43 Tips Email Marketing Yang Efektif Menghasilkan Penjualan

Saat ini ada banyak sekali aplikasi yang bisa Anda jadikan sebagai channel komunikasi, pemasaran dan penjualan. Tak terkecuali email yang mana merupakan aplikasi komunikasi digital tertua bila dibandingkan dengan aplikasi pesan pendek maupun aplikasi messenger yang ramai saat ini.

Jaman sudah berganti, tren pemasaran pun juga berganti. Oleh karenanya email bukan lagi sekedar alat untuk mengirimkan surat atau pesan, melainkan sebagai pendukung sebuah bisnis untuk menghasilkan penjualan.

Berikut ini ada 43 tips email marketing yang efektif untuk menghasilkan penjualan yang kami rangkum dari berbagai sumber dan berdasarkan pengalaman pribadi dalam menjalakan email marketing beberapa tahun terakhir ini.

43 Tips Email Marketing Yang Efektif Menghasilkan Penjualan

43 tips ini saya masukkan dan fokuskan ke dalam 5 bidang dalam email marketing. 5 bidang tersebut antara lain :

  1. Tips Email Marketing pada Saat Memulai
  2. Tips Email Marketing Yang Berhubungan Dengan Konten
  3. Tips Email Marketing Terkait Subjek Email
  4. Tips Email Marketing Ketika Mengirim Email
  5. Tips Mengelola Subscriber dengan Email Marketing

[1] Tips Email Marketing Pada Saat Memulai

  1. Tentukan audiens Anda. Pastikan Anda memahami kepada siapa Anda mengirim email dan jenis konten apa saja yang mungkin mereka mau terima.
  2. Pisahkan list email Anda menjadi segmen yang ditargetkan sehingga Anda dapat mengirimkan konten ke audiens yang lebih spesifik. Ini mungkin lebih efektif daripada mengirim satu email kepada semua orang di daftar kontak Anda.
  3. Selalu dapatkan izin dari para pemilik email sebelum menambahkannya ke daftar email Anda. Sebaiknya gunakan sistem double opt-in.
  4. Baca tentang cara menghindari filter spam. Klien pemasaran email Anda harus memiliki beberapa saran khusus mengenai hal ini. Lihat setiap kali Anda mengirim email.
  5. Undang orang untuk mendaftar ke list email Anda. Ada banyak cara untuk melakukan ini, tapi satu pendekatan yang paling bagus adalah adalah bertanya kepada orang-orang selama proses checkout. Anda bisa menggunakan popup, tapi hati-hati jangan sampai mengganggu orang.
  6. Tawarkan sesuatu yang bernilai sebagai imbalan untuk mendaftar. Harus ada sesuatu yang bernilai seperti konten atau penawaran eksklusif.
  7. Promosikan newsletter Anda di media sosial dengan meminta follower Anda untuk mendaftar.
  8. Jangan membeli list email dari para penjual list email. Jika Anda ingin muncul di depan audiens tertentu sebaiknya Anda meminta orang atau perusahaan yang sudah mapan di Industri Anda untuk mencantumkan/ mempromosikan nama atau form Anda di email yang mereka kirim.

[2] Tips Email Marketing Yang Berhubungan Dengan Konten

  1. Sesuaikan konten Anda dengan audiens yang spesifik untuk engagement terbaik. Segmentasi list email Anda bisa membantu untuk hal ini.
  2. Jadikan konten email Anda personal banget. Ini tidak berarti Anda harus menyesuaikan email Anda dengan setiap penerima, namun cobalah menuliskannya seolah-olah Anda hanya mengirimnya ke satu orang.
  3. Jadilah manusia. Orang lebih cenderung peduli dengan apa yang Anda katakan jika Anda menggunakan bahasa sehari-hari. Jika Anda berbicara seperti robot perusahaan tanpa jiwa, mereka cenderung akan membuang email Anda dengan sangat cepat.
  4. Bermain dengan emosi orang. Jika Anda dapat meminta reaksi emosional pada orang-orang, mereka cenderung terlibat dengan konten Anda.
  5. Paling tidak, tawarkan informasi yang benar-benar bermanfaat atau tepat waktu.
  6. Selalu sertakan ajakan untuk bertindak (Call to Action). Tentu Anda ingin agar setiap orang yang membaca email Anda bisa menikmati setiap kalimat yang Anda tulis, tapi jangan lupakan permainan akhir : Anda ingin mereka melakukan sesuatu sebagai imbalannya.
  7. Gunakan gambar ilustrasi. Ini membuat email menjadi lebih menarik secara visual.
  8. Tapi ingat gambar dimatikan secara default pada banyak platform email, jadi pastikan semua pesan utama Anda di dalam email ada dalam format teks.
  9. Permudah pembaca email Anda untuk men-scan konten dengan menggunakan banyak sub heading dan bullet and numbering.
  10.  Jangan terlalu sering menyebut nama orang. Sedikit personalisasi itu oke-oke saja, tapi jika Anda berlebihan itu malah membuat orang yang membaca email Anda menjadi sedikit kurang nyaman.
  11. Sertakan kontak Anda seperti No HP atau akun sosial media jika mungkin ada orang lain yang ingin menghubungi Anda setelah pikiran mereka terbuka oleh email Anda.
  12. Sertakan link, dan pastikan link nya benar dan halaman yang dituju bisa dibuka dengan baik.
  13. Letakkan link di gambar Anda sebagaimana Anda meletakkan link di dalam teks Anda.
  14. Hubungkan ke akun media sosial Anda. Jika orang menikmati konten email Anda, mereka mungkin tertarik dengan apa yang Anda tulis di tempat lain seperti Facebook, Instagram, Blog, Maupun Twitter.
  15. Pastikan konten email Anda mobile-friendly. Hal ini menjadi semakin penting karena banyak orang (termasuk saya sendiri) lebih suka membaca email di smartphone daripada lewat laptop.
  16. Mintalah umpan balik, terutama jika Anda memulai sebuah kampanye baru. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk menyempurnakan email marketing Anda berdasarkan pada keinginan pelanggan Anda yang sebenarnya.

[3] Tips Terkait Subjek Email

  1. Pikirkan baik-baik kata-kata Anda. Selalu tanyakan pada diri Anda sendiri: ‘Dengan subjek seperti ini apakah saya akan membukanya?’ Atau lebih baik lagi: ‘siapa peduli?’ (Sampai pertanyaan itu tidak berlaku lagi).
  2. Usahakan subjek email Anda tetap pendek namun berdampak. Kejelasan adalah tujuannya disini. Sedikit mungkin kata-kata yang ada dalam subjek email Anda.
  3. BERHENTI MENGKAPITALKAN SEGALANYA. Menggunakan huruf kapital bisa berarti itu berteriak, dan tidak sedikit orang yang menggunakan huruf kapital dalam subjek email mereka. Mulai sekarang hentikan cara penulisan subjek email seperti itu.
  4. Jika Anda melayani pelanggan lokal, personalisasikan subjek email Anda ke kota tertentu atau kota penerima. Bagi perusahaan seperti Groupon, misalnya, ini bekerja dengan sangat baik.
  5. Buat setiap subjek email itu unik. Bahkan jika Anda mengirim template yang sama setiap minggu, pastikan subjek email yang unik berlaku untuk konten dalam email tertentu.
  6. Gunakan urgensi, yaitu terbatasnya persediaan atau ketersediaan, atau kesepakatan ‘hanya hari ini’.
  7. Pastikan subjek email Anda relevan dengan konten Anda. Dengan membuat subjek email relevan dengan konten email akan membuat pembaca menjadi percaya dan menaruh kesan yang baik kepada Anda.
  8. Lakukan uji coba. Tes. Ulangi. Ini adalah satu-satunya cara untuk mengetahui subjek email Anda berhasil atau tidak. Dalam dunia digital marketing ada istilah no testing no marketing.
  9. Jangan lupakan bagian “from”. Ini harus secara jelas mengidentifikasi siapa Anda sebagai pengirim email sehingga orang tahu dari mana asal email itu.

[4] Tips Email Marketing Ketika Mengirim Email

  1. Koreksi setiap email sebelum Anda mengirimkannya. Hal ini sebaiknya dilakukan oleh seseorang yang tidak terlibat dalam penulisan email.
  2. Selalu kirim email testing terlebih dahulu untuk memastikan semuanya bekerja sebagaimana mestinya, dan untuk mengetahui kesalahan yang mungkin Anda lewatkan.
  3. Kirim email rutin dan berulang. Contohnya di KIRIM.EMAIL setiap minggu mengirimkan email digest yang berisi update terbaru dari blog KIRIM.EMAIL.
  4. Konsisten. Jika Anda akan memiliki newsletter mingguan maka pastikan itu benar-benar keluar setiap minggu.
  5. Jangan berlebihan pada frekuensi. Seberapa sering Anda mengirim email akan tergantung pada audiens dan jenis kontennya. Pastikan orang tidak merasa dibombardir dengan email-email yang Anda kirim.
  6. Waktu adalah segalanya. Lakukan penelitian untuk melihat kapan audiens Anda paling banyak menerima dan membaca email serta lakukan tes untuk melihat hari dan waktu mana yang mendapatkan engagement terbaik.

[5] Tips Mengelola Subscriber dengan Email Marketing

  1. Kirimkan email selamat datang ke setiap subscribers baru. Ucapkan terima kasih pada mereka yang telah mendaftarakan email mereka ke dalam email Anda.
  2. Gunakan pesan selamat datang Anda untuk memberi tahu pelanggan apa yang Anda harapkan dari email ke depannya.
  3. Bersihkan daftar email Anda secara teratur. Periksa alamat email yang tidak terkirim atau tidak benar, dan hapus alamat email tersebut dari liest email Anda.
  4. Permudah subscribers Anda untuk unsubscribe. Kecuali jika Anda ingin di blacklist dan dianggap spam oleh subscribers Anda.

Itulah 43 Tips Email Marketing Yang Efektif Menghasilkan Penjualan. Beritahu saya jika Anda punya tips email marketing lainnya yang belum saya sebutkan di atas melalui komentar di bawah ini.

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Dan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Artikel tentang 43 Tips Email Marketing Yang Efektif Menghasilkan Penjualan ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing dan Autoresponder Terbaik di Indonesia.

Comments