fase See-Think-Do

Untuk memudahkan dalam memahami, saya mengambil contoh tentang perusahaan software penggajian bernama PayrSoft (bukan nama sebenarnya) dengan target market UKM yang mempunyai karyawan lebih dari 10.

Pelanggan PayrSoft (para UKM) memasuki tahap atau fase See saat memulai bisnis mereka. Mereka mungkin berada di tahap ini untuk sementara waktu karena mereka mungkin memiliki sistem penggajian mereka sendiri.

Seiring pertumbuhan perusahaan, UKM melakukan penggajian setiap minggu dan itu membuat mereka frustrasi baik dalam administrasi maupun pelaporan. Mereka mulai berpikir untuk memakai software penggajian untuk memudahkan pekerjaan. Sekarang mereka berada dalam tahap Think.

Akhirnya, mereka secara aktif membuat pilihan. Mereka mengeluarkan dompet mereka, mereka mencari solusi yang tepat. Dan mereka memilih PayrSoft sebagai solusinya. Sekarang mereka berada di tahap Do.

Yang bisa kita pelajari dari kasus Paysoft di atas adalah :

  • Kunci sukses pemasaran adalah memiliki sesuatu untuk ditawarkan kepada orang-orang yang tepat di setiap tahapan ini.
  • Bila aktivitas marketing Anda sesuai dengan posisi mereka (di fase see, think atau do) Anda bisa membuat mereka menjadi pembeli. Mereka mungkin tidak segera melakukan pembelian, tapi jika Anda memelihara hubungan Anda akan menjadi solusi mereka saat mereka siap.

Untuk itu Konten, Email, dan Iklan Anda harus bervariasi, dan harus sesuai dengan fase dimana target market Anda berada.

Konten

Konten Untuk Tahap See

Dalam contoh study kasus PayrSoft di atas, untuk konten mereka mungkin menawarkan sebuah video dengan judul “10 Kriteria Pemilik Bisnis UKM yang Disukai Karyawan” dimana isi dari video tersebut salah satunya mengenai penggajian. Video ini diujukan untuk orang-orang di fase See. Video seperti ini akan menarik perhatian siapa pun dalam target market mereka.

Konten Untuk Tahap Think

Lalu untuk orang-orang berada dalam fase Think, mereka mungkin menawarkan posting blog dengan judul “10 Aalasan Kenapa Bisnis Owner Tidak Boleh Menangani Gaji Mereka Sendiri.”

Konten Untuk Tahap Do

Bagi orang-orang di fase Do, PaySoft membuat artikel dan emngopimasinya dengan kata kunci yang berhubungan dengan masalah penggajian. Lalu dalam artikelnya dihubungkan dengan layanan mereka sebagai solusi. Mereke akan membuat artikel seperti “5 hal yang harus dilakukan sebelum Anda mengalihkan gaji Anda” atau “Cara memilih layanan penggajian yang tepat untuk perusahaan Anda.”

Iklan

Iklan Untuk Tahap See

Iklan untuk seseorang di fase See seharusnya bukan hard selling. Ingat, orang-orang pada tahap ini belum merasa perlu untuk membeli produk atau jasa Anda sehingga mereka tidak mungkin mengeklik iklan Anda, walaupun mereka melakukannya, mereka sangat tidak mungkin melakukan pembelian.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengiklankan konten untuk fase See yang telah Anda buat. Tujuan Anda adalah agar mereka memberi Anda alamat email mereka, dan mungkin beberapa data lainnya, sehingga Anda bisa memelihara hubungan dengan mereka.

Iklan Untuk Tahap Think

Masih berhubunga dengan PaySoft. Ketika seseorang berada dalam tahap Think, iklan Anda akan mencoba meningkatkan kesadaran para UKM akan kebutuhan mereka.

Untuk tahap Think Paysoft menggunakan headline seperti :

  • Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk membayar gaji?, Atau
  • Jangan buang waktu lagi untuk membayar gaji.”

untuk iklan mereka.

PaySoft juga bisa mengirim target market ke landing page yang sesuai untuk tahap Think. Tujuannya untuk menimbulkan kebutuhan bukan untuk memperkenalkan apa solusi Anda.

Iklan Untuk Tahap Do

Iklan Anda untuk orang-orang di tahap Do akan berorientasi pada orang yang secara aktif berbelanja sehingga Anda dapat menggunakan pesan seperti “10 Alasan mengapa PayrSoft adalah pilihan terbaik untuk bisnis Anda” atau “Cari tahu apa yang membuat PayrSoft menjadi solusi penggajian bisnis utama yang utama .”

Orang cenderung membandingkan vendor pada saat ini, jadi sangat penting memposisikan solusi Anda sebagai solusi terbaik untuk masalah mereka.

Email

Email Untuk Tahap See

Di tahap See, kampanye email Anda sebagian besar haruslah mengirimkan konten. Anda tidak akan membicarakan perusahaan atau solusi Anda dengan porsi berlebih.

Tujuannya cuma dua, yaitu :

  • mengaitkan kampanye Anda dengan merek Anda.
  • menyampaikan sebanyak mungkin nilai sehingga mereka tahu bahwa Anda adalah pengirim yang berkualitas yang patut diperhatikan.

Fokus utamanya adalah membuat kesan yang baik, belajar tentang minat kontak Anda, dan membangun kepercayaan.

Email Untuk Tahap Think

Dalam tahap Think, Anda bisa berjualan secara soft selling. Anda bisa mulai memposisikan diri Anda dan menunjukkan apa yang membuat Anda unik.

Email Untuk Tahap Do

Pada tahap Do, Anda mulai mengenalkan ajakan untuk melakukan pembelian. Di sini Anda bisa langsung berjualan secara hard selling tanpa perlu merasa tyakut aka ditinggalkan oleh calon pembeli.

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Dan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Artikel tentang Memasarkan Produk Atau Jasa Kepada Orang Yang Belum Siap Membeli Bagian 2 ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing dan Autoresponder Terbaik di Indonesia.

Comments