Cara Menulis Konten Pada Landing Page

Dalam digital marketing ada satu istilah yang cukup populer. Istilah itu adalah “Content is King” atau konten adalah raja. Dan kami pun setuju dengan istilah tersebut. Karena apapun channel pemasaran yang kita gunakan dalam digital marketing, pasti tidak bisa lepas dari konten.

Sebagai contoh kita menggunakan landing page sebagai channel pemasaran. Landing page saja tanpa ada isi nya (baca: konten) tidak akan punya arti apa-apa. Yang ada hanyalah halaman kosong dimana pengunjung tidak bisa melakukan apapun di sana.

Maka dari itu dalam membuat sebuah landing page konten tidak bisa kita tinggalkan begitu saja. Dan untuk membuat konten pun juga tidak bisa sembarangan. Ada kaidah-kaidah yang harus Anda perhatikan agar landing page yang Anda buat beserta konten nya, bisa memberikan konversi seperti yang Anda harapkan.

Baca juga :  9 Anatomi Yang Membuat Landing Page Anda Punya Konversi Tinggi, Bagus Dan Menarik

Berikut ini kami akan membahas tentang bagaimana cara menulis konten pada landing page. Dan tidak hanya itu saja, Anda juga akan mempelajari juga bagaimana cara membuat landing page yang efektif, powerfull dan berorientasi pada hasil.

Menentukan Tujuan (Purpose) dari Landing Page

Istilah landing page bisa berarti semua halaman website yang dikunjungi pertama kali oleh pengunjung website Anda. Jika si A pertama kali mengunjungi halaman 1 maka halaman tersebut adalah landing page. Jika si B pertama kali mengunjungi halaman 100 maka halaman tersebut juga merupakan landing page.

Namun terkait dengan cara menulis konten pada landing page ini, yang kami maksud dengan landing page bukan seperti itu. Yang kami maksud dengan landing page adalah sebuah halaman yang memiliki tujuan tertentu dan dirancang agar pengunjung website melakukan sebuah tindakan.

Adapun tujuan dari landing page ini ada 3, diantaranya :

  • Click Throughs : Landing page yang bertujuan untuk mengarahkan pengunjung landing page ke halaman lain dengan melakukan klik.
  • Lead Generation : Landing page yang  bertujuan untuk menangkap data pengunjung melalui form opt-in.
  • Purchase : Landing page yang bertujuan untuk mengarahkan pengunjung agar melakukan pembayaran.

Sebelum Anda melanjutkan terkait cara menulis konten pada landing page, tentukan dulu apa tujuan Anda : klik, lead generation atau purchase. Setelah itu baru lanjutkan ke bagian berikutnya.

Menulis Naskah Landing Page

Setelah menentukan apa tujuan dari landing page Anda, berikutnya adalah menulis naskah nya. Untuk isi naskahnya terserah Anda karena setiap orang punya pemikiran dan pemilihan kata tersendiri.

Namun yang perlu Anda perhatikan adalah isi naskah Anda harus relevan dengan tujuan yang sudah Anda tentukan. Misalnya Anda menentukan tujuan landing page adalah Lead Generation. Maka tulis lah naskah yang memancing orang untuk mau memberikan data pribadinya pada form opt-in yang sudah Anda siapkan.

Jangan sampai tujuan Anda adalah lead generation Anda menulis naskahnya seolah-seolah membujuk pengunjung untuk melakukan pembayaran.

Untuk itu masih dalam cara menulis konten pada landing page ini, kami punya beberapa tips untuk Anda sehingga dalam menulis naskah bisa lebih terkontrol dan tidak melenceng dari tujuan awal.

Baca Juga : Cara Membuat Landing Page Sederhana Dengan KIRIM.EMAIL Landing Page Builder

Tips #1 : Fokus pada benefit (manfaat) daripada fitur. Sekilas antara manfaat dengan fitur itu sama. Namun sesungguhnya manfaat dengan fitur itu jauh berbeda.

Fitur adalah segala sesuatu yang dimiliki dan melekat pada suatu produk atau layanan. Sebagai contoh KIRIM.EMAIL sebagai layanan email marketing, autoresponder dan marketing automation mempunyai fitur seperti :

  • integrasi dengan platform lain (Facebook Ads, Amember, Zapier dan WooCommerce)
  • broadcast email ke ribuan kontak dengan sekali klik tanpa batasan jumlah email yang dikirimkan
  • email autoresponder yang tidak masuk spam
  • dan berbagai macam fitur lainnya.

Contoh lain dari fitur ini seperti alat cukur yang mempunyai 5 mata pisau, sepeda gunung dengan 15 gir yang terbuat dari karbon, mobil mewah anti peluru dan lain sebagainya.

Image via WebEngage Monk

Sedangkan manfaat (benefit) adalah hasil yang akan didapatkan oleh seseorang apabila dia menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Sebagai contoh untuk manfaat ini masih seputar KIRIM.EMAIL. Manfaat yang akan Anda dapatkan apabila menggunakan KIRIM.EMAIL antara lain :

  • Berkomunikasi dengan pelanggan, calon pembeli atau pengunjung website bisa menjadi lebih intens dan lebih personal melalui email
  • Biaya akuisisi pelanggan bisa lebih murah jika dibandingkan dengan channel pemasaran lainnya
  • Database pelanggan bisa Anda kelola secara mandiri dan traffic tidak bergantung pada algoritma pihak ke tiga
  • Dan masih banyak manfaat lainnya.

Dalam menulis pada landing page, tunjukkan pada pengunjung apa manfaat dari yang Anda tulis. Bukan malah mendeskripsikan secara panjang lebar fitur dari produk atau layanan Anda. Makin banyak manfaat yang Anda tuliskan maka akan semakin bagus untuk membuat orang menjadi tertarik untuk melakukan apa yang Anda inginkan.

Tips #2 : Jelaskan kondisi sebelum dan sesudah menggunakan produk atau layanan Anda. Berikan ide atau gambaran tentang bagaimana produk atau layanan yang Anda tulis pada landing page. Jelaskan pula seperti apa kondisi sebelum dan sesudah menggunakan produk atau layanan Anda.

Salah satu contohnya Anda bisa melihatnya pada gambar di bawah ini yang merupakan salah satu landing page yang pernah kami buat.

screenshot web mentoringjagojualan.com

Tips #3 : Ringkas dan jelas. Gunakan kalimat yang singkat. Hindari bahasa yang rumit dan hilangkan informasi apa pun yang dirasa tidak perlu.

Tips #4 : Hindari penggunaan jargon atau istilah yang sulit. Anggaplah pengunjung landing page Anda tidak tahu istilah istilah teknis atau yang berhubungan dengan bahasa asing. Dan tulis lah dengan pilihan kata yang sama, yang digunakan oleh pengunjung landing page Anda sehari-hari.

Sebagai contoh Anda bisa mengunjungi landing page KIRIM.EMAIL. Dan di sana Anda tidak akan menemukan jargon atau istilah aneh yang tidak Anda ketahui apa artinya. Kami di KIRIM.EMAIL membuat landing page tidak hanya dengan desain yang bagus, tetapi konten nya benar-benar kami perhatikan. Karena bagi kami landing page adalah ujung tombak dari semua pemasaran yang kami lakukan.

Tips #5 : Gunakan format teks dan bulleted/ numbering. Dalam menulis pada landing page Anda bisa menggunakan format teks seperti heading, tebal (bold), garis bawah (underline), miring (italic) dan dengan bulleted/ numbering.

Ini tujuannya untuk membuat pembaca landing page bisa menangkap dengan cepat pesan utama apa yang Anda sampaikan pada landing page tersebut.

Tips #6 : Menggunakan sapaan langsung. Maksudnya adalah dalam menulis landing page, buatlah seolah-olah Anda hanya bicara dengan satu orang saja, biarpun pada kenyataannya landing page Anda dibaca oleh banyak orang dalam waktu bersamaan. Untuk menyapa bisa gunakan kata “Anda” atau “Kami” sehingga muncul kesan personal.

Mengakhiri Landing Page dengan CTA yang Kuat

Tentunya Anda masih ingat bahwa landing page di desain untuk mengarahkan pembaca atau pengunjung untuk melakukan apa yang Anda inginkan.

Baca Juga : 3 Plugin Gratis Untuk Membuat Landing Page Yang Bagus Dan Menarik

Maka dari itu Anda perlu menggunakan Call To Action (CTA) sejelas mungkin di setiap halaman. Anda bisa menggunakan tips berikut ini untuk memberi tahu pembaca tentang apa yang Anda inginkan dan mengapa mereka harus melakukan tindakan tersebut.

[1] Sertakan testimoni atau bukti. Tunjukkan kepada pembaca landing page mengenai mengapa mereka harus dan bisa percaya kepada Anda. Untuk itu Anda bisa menyertakan testimoni, statistik, data, dan akun media sosial dari orang-orang yang menggunakan produk atau layanan Anda.

[2] Terbatas dan Mendesak. Dalam menulis konten pada landing page terutama bagian CTA ini Anda harus membuat pembaca landing page Anda untuk segera melakukan tindakan. Salah satu caranya adalah dengan batasan dan kesan mendesak.

Jelaskan mengapa mereka harus melakukan apa yang Anda inginkan itu sekarang juga. Serta jelaskan juga apa yang akan mereka dapatkan apabila mereka tidak melakukan tindakan sekarang juga.

Sebagai contoh Anda bisa melihatnya pada gambar berikut ini :

screenshot web thepin.co

[3] Hilangkan apa yang menjadi kendala dan ketakutan. Posisikan diri Anda menjadi pembaca dari landing page Anda. Mungkin mereka tertarik dengan apa yang Anda tawarkan, tapi tidak menutup kemungkinan mereka ragu dengan produk Anda atau tidak mempunyai uang yang cukup untuk membelinya.

Agar pembaca landing page Anda melakukan apa yang Anda inginkan, maka Anda harus bisa menghilangkan kendala dan ketakutan tersebut.

Sebagai contoh tujuan landing page Anda adalah purchase. Dan setelah melakukan riset yang menjadi ketakutan dari pembaca landing page Anda adalah resiko yang muncul setelah pembelian. Untuk itu contoh yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut :

Cara Menulis Konten Pada Landing Page
Screenshot web Thepin.co

[4] Gunakan kata-kata yang berorientasi tindakan. Anda bisa menuliskan kata-kata seperti :

  • Klik di Sini,
  • Bayar Sekarang,
  • Miliki Sekarang,
  • Daftar Sekarang,
  • Isikan Email Anda di Sini,
  • dan lain sebagainya.

Intinya jangan sampai pengunjung landing page Anda merasa bingung dengan apa yang harus mereka lakukan.

Itulah panduan singkat tentang Cara Menulis Konten Pada Landing Page ini. Jika ada pertanyaan, saran atau kritik, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Dan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Artikel tentang Cara Menulis Konten Pada Landing Page ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing, Autoresponder dan Marketing Automation Terbaik di Indonesia.

Facebook Comments