Tips Menjalankan Email Marketing Untuk Pemula Supaya Tidak Boncos

Tips Menjalankan Email Marketing Untuk Pemula Supaya Tidak Boncos

Aplikasi email marketing merupakan sebuah layanan yang mengharuskan kita berlangganan terlebih dahulu untuk bisa menggunakannya. Ini berbeda dengan aplikasi untuk komputer atau smartphone yang cukup beli sekali bisa digunakan berkali-kali.

Berlangganan layanan email marketing itu sama seperti berlangganan hosting untuk website kita. Persamaannya ada pada pembayaran  yang bisa dibayarkan setiap bulan, per 3 bulan, per 6 bulan atau bahkan per tahun. Selain itu jika kita telat atau dengan sengaja tidak melakukan pembayaran, maka sebagai konsekuensinya kita tidak bisa lagi menggunakan aplikasi atau layanan email marketing ini.

Karena berlangganan email marketing membutuhkan biaya dan di saat yang sama punya potensi mendatangkan pendapatan, maka ini bisa menjadi 2 sisi yang berbeda. Berlangganan email marketing bisa menjadi sebuah liabilitas jika email marketing Anda tidak menghasilkan. Namun jika email marketing yang Anda jalankan itu bisa menghasilkan pendapatan, maka itu adalah asset untuk Anda.

Tentunya kita sebagai pemula tidak ingin kan jika berlangganan email marketing hanya membuang-buang uang saja? Maka dari itu berikut ini kami ada beberapa tips menjalankan email marketing supaya tidak boncos. Namun sebelum itu perlu kami jelaskan dulu arti boncos itu. Boncos yang kami maksud di sini adalah kondisi dimana uang yang dikeluarkan untuk berlangganan email marketing lebih tinggi daripada pendapatan yang masuk dari email marketing.

Tips Menjalankan Email Marketing Untuk Pemula Supaya Tidak Boncos

Inilah beberapa tips supaya tidak boncos dalam menjalankan email marketing untuk pemula :

  • Gunakan layanan yang tepat dan sesuai anggaran
  • Buat rencana dan target yang terukur
  • Konsisten
  • Dapatkan sumber pendapatan lain

Gunakan layanan yang tepat dan sesuai anggaran

Tips yang pertama adalah menggunakan layanan yang tepat dan sesuai anggaran. Layanan email marketing ada yang berbayar, namun ada juga yang gratis. Dan ini adalah pilihan Anda.

Tetapi yang perlu diingat adalah namanya gratis itu tentunya mempunyai fitur yang terbatas dan kebijakan yang ketat dalam penggunaannya.

Kalau boleh kami memberikan komentar, dalam memilih layanan email marketing itu sebaiknya tidak memilih berdasarkan gratis atau berbayar. Karena sebagian besar layanan email marketing di dunia ini adalah berbayar.

Maka yang lebih tepat menurut kami dalam memilih layanan email marketing adalah yang sesuai dengan anggaran kita.

Misalnya kita punya anggaran yang kecil, katakanlah Rp100.000 per bulan. Kita bisa mencari layanan email marketing yang sesuai dengan anggaran tersebut. Salah satunya ada KIRIM.EMAIL yang dengan anggaran kecil kita bisa mendapatkan paling tidak 1000 kontak dan sudah bisa menjalankan email marketing.

Buat rencana dan target yang terukur

Tips yang kedua adalah membuat rencana dan target yang terukur. Ini kita lakukan setelah memilih layanan email marketing mana, berapa lama dan berapa jumlah kontaknya.

Misalkan kita memilih 1000 kontak dalam waktu 1 bulan. Supaya paket yang kita ambil ini tidak boncos, maka kita perlu membuat rencana dan target yang terukur.

Contoh dari rencana dan target ini antara lain :

  • berapa traffic yang harus datang ke website
  • apa yang perlu dilakukan untuk mendatangkan traffic
  • apa lead magnet yang perlu diberikan
  • berapa target subscribers yang masuk di email list kita dalam sebulan
  • berapa kali harus mengirimkan email dalam sebulan
  • dan yang paling penting kapan kita akan memulai rencana ini.

Konsisten

Tips yang ketiga dalam menjalankan email marketing supaya tidak boncos adalah konsisten. Dalam hal ini adalah konsisten dalam mencari subscribers dan mengirimkan email ke mereka.

Konsitensi ini penting karena selain memberikan kesan pada subscribers juga merupakan kunci dari email marketing itu sendiri. Email adalah salah satu alat komunikasi sehingga makin sering dan konsisten digunakan maka akan semakin bagus hubungan yang terjalin antara pengirim dan penerimanya.

Selain itu berdasarkan teori penjualan, sangat sedikit penjualan yang terjadi hanya melalui 1x pertemuan saja. Setidaknya butuh 8x pertemuan untuk bisa menghasilkan penjualan, dan ini juga berlaku di email marketing.

Dapatkan sumber pendapatan lain

Tips terakhir dalam menjalankan email marketing untuk pemula supaya tidak boncos adalah mendapatkan sumber pendapatan lain. Kalau kita “beruntung” dengan 3 tips di atas sebenarnya sudah bisa mendapatkan pemasukan dari email marketing.

Namun jika itu belum juga cukup maka kita bisa mencari sumber pendapatan lain seperti dengan mengikuti program affiliate marketing, solo ads dan lain sebagainya. Intinya memberdayakan paket berlangganan email marketing kita supaya tidak boncos lagi.

Itulah tips singkat dari kami dalam menjalankan email marketing untuk pemula. Mudah-mudahan bermanfaat. Dan jika ada yang ingin Anda tanyakan terkait email marketing silakan tinggal pesan atau pertanyaan pada kolom komentar di bawah ini. Terima kasih dan sampai bertemu di artikel berikutnya.