Scaling Up Bisnis Anda Dengan Google Ads

Scaling Up Bisnis Anda Dengan Google Ads

Bagi Anda yang pernah beriklan di Facebook Ads mungkin sudah pernah mendengar istilah scale up. Scale up secara istilah bisa diartikan sebagai perbesaran, perluasan atau peningkatan. Sedangkan prosesnya bisa kita sebut sebagai scaling up.

Pada konteks beriklan, kita melakukan scaling up biasanya ketika sudah mendapatkan winning campaign. Iklan kita sudah jalan dan mampu memberikan konversi yang lebih baik daripada campaign lainnya.

Wujud scaling up nya yang sering dilakukan oleh para advertiser antara lain :

  • menambah anggaran iklan,
  • memperluas audience yang mempunyai kemiripan (look a like)
  • dan memperluas jangkauan iklan ke lokasi yang lain.

Menjalankan sebuah bisnis itu hampir sama dengan menjalankan iklan Facebook Ads. Di sana ada istilah scale up, di dunia bisnis juga ada istilah yang sama. Pada artikel ini kita akan membahas tentang scaling up pada bisnis dengan Google Ads.

Apa itu scaling up bisnis?

Di atas kami sudah menyinggung bahwa scaling up adalah sebuah proses memperbesar atau memperluas sesuatu. Di sini konteksnya adalah bisnis maka scaling up bisnis adalah proses memperluas atau membesarkan bisnis baik dari segi fisiknya maupun pangsa pasarnya.

Dari segi fisik maksudnya adalah membesarkan bisnis dengan menambah sumber daya yang dimiliki. Misalnya saat mulai karyawannya hanya 3 orang, begitu proses scale up terjadi karyawannya bertambah menjadi 30 atau 300 orang. Dulu semua pekerjaan produksi dilakukan secara manual, dengan proses scale up ada penambahan mesin sehingga bisa mempercepat proses produksi.

Sehingga dengan scale up dari sisi fisik akan berdampak pada semakin murahnya biaya produksi. Semakin besar suatu bisnis maka biaya untuk memproduksi1 buah produk akan semakin murah.

Sedangkan scale up dari sisi pangsa pasarnya adalah membesarkan bisnis dengan merebut dan mengakuisisi pasar lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan pesaing.

Mengapa Bisnis (UKM) Perlu Melakukan Scale Up?

Jawaban singkatnya supaya bisnis (UKM) tidak menjadi bonsai. Sebuah bonsai sebenarnya punya potensi menjadi besar. Tetapi karena ketidakmampuan berkembang maka tidak akan pernah menjadi pohon yang besar.

Begitu juga dengan bisnis (UKM). Bisnis (UKM) perlu melakukan scale up supaya menjadi bisnis yang besar. Dengan menjadi bisnis yang besar maka akan mendapatkan banyak keuntungan, diantaranya :

  • mampu bersaing di era globalisasi sehingga bisa menjangkau pasar internasional
  • meningkatkan kesejahteraan baik untuk pemilik bisnis maupun masyarakat sekitar
  • mendorong menjadi negara maju karena syaratnya 14% dari total penduduknya menjadi pebisnis yang besar.

Cara Scaling Up Bisnis Dengan Google Ads

Ada cukup banyak cara scaling up bisnis, salah satunya adalah melalui Google Ads. Cara scaling up ini merupakan bagian dari strategi untuk memperluas pangsa pasar. Kalau pangsa pasarnya semakin luas maka itu berarti produk yang diserap oleh pasar juga semakin banyak.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk scaling up bisnis dengan Google Ads.

#1 Bidik kategori produk Anda sebagai kata kunci

Jika Anda jualan gamis yang punya ciri khas mungkin lebih tertarget jika dipasarkan lewat Facebook/Instagram Ads. Karena calon pembeli bisa langsung melihat produknya. Kalau suka akan di klik kalau tidak akan diabaikan.

Namun dengan Google Ads cara seperti itu tidak bisa. Hal ini dikarenakan Google Ads berbasis teks dan muncul karena ada pencarian.

Supaya calon pembeli melihat produk Anda maka Anda harus membidik kategori produk Anda sebagai kata kunci. Sebagai contoh jualan gamis tadi. Anda bisa memilih kata kunci seperti gamis batik, gamis brokat, batik terbaru, gamis anak dan lain sebagainya.

Kategori produk ini sifatnya lebih umum, sehingga yang mencarinya pun juga banyak. Sekalipun gamis Anda punya ciri khas tertentu dan unik maka peluang untuk dilihat orang melalui Google Ads sangatlah tinggi.

#2 Jadikan merek Anda atau brand pesaing sebagai kata kunci

Cara yang kedua adalah dengan menjadikan merek Anda atau merek pesaing sebagai kata kunci. Jika saat ini produk Anda sudah punya merek yang kuat maka jadikan merek Anda sebagai kata kunci.

Kalau merek Anda sudah terkenal maka ada banyak orang yang akan mencarinya di Google. Dan ini bisa menjadi keunggulan untuk produk Anda sekaligus scaling up dari sisi pangs pasarnya.

Orang-orang yang belum tahu karakteristik produk Anda dan hanya tahu nama brand Anda akan menggunakan Google untuk mendapatkan informasi.

Sebagai contoh, salah satu merek hijab di Indonesia adalah Elzatta. Kalau kita lakukan riset maka kita akan mendapatkan data minimal ada 9.900 orang yang mencarinya di Google.

Brand yang lain juga seperti itu. Sebut saja Vanilla Hijab. Setidaknya ada 22.000 orang yang mencari Vanilla Hijab setiap bulannya.

Intinya semakin terkenal brand Anda maka akan semakin banyak orang yang mencarinya di Google. Dan ini juga berlaku untuk brand kompetitor Anda.

#3 Gunakan Google Display Ads untuk retargeting

Dua cara diatas adalah dengan menggunakan Google Search Ads. Google Ads ada jenis yang lain yaitu berbentuk display. Artinya Anda bisa memanfaatkan iklan Google dalam bentuk gambar ataupun video. Dan format iklan ini lebih cocok digunakan untuk retargeting.

Ketika ada calon pembeli masuk ke halaman website Anda bisa jadi dia tidak akan langsung membeli. Supaya dia tidak lupa dengan Anda maka perlu diingatkan bahwa mereka pernah mengunjungi toko Anda melalui retargeting ini. Dan Google Display Ads adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya.

Anda bisa melakukan scaling up bisnis dengan Google Ads jika Anda tahu bagaimana cara menggunakannya. Namun jika Anda tidak tahu bagaimana memaksimalkan Google Ads dan ingin tetap melakukan scaling up Anda bisa mengikuti sebuah kursus online yang bernama Google Ads Leads Generation (GALG). 

Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu GALG silakan klik di sini.

Demikian artikel tentang scaling up bisnis dengan Google Ads ini. Mudah-mudah bermanfaat untuk Anda dan sampai bertemu di artikel berikutnya.