10 Cara Menjaga Privasi Di Internet Dari Jangkauan Hacker

Berikut ini Kami akan membahas tentang 10 cara menjaga privasi di internet.

Dari waktu ke waktu, teknologi selalu mengalami perkembangan. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan kemajuan internet sekarang.

Perkembangan internet yang semakin maju tidak selalu berdampak baik untuk penggunanya, bahkan hal tersebut bisa saja menimbulkan kerugian yang besar bagi para pengguna internet karena banyaknya aktivitas kejahatan yang ditimbulkan.

Privasi akan data pribadi di internet adalah hal yang sering diabaikan oleh para pengguna internet. Padahal, dengan bocornya data pribadi tersebut di internet bisa saja hal tersebut akan menimbulkan kerugian yang besar kepada Anda di kemudian hari.

Dewasa ini juga sudah banyak kasus mengenai bocornya data pribadi di internet. Untuk itu jagalah baik – baik privasi Anda saat menggunakan internet supaya data – data pribadi Anda tidak bocor, karena kebocoran data tersebut bisa jadi akan sangat merugikan Anda.

10 cara Menjaga Privasi Di internet Dari Jangkauan Hacker

Lalu, bagaimana caranya supaya privasi kita aman saat menggunakan internet? Berikut ini adalah 10 cara menjaga privasi di internet dari jangkauan hacker.

  1. Biasakan Untuk Menggunakan Password yang Kuat Ketika Membuat Suatu Akun
  2. Lakukan Otentikasi Dua Faktor (2FA)
  3. Miliki Email Cadangan
  4. Gunakan Mode Private atau Incognito Ketika Browsing
  5. Menggunakan VPN (Virtual Private Network)
  6. Menggunakan Tracker Blocker
  7. Bersihkan Cookies Anda Secara Berkala
  8. Hati-hati Dalam Memberikan Izin Akses
  9. Gunakan Pemblokir Iklan (Ad Blocker)
  10. Jangan Menyimpan Informasi Pribadi di Penyimpanan Umum

1. Biasakan Untuk Menggunakan Password yang Kuat Ketika Membuat Suatu Akun

Cara menjaga privasi di internet yang pertama adalah menggunakan password yang kuat.

Password adalah pertahan utama Anda ketika berselancar di internet. Untuk itu, janganlah Anda menggunakan password yang mudah ditebak, misalnya tanggal lahir, nama sendiri, kumpulan digit angka yang sama dan sejenisnya.

Sebisa mungkin hindari menggunakan password yang mudah ditebak. Meskipun terkadang password yang muda ditebak tersebut mudah Anda ingat, hal tersebut sebenarnya terlalu beresiko. Biasanya password – password yang mudah itu, mudah juga dibobol oleh para hacker.  

Gunakan kata sandi yang lebih rumit, seperti kombinasi antara huruf, angka , simbol, huruf kapital dan sebagainya. Password yang seperti itu biasanya susah untuk dibobol hacker.

2. Lakukan Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Cara menjaga privasi di internet yang kedua adalah menggunakan otentikasi dua faktor (2FA).

Saat anda menerapkan otentikasi dua faktor, ketika hacker ingin membobol akun Anda dan mengetahui banyak akan privasi anda, hacker tersebut memerlukan kode yang berada di luar kata sandi. Kode tersebut biasanya dikirimkan ke nomor telepon Anda atau Email. Kode itulah yang nantinya akan melindungi Anda ketika akun Anda ingin disusupi Hacker.

BACA JUGA :   Mindset Dalam List Building (Membangun Database Email)

Saat anda sudah menerapkan metode ini dan setelah beberapa saat anda mendapatkan pesan yang memberikan kode Otentikasi padahal Anda sedang tidak melakukan Log In , maka langkah terbaik adalah dengan Anda mengubah kata sandi Anda menjadi kata sandi yang lebih kuat.

3. Miliki Email Cadangan

Cara ketiga adalah memiliki email cadangan.

Supaya privasi internet Anda lebih terjaga, jangan lupa untuk memiliki akun email cadangan. Dewasa ini, hampir semua web pasti meminta penggunanya untuk memasukan alamat email jika ingin menggunakan jasa yang mereka tawarkan.

Tentu akan aman – aman saja jika situs yang Anda kunjungi adalah situs yang terpercaya. Masalahnya, sekarang ini banyak situs – situs yang sebenarnya tidak terpercaya juga meminta alamat email Anda. Dengan menggunakan email cadangan ini, Anda akan terhindar dari beragam pesan spam di email utama Anda.

4. Gunakan Mode Private atau Incognito Ketika Browsing

Cara menjaga privasi di internet yang keempat adalah menggunakan incognito ketika browsing.

Dengan menggunakan mode private atau incognito saat browsing, privasi Anda akan menjadi lebih terjamin. Pasalnya, mode ini bekerja dengan cara tidak menyimpan history browsing Anda saat berselancar di internet, begitu juga dengan beragam data – data dan password, cache dan cookies.

Semua jejak perjalanan Anda tidak akan tersimpan setelah Anda keluar dari jendela browser mode incognito. Jadi, ketika ada orang yang meminjam laptop atau komputer Anda sebelumnya, mereka tidak akan tahu aktivitas yang sebelumnya Anda lakukan.

Mode private atau incognito telah tersedia dalam berbagai browser, yang penulis tau, ada tiga browser yang mendukung mode ini yaitu Microsoft Edge, Mozilla Firefox, dan Google Chrome.

5. Menggunakan VPN (Virtual Private Network)

Cara menjaga privasi di internet yang kelima adalah menggunakan VPN.

Dengan menggunakan VPN saat mengakses internet, jaringan internet Anda akan dipindahkan ke lokasi yang berbeda. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah untuk diidentifikasi situs – situs yang melacak Anda. Dengan menggunakan VPN, tentu Anda bisa meningkatkan proteksi terhadap diri Anda sendiri.

Dengan Menggunakan VPN, data – data Anda akan di enkripsi, dengan begitu, Anda akan lebih mudah terhindar dari pengintaian.

Terkait dengan VPN ini ada salah satu penyedia layanan VPN yang kami rekomendasikan yaitu Surfshark. Kelebihan dari VPN ini adalah Anda bisa menggunakannya di semua perangkat yang Anda miliki seperti di smartphone, tablet, laptop berbasis Windows, MacOS hingga Linux.

Andapun bisa mencobanya selama 30 hari secara gratis dan selama 30 hari pula ada garansi uang kembali. Anda bisa langsung mendownload Surfshark di sini.

BACA JUGA :   Beli Produk Anda Sendiri

6. Menggunakan Tracker Blocker

Sebagian besar situs yang kita temui dewasa ini telah menggunakan fitur semacam platform pelacak atau analitik. Pelacak tersebut biasanya akan melacak keefektifan pemasaran di website mereka, mereka bisa juga mendapatkan informasi terkait dengan jumlah pengunjung.

Namun, tahukah Anda, dibalik fitur – fitur bagus yang ditawarkan tersebut, ternyata website tersebut bisa juga mengumpulkan data – data Anda seperti IP, lokasi dan jenis perangkat yang Anda gunakan.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi kejadian tersebut kita bisa menggunakan aplikasi tracker blocker.

Dengan mennggunakan tracker blocker menjadi cara menjaga privasi di internet yang keenam.

7. Bersihkan Cookies Anda Secara Berkala

Cookies adalah file – file kecil yang disimpan di browser Anda yang informasinya terkait dengan penjelajahan website yang Anda lakukan. Di satu sisi, cookies akan memudahkan Anda untuk tetap masuk pada situs yang pernah Anda akses.

Hal tersebut tentu mempermudah proses browsing Anda. Namun, Anda juga harus ingat, sebenarnya mereka juga melacak aktivitas Anda. Untuk itu, supaya lebih aman, bersihkan cookies Anda secara berkala, apalagi jika perangkat yang Anda gunakan sering dipinjam orang – orang terdekat Anda.

8. Hati-hati Dalam Memberikan Izin Akses

Untuk Anda yang sering mengunduh aplikasi dari internet, mungkin Anda sering mendapat pesan notifikasi dari aplikasi tersebut untuk memberikan izin akses. Demi keamanan, Anda harus berhati – hati dalam melakukan hal ini.

Sebab, jika Anda tidak berhati – hati dalam melakukan hal ini, bisa saja aplikasi tersebut meminta izin akses yang sebenarnya tidak diperlukan. Jika Anda memberikan izin aplikasi tanpa menyadari apa yang sebenarnya Anda setujui, hal ini bisa menjadikan pelanggaran privasi untuk Anda sendiri secara tidak sengaja.

9. Gunakan Pemblokir Iklan (Ad Blocker)

Pemblokir iklan dan pemblokir pelacak sebenarnya adalah sama, mereka sama – sama bekerja dengan cara mendeteksi iklan yang akan muncul pada sebuah situs lalu memblokirnya sebelum dimuat.

Selain bisa melindungi Anda dari banyaknya kumpulan data yang bisa saja menumpuk dari banyaknya iklan – iklan tersebut. Pemblokir iklan juga bisa mempercepat waktu loading Anda.

10. Jangan Menyimpan Informasi Pribadi di Penyimpanan Umum

Informasi pribadi adalah data yang sangat sensitif, untuk itu, jangan sekali – kali Anda menyimpan informasi pribadi tersebut pada penyimpanan umum. Misalnya, Anda menyimpan kata sandi di Google Document. Hal tersebut bisa jadi berbahaya, karena Google Document memanglah bukan tempat yang ideal untuk menyimpan kata sandi Anda, kecuali anda menyimpannya dalam arsip yang telah terenkripsi.

Itulah 10 cara menjaga privasi di internet dari jangkauan hacker yang bisa penulis berikan kepada para pembaca sekalian. Semoga informasi ini bermanfaat. Dengan mengetahui 10 cara tersebut, diharapkan Anda menjadi lebih berhati – hati lagi dalam menggunakan internet dalam melindungi privasi Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *