Rumus Dan Cara Meningkatkan Penjualan Online

Rumus Dan Cara Meningkatkan Penjualan Online

Beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan ilmu baru mengenai rumus dan cara meningkatkan penjualan online. Rumus dan cara ini bisa sangat fleksibel sehingga bisa diterapkan di semua saluran pemasaran online, baik itu di Instagram, Facebook maupun di marketplace seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia. Melalui halaman ini kami ingin membagikan rumus tersebut untuk Anda. Sehingga setelah membaca dan mempelajarinya, penjualan online Anda bisa meningkat. Andapun senang kamipun bahagia.

Jadi begini, di awal bulan Oktober 2018 ini kami berkesempatan menghadiri sebuah acara resmi dari WordPress yang bernama WordPress Meetup Solo. Acara ini merupakan ajang bertemu dan berkumpulnya para pengguna dan developer WordPress di kawasan Solo Raya secara offline.

Pada acara ini kami mendapatkan ilmu baru, yaitu jika ingin meningkatkan penjualan online di semua channel, pertama-tama harus tahu dulu rumus mendapatkan penjualan. Rumusnya sangatlah sederhana, yaitu :

Traffic + Offer = Sales

Rumus untuk mendapatkan penjualan online adalah dengan mendatangkan traffic ke saluran pemasaran Anda, kemudian memberikan penawaran yang menarik, maka terjadilah penjualan. Sesederhana itu.

Sehingga untuk bisa meningkatkan penjualan online baik di Instagram, di Facebook, di Shopee, di Tokopedia maupun di Tokopedia caranya sangat mudah. Yaitu dengan meningkatkan jumlah trafficnya dan membuat jadi lebih menarik penawarannya.

Meningkatkan penjualan online = meningkatkan jumlah traffic + membuat jadi lebih menarik penawarannya

Itulah rumus meningkatkan penjualan online. Lalu bagaimanakan pengaplikasiannya di dalam bisnis? Silakan Anda simak penjelasan berikut ini untuk mendapatkan jawabannya.

[1] Traffic

Traffic merupakan syarat pertama agar terjadi sales (penjualan online). Istilah lain dari traffic adalah lalu lintas. Maksud dari lalu lintas di sini adalah aktifitas datang dan pergi ke saluran pemasaran yang kita miliki. Lalu siapa yang datang dan pergi itu? Mereka adalah orang-orang yang sering kita sebut sebagai leads atau calon pembeli atau potensial buyer.

Semakin banyak traffic yang datang ke saluran pemasaran yang kita miliki, maka peluang untuk terjadinya penjualan akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya, jika traffic yang datang ke saluran pemasaran kita sedikit, peluangnya kecil untuk terjadi penjualan. Kecuali kita bisa benar-benar memastikan bahwa traffic yang datang tersebut adalah orang-orang yang benar-benar tersegmen dan tertarget.

Maka dari itu untuk bisa mendatangkan traffic, tahap pertamanya adalah mengenali dan memahami jenis-jenis traffic yang ada di ranah digital marketing.

[1.1] Jenis-jenis traffic

Untuk jenis-jenis traffic sebenarnya ada banyak, saking banyaknya tidak bisa kami sebutkan semuanya di sini. Pada halaman ini kami hanya akan membahas 5 jenis traffic saja yang terbagi menjadi 2 kategori yang antara lain :

  • Traffic berdasarkan cara mendapatkannya
  • Traffic berdasarkan cara mengelolanya

[1.1.1] Traffic berdasarkan cara mendapatkannya

Jenis traffic berdasarkan cara mendapatkannya bisa kita bagi menjadi 2 jenis, antara lain :

  • traffic organik
  • traffic berbayar

Traffic organik adalah traffic yang datang dengan sendirinya. Dengan kata lain Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk bisa menjangkau dan mendatangkan traffic jenis ini. Hanya saja untuk mendatangkan traffic organik ini tidak bisa instan. Butuh proses dan waktu yang tidak sebentar untuk mendatangkan traffic organik.

Kuncinya adalah relevan dan visibiltas. Semakin relevan channel pemasaran Anda dengan apa yang target market Anda butuhkan, maka peluang untuk mendapatkan organik traffic semakin besar. Begitu juga dengan visibilitas, semakin mudah terlihat dan mudah ditemukan saluran pemasaran Anda, maka peluang untuk mendapatkan traffic organik juga semakin besar.

Contoh dari traffic organik ini antara lain :

  • traffic yang berasal dari hasil pencarian mesin pencari
  • tarffic yang berasal dari Facebook personal dan Facebook group
  • traffic yang berasal dari kotak pencarian di marketplace yang bisa disorting berdasarkan kriteria tertentu
  • dan lain sebagainya.

Sedangkan traffic berbayar adalah traffic yang untuk mendapatkannya kita perlu mengeluarkan uang sebagai ganti terhadap layanan periklanan. Semakin banyak uang yang kita keluarkan maka traffic yang datangpun juga akan semakin banyak.

Contoh dari traffic berbayat ini antara lain :

  • traffic yang berasal dari Google Ads
  • traffic yang berasa dari Facebook dan Instagram Ads
  • traffic yang berasal dari layan iklan marketplace seperti TopAds (Tokopedia), Bukaiklan (Bukalapak) dan Iklanku (Shopee)
  • dan lain sebagainya.

[1.1.2] Traffic berdasarkan cara mengelolanya

Russel Brunson, pengarang buku “DotCom Secrets” menyatakan bahwa ada tiga sumber traffic berdasarkan cara mengelolanya. Tiga sumber traffic tersebut antara lain :

  • Traffic yang tidak bisa dikendalikan
  • Traffic yang bisa dikendalikan
  • Traffic yang kita miliki sendiri

Pertama, yaitu “Yang tidak bisa dikendalikan”. Contohnya SEO. Kita tidak bisa menargetkan bisnis kita ada di ranking satu pencarian. Contoh lainnya sosial media. Setelah posting ya hanya bisa berdoa, supaya banyak yang baca dan tertarik, tidak bisa kita kendalikan. YouTube dan Paid Promote juga masuk kategori ini. Tidak ada jaminan jumlah traffic pasti yang bisa didatangkan.

Sumber traffic kedua adalah “Yang bisa dikendalikan”. Ini termasuk Facebook Ads dan Google Ads. Jika butuh 10 ribu traffic, bisa didatangkan asal Anda mau membayar. Katakanlah untuk 10 ribu kunjungan, diharuskan membayar 10 juta rupiah.

Yang tipe ketiga adalah “Traffic yang kita miliki sendiri”. Ini termasuk email marketing salah satunya. Contoh saat website KIRIM.EMAIL down, keesokan hari sudah bisa banyak pengunjung lagi saat sudah benar karena tinggal broadcast ke subscriber mengabarkan website sudah diperbaiki, silahkan kunjungi. Ini dikarenakan adanya database sendiri.

[1.2] Cara meningkatkan traffic

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa meningkatkan traffic, diantaranya :

  • menambah budget iklan
  • melakukan retargeting
  • menggunakan push notification, tutorialnya bisa Anda dapatkan di sini.
  • menggunakan email marketing, untuk berlangganan layanan email marketing Anda bisa pakai KIRIM.EMAIL
  • memperbanyak kata kunci untuk SEO
  • dan lain sebagainya.

[2] Offer

Untuk bisa menghasilkan penjualan online, traffic saja tidak cukup. Kita butuh syarat yang kedua , yaitu offer atau penawaran. Maka tidak mengherankan bila Mark Joyner, Founder dan CEO Simpleology sekaligus salah seorang top marketer dunia bilang seperti ini :

Pokok yang paling penting dalam bisnis bukan kantor, bukan Mr. Hi Tech, bahkan bukan produk atau jasa. Yang paling penting dalam bisnis adalah PENAWARAN. Bisnis belum ada sebelum ada Penawaran.

Tentu tidak semua penawaran bisa menghasilkan penjualan. Hanya penawaran yang menarik dan bisa dipercaya serta disampaikan pada orang yang tepat yang akan menghasilkan penjualan.

[2.1] Cara membuat penawaran yang menarik dan dapat dipercaya

Untuk membuat penawaran yang menarik dan dapat dipercaya sebenarnya mudah. Caranya hanya ada 2 yaitu :

  • Meningkatkan kenikmatan atau hal-hal yang positif
  • Mengurangi atau menghilangkan rasa sakit atau hal-hal negatif.

[2.1.1] Meningkatkan kenikmatan atau hal-hal positif

Cara meningkatkan kenikmatan adalah dengan meningkatkan nilai tambah. Meningkatkan nilai tambah dapat dilakukan dengan:

  • Berhadiah aksesoris yang masih terkait dengan produk/jasa yang dijual
  • Berhadiah produksi/jasa sejenis yang terkait dengan produk/jasa yang dijual
  • Berhadiah produk/jasa yang tidak ada hubungannya dengan produk/jasa yang dijual
  • dll

[2.1.2] Mengurangi atau meniadakan keberatan/ rasa sakit/ hal-hal negatif

Dalam menciptakan penawaran yang mengurangi atau meniadakan keberatan, kita harus paham apa yang paling sering dikhawatirkan seorang pembeli, antara lain:

  •  Jangan-jangan harga yang meraka bayarkan terlalu mahal
  • Jangan-jangan produk yang akan mereka beli nanti repot memakainya
  • Kalau mereka tidak suka apakah nanti boleh dikembalikan
  • Apakah produk atau jasanya benar-benar bermanfaat
  • Kalau nanti rusak/ada yang salah service centernya bagaimana?

Kita harus menciptakan penawaran yang isinya memberikan solusi atas jenis-jenis kekhawatiran tersebut sehingga orang yang melihat penawaran kita kemungkinan besar akan tertarik dan akhirnya mau membeli produk/jasa kita.

Seperti itulah cara meningkatkan penjualan online baik di Instagram, Facebook maupun di marketplace seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia. Mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Facebook Comments