5 Jenis Hutang di Dalam Bisnis – #Ep. 79

Bismillah..

Pada KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 79 ini kita akan bahas tentang hutang, lebih tepatnya hutang dalam bisnis. Kalau kita membicarakan hutang di dalam bisnis, paling tidak ada 5 jenis hutang, bahkan beberapa diantaranya hutang tersebut akan tetap muncul walaupun tidak kita niatkan.

Apa saja ke 5 jenis hutang tersebut? Berikut pembahasannya.

Ingin Mendengar Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

5 Jenis Hutang di Dalam Bisnis

#1 Hutang Finansial

Jenis hutang di dalam bisnis yang pertama tentu saja adalah hutang finansial. Hutang finansial merupakan hutang yang paling sederhana dan paling mudah untuk kita mengerti karena berhubungan dengan keuangan.

Contohnya saya meminjam uang pada teman untuk modal usaha. Contoh lainnya ketika kita ambil barang di supplier dengan uang muka dan sisanya dibayarkan di lain waktu, ini juga termasuk dalam hutang finansial.

Menurut saya, walaupun kondisi keuangan bisnis kita sedang tidak stabil, sebisa mungkin hindari hutang finansial ini. Namun jika sudah terlanjur berhutang, ketika kondisi keuangan kita sudah stabil, segera lunasi jenis hutang yang pertama ini. Karena dengan kita melunasinya, maka cashflow dari pihak yang kita hutangi akan menjadi lancar.

#2 Hutang Manajemen

Saat bisnis baru mulai, terkadang untuk manajerialnya apa adanya, yang penting ada orangnya dan bisnis bisa jalan dulu tanpa mempedulikan programmer yang kita rekrut bisa coding atau tidak, akunting nya bisa membuat laporan keuangan atau tidak, dan lain sebagainya.

Seiring perusahaan berkembang, penjualan dan omset mulai meningkat serta cashflow mulai lancar, maka ada kebutuhan untuk struktur manajerial.

Kemungkinan besar orang-orang yang kita rekrut di awal, sudah tidak lagi kompeten dengan perkembangan perusahaan. Supaya bisnis tetap berjalan sesuai dengan perkembangannya, maka kita perlu melakukan evaluasi. Siapa saja yang perlu kita pertahankan dan siapa saja yang perlu kita ubah posisinya.

Tantangannya adalah menentukan orang yang tepat di waktu yang tepat.

#3 Hutang Proses

Jenis hutang yang ketiga ini berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi dari proses bisnis yang kita jalankan. Dulu saat mulai, mungkin kita tidak pernah memikirkan 2 hal tadi. Yang penting target tercapai.

Namun ketika perusahaan Anda sudah berkembang menjadi lebih besar, maka Anda harus memikirkan bagaimana supaya perusahaan Anda bisa berproses secara lebih efektif dan efisien.

#4 Hutang Birokrasi

Jenis hutang yang keempat adalah hutang birokrasi. Ini erat hubungannya dengan pajak, HAKI, surat izin, dan lain sebagainya.

Kalau dulu saat bisnis Anda masih kecil dan saat ini sudah berkembang, maka sekarang adalah waktunya untuk melunasi hutang-hutang birokrasi ini.

Caranya bagaimana? Caranya adalah dengan cara melapor dan membayar pajak, mendaftarkan HAKI, membuat legalitas usaha dan lain sebagainya.

#5 Hutang Teknis

Hutang yang terakhir adalah technical debt atau hutang teknis. Contohnya seorang programmer, ketika membuat program pertama kali yang penting bisa jalan dulu.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata versi bahasa pemrograman berubah, teknologi pun juga berubah. Maka program tersebut kalau tidak diupdate akan timbul masalah dikemudian hari. Sehingga supaya program tersebut bisa tetap digunakan maka harus melakukan update terus menerus.

Itulah 5 jenis hutang dalam bisnis yang perlu kita ketahui. Rasulullah tidak melarang kita berhutang, namun memberikan peringatan kepada kita agar berhati-hati dalam berhutang. Karena hutang itu membuat tidak tenang di malam hari dan membawa kehinaan di siang hari.

Saya Fikry Fatullah, mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast episode berikutnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments