fbpx

Cara Membuat Subjek Email Marketing yang Menarik

Subjek email adalah salah satu faktor terpenting dalam email marketing. Subjek email yang menarik akan meningkatkan kemungkinan penerima email untuk membuka email Anda. Sebaliknya, subjek email yang membosankan atau tidak menarik akan membuat penerima email lebih cenderung mengabaikan email Anda.

Pengaruh Subjek Email

Menurut penelitian, subjek email dapat mempengaruhi open rate email hingga 70%. Open rate adalah persentase penerima email yang membuka email Anda. Semakin tinggi open rate Anda, semakin banyak orang yang akan membaca konten email Anda.

Oleh karena itu, penting untuk membuat subjek email yang menarik dan dapat membangkitkan rasa penasaran penerima email.

Tips Membuat Subjek Email yang Menarik

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat subjek email yang menarik:

1. Buat subjek email yang singkat dan jelas

Subjek email yang terlalu panjang atau berbelit-belit akan membuat penerima email enggan untuk membukanya. Hal ini karena penerima email hanya akan melihat subjek email selama beberapa detik sebelum memutuskan apakah akan membukanya atau tidak.

Oleh karena itu, penting untuk membuat subjek email yang singkat dan jelas, yaitu tidak lebih dari 50 karakter. Subjek email yang singkat dan jelas akan lebih mudah dibaca dan diingat oleh penerima email.

2. Gunakan kata-kata yang menarik perhatian

Kata-kata yang menarik perhatian akan membuat penerima email penasaran dan ingin membuka email Anda. Anda dapat menggunakan kata-kata yang bersifat emosional, kata-kata yang memberikan informasi penting, atau kata-kata yang bersifat eksklusif.

BACA JUGA :   Bagaimana Membangun List Email Yang Tertarget Dan Mendapatkan Lebih Banyak Uang Dengan Sedikit Subscribers

Kata-kata yang bersifat emosional, seperti “gratis”, “diskon”, “terbatas”, atau “baru”, dapat membangkitkan rasa penasaran atau keinginan penerima email.

Kata-kata yang memberikan informasi penting, seperti “promo”, “penawaran”, atau “informasi terbaru”, dapat membuat penerima email merasa bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat.

Kata-kata yang bersifat eksklusif, seperti “hanya”, “khusus”, atau “terbatas”, dapat membuat penerima email merasa istimewa.

3. Gunakan angka

Angka dapat menarik perhatian penerima email. Anda dapat menggunakan angka untuk menunjukkan penawaran khusus, jumlah, atau informasi penting lainnya.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Diskon 50% untuk Produk Baru.

4. Gunakan tanda seru

Tanda seru dapat membuat subjek email terlihat lebih menarik dan mengundang perhatian. Namun, jangan terlalu berlebihan dalam menggunakan tanda seru.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Gratis E-Book! 5 Tips Meningkatkan Penjualan”.

5. Gunakan personalisasi

Gunakan nama penerima email di subjek email. Hal ini akan membuat penerima email merasa lebih dihargai dan akan meningkatkan kemungkinan mereka untuk membuka email Anda.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Halo [Nama Penerima]! Dapatkan Promo Spesial”.

BACA JUGA :   Lokasi Strategis Untuk Meletakkan Form Opt-In

6. Gunakan emosi

Gunakan emosi untuk menarik perhatian penerima email. Misalnya, gunakan kata-kata seperti “gratis”, “diskon”, “terbatas”, atau “baru” untuk membangkitkan rasa penasaran atau keinginan penerima email.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Gratis E-Book: 5 Tips Meningkatkan Penjualan“, “Diskon 50% untuk Produk Baru“, atau “Hanya 24 Jam Lagi! Promo Akhir Tahun“.

7. Gunakan kata-kata yang bersifat eksklusif

Gunakan kata-kata yang bersifat eksklusif untuk membuat penerima email merasa istimewa. Misalnya, gunakan kata-kata seperti “hanya”, “khusus”, atau “terbatas”.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Dapatkan Tiket Konser Gratis“, “Pesan Sekarang Sebelum Kehabisan“, atau “Informasi Penting untuk [Nama Penerima]“.

8. Gunakan kata-kata yang bersifat mendesak

Gunakan kata-kata yang bersifat mendesak untuk membuat penerima email merasa perlu untuk segera membuka email Anda. Misalnya, gunakan kata-kata seperti “hari ini”, “terbatas waktu”, atau “habis cepat”.

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti “Hanya 24 Jam Lagi! Promo Akhir Tahun“, “Pesan Sekarang Sebelum Kehabisan“, atau “Diskon 50% untuk Produk Baru, Berlaku Hari Ini Saja“.

9. Gunakan kata-kata yang bersifat positif

Gunakan kata-kata yang bersifat positif untuk menciptakan kesan yang positif bagi penerima email. Misalnya, gunakan kata-kata seperti “selamat”, “berkah”, atau “kesempatan”.

BACA JUGA :   Memanfaatkan Viralitas Untuk List Building, Kenapa Tidak?

Misalnya, Anda dapat menggunakan subjek email seperti : Dapatkan Promo Spesial”, “Informasi Penting untuk [Nama Penerima]“, atau “Berkah untuk Anda: Diskon 50% untuk Produk Baru“.

10. A/B testing

A/B testing adalah metode untuk membandingkan dua versi dari subjek email yang sama untuk melihat mana yang lebih efektif. Anda dapat menggunakan A/B testing untuk menguji berbagai kombinasi dari tips di atas untuk menemukan subjek email yang paling efektif untuk audiens Anda.

Contoh Subjek Email yang Menarik

Berikut adalah beberapa contoh subjek email yang menarik:

  • Gratis E-Book: 5 Tips Meningkatkan Penjualan
  • Diskon 50% untuk Produk Baru
  • Hanya 24 Jam Lagi! Promo Akhir Tahun
  • Dapatkan Tiket Konser Gratis
  • Pesan Sekarang Sebelum Kehabisan
  • Berita Terbaru dari [Nama Perusahaan]
  • Informasi Penting untuk [Nama Penerima]

Tips Tambahan

Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk membuat subjek email yang menarik:

  • Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  • Hindari menggunakan jargon atau istilah yang tidak umum.
  • Buat subjek email yang relevan dengan konten email Anda.
  • Perhatikan waktu pengiriman email Anda.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membuat subjek email marketing yang menarik dan meningkatkan kemungkinan penerima email untuk membuka email Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *