Trik Psikologi Membuat Konten Landing Page

Mengawali artikel tentang Trik Psikologi Membuat Konten Landing Page ini, kami ingin bertanya kepada Anda tentang satu hal.

Pertanyaannya adalah pernahkah Anda membaca suatu landing page yang menawarkan suatu produk/ jasa, kemudian Anda merasa tertarik ingin memilikinya dan merasa takut kalau stoknya habis atau gelisah kalau harganya naik kalau tidak segera membelinya, padahal waktu itu Anda tidak punya uang atau punya uang tetapi untuk keperluan lain yang lebih penting?

Kalau Anda pernah maka itu berarti Anda terkena trik psikologi dari landing page tersebut. Sebenarnya produk atau jasa dan penawarannya biasa saja, bahkan kalau dilihat secara logika produk tersebut tidak terlalu Anda butuhkan tapi anehnya itu bisa membuat Anda gelisah, tidak tenang dan terus menerus memikirkannya. Kami menyebut itu sebagai trik psikologi.

Trik psikologi ini merupakan bagian dari komunikasi pemasaran. Dan terakit dengan landing page maka yang sering menggunakan trik psikologi ini adalah para copywriter. Copywriter yang bagus selalu bisa menyentuh sisi emosi seseorang sehingga mempengaruhi sisi logisnya dalam mengambil keputusan, terutama mengambil keputusan dalam membeli sesuatu.

Andapun juga bisa membuat yang seperti itu. Tentunya dengan banyak berlatih dengan mempraktekkan mempelajari beberapa trik psikologi membuat konten landing page berikut ini.

[1] Timbal Balik

Prinsip yang pertama dalam menerapkan trik psikologi membuat konten landing page adalah prinsip timbal balik. Maksudnya begini, jika ada orang yang membaca landing page Anda, kemudian Anda memberikan sesuatu kepada mereka secara gratis tetapi bernilai, maka mereka akan juga melakukan apa yang Anda inginkan.

Berdasarkan prinsip ini maka kalau Anda perhatikan ada banyak sekali para penjual produk digital dan affiliate marketing yang memberikan banyak sekali bonus premium dan bernilai tinggi jika Anda membeli produk yang mereka tawarkan.

[2] Kelangkaan

Prinsip ke dua pada trik psikologi membuat konten landing page ini adalah kelangkaan. Prinsip ini tujuannya adalah menyampaikan ke calon pembeli bahwa dia akan kehilangan kesempatan untuk membeli jika tidak bertindak dalam jangka waktu tertentu.

Apakah Anda tahu atau pernah mendengar sebuah aplikasi karya anak bangsa yang bernama The Graph? The Graph adalah sebuah tools untuk mencari orang atau konten di Facebook yang kriterianya bisa Anda tentukan sendiri.

Nah untuk penulisan konten di landing page, The Graph menggunakan prinsip kelangkaan ini. Mereka membatasi waktu penjualan hanya dalam beberapa hari saja. Sedangkan untuk mendapatkannya kembali harus menunggu dalam waktu yang lama dan harganyapun bisa jadi lebih mahal lagi.

Selain dari segi waktu Anda juga bisa membuat konten landing page dari segi jumlah stok produk yang Anda tawarkan. Misalnya stok sangat terbatas silakan order sekarang juga sebelum kehabisan.

[3] Format Harga

Trik psikologi berikutnya dalam membuat konten landing page adalah format harga. Umumnya para copywriter menuliskan harga dengan format harga coret. Atau bisa juga perbandingan antara harga normal dengan harga yang saat ini berlaku.

Tujuannya adalah untuk mempengaruhi emosi agar terkesan lebih murah dan orang yang membacanya bisa segera membeli tanpa pikir panjang.

[4] Social Proof

Social proof ini juga berarti bukti sosial. Bentuk yang paling umum yang sering digunakan dalam membuat konten landing page dari social proof ini adalah testimoni.

Dengan testimoni menunjukkan produk atau jasa yang Anda tawarkan itu disukai oleh banyak orang dan memberikan manfaat kepada mereka yang menggunakannya. Dengan demikian jika produk atau jasa Anda banyak dipakai oleh orang, kemungkinan orang yang membaca landing page Anda juga akan ikut membeli.

Tips Testimoni

berikut ini ada beberapa tips yang kami kutip dari salah satu status Facebook Dewa Eka Prayoga :

  • Jika Anda berjualan produk fisik dan belum pernah ada sama sekali yang beli produk Anda, maka bagaimana mendapatkan testimoni nya? Palsu?
  • Jangan sekali-kali bohong….. Minta untuk mencoba orang-orang terdekat dan minta testimoni.
  • Diskusi dengan seseorang yang pernah memakai produk serupa dan tanyakan hasil nya, lalu jadikan testimoni.
  • Buat kuis kecil-kecilan dan siapa yang beruntung dapat mencoba gratis produk lalu minta testimoni.

Selain testimoni Anda masih bisa melakukan menunjukkan hal lain dalam landing page untuk menerapkan prinsip social proof ini, diantaranya :

  • Membuat notifikasi orang yang membeli produk Anda secara live.
  • Sebutkan berapa banyak orang yang telah menggunakan produk Anda.
  • Sampaikanlah informasi terkait data dan statistik produk yang Anda jual.
  • Sematkan kata Best Seller atau Produk Terlaris pada produk yang benar-benar laris dipasaran, tujuannya agar orang lain mau mencobanya.

[5] Garansi

Dan prinsip terakhir dalam membuat konten landing page adalah garansi.

Dengan garansi membuat orang yang tadinya ragu-ragu untuk membeli produk Anda bisa menjadi yakin untuk membeli produk Anda.

Dengan garansi membuat orang yang tadinya takut ditipu atau takut yang Anda jual tidak cocok untuk mereka menjadi berani untuk membeli.

Dengan garansi intinya adalah mengurangi atau menghilangkan keberatan menjadi sebuah kesanggupan.

Contoh garansi ini seperti :

  • Garansi uang kembali jika dalam 30 hari tidak cocok menggunakan produk ini, apapun alasannya.
  • Garansi 1 minggu jika tim tidak bisa mengatasi masalah yang Anda hadapi.
  • Dan lain sebagainya.

Itulah trik psikologi membuat konten landing page. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Kursus Gratis KIRIM.EMAIL - 7 Hari Mahir Email Marketing

Facebook Comments