Mengenal 5 Perbedaan Dark Web dan Deep Web

Perbedaan Dark Web dan Deep Web – Sebelum menuju ke pembahasan, apakah sebelumnya Anda pernah mendengar istilah dark web dan deep web? Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah tersebut.

Ibaratnya sebuah alam, Internet adalah seperti fenomena gunung es. Penampakan gunung es yang letaknya berada di atas permukaan air itu hanyalah sebagian kecil dari Internet yang Anda kunjungi sekarang. Sedangkan di bawah permukaan air laut itu, terdapat banyak fenomena yang lebih besar dan malah tidak terlihat.

Nah, Dark Web dan Deep Web adalah bagian yang berada di bawah permukaan air laut itu.

Internet yang kini Anda gunakan sehari – hari seperti ketika Anda mencari tahu sesuatu lewat Google, mengakses sosmed, dan belanja online itu adalah gunungnya atau Anda bisa menyebutnya visible web.

Visible Web adalah situs web yang sudah teindeks, jadi ini bukan dark web ataupun deep web.  Namun, kini sudah banyak sekali jumlah Visible Web yang ada di Internet, bahkan bisa mencapai miliaran web terindeks.  

Mendengar kata miliaran, tentu yang ada di pikiran Anda sekarang adalah jumlahnya yang banyak. Namun, siapa sangka, itu hanyalah sebagian kecil dari Internet, karena di dalamnya masih ada Dark Web dan Deep Web yang lebih banyak dan malah tidak terindeks.

Sampai di sini, mungkin Anda sudah mulai paham tentang apa itu Dark Web dab Deep Web.  Kebanyakan orang mengasumsikan keduanya sama. Padahal keduanya jelas beda. Banyak juga yang beranggapan bahwa keduanya adalah berbahaya.

Apa itu Dark Web?

Sebelum menuju ke inti pembahasan yaitu perbedaan Dark Web dan Deep Web, tentu Anda harus paham dulu dari masing – masing istilah tersebut.

Pertama – tama yang akan kita bahas di sini adalah defisini Dark Web. Dark Web merupakan jaringan internet kolektif yang tersembunyi yang mana hanya bisa diakses oleh web browser spesialis.

Informasi – informasi yang terkandung di dalam Dark Web tidak bisa diakses oleh mesin pencari yang sering Anda gunakan seperti Google, Bing, dan Yahoo. Untuk mengakses Dark Web, Anda memerlukan software yang sudah di enkripsi.

Untuk mengaksesnya, Anda memerlukan software tertentu yang memiliki enkripsi data seperti The Onion Router (Tor) Browser.  

Secara teknis, sebenarnya Dark Web juga merupakan bagian dari Deep Web itu sendiri. Di dalam Dark Web sendiri, terdapat beragam informasi yang tidak bisa Anda akses, yang mana cakupannya lebih besar dari internet harian Anda dan lebih kecil dari Deep Web.

BACA JUGA :   Kapan Mulai Mengotomatisasi Sebuah Bisnis?

Biasanya, website – website dark web adalah website yang terkenal dengan website yang biasanya digunakan untuk melakukan atau mendapatkan informasi terkait tindakan ilegal.  

Namun, jika Anda mengakses Dark Web, Anda juga belum tentu melakukan tindakan ilegal. Hal ini tergantung pada tempat negara Anda tinggal. Apakah negara Anda membenarkan tindakan ini atau tidak.

Untuk mengakses Dark Web, Anda memerlukan sebuah enkripsi tersembunyi atau bisa disebut dengan sandi. Sedangkan di beberapa negara, mereka melarang masyarakatnya untuk menggunakan enkripsi yang terlalu kuat seperti Tor Browser dan VPN. Hal tersebut dilarang di beberapa negara, salah satunya adalah China.

Namun, jika di luar negeri, Amerika Serikat misalnya, mengakses dark web adalah sama legalnya dengan mengakses clear net atau visible net. Namun, jika Anda menggunakannya untuk tindakan ilegal, seperti membeli obat – obatan terlarang, hal tersebut bisa dikatakan sebagai ilegal.

Di dalam menggunakan Dark Web, kita harus hati – hati, karena kejahatan bisa saja mengintai kita dari waktu – ke waktu. Untuk mengakses Dark Web, Anda memerlukan software – software tambahan yang bisa saja membahayakan komputer Anda.

Dengan virus – virus tersebut, bisa saja para hacker akan mencuri data Anda dengan sangat mudah.

Apa Itu Deep Web?

Cakupan Deep Web lebih luas jika dibandingkan dengan Dark Web. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwasanya Dark Web hanyalah sebagian kecil dari Deep Web.

Deep Web adalah salah satu bagian dari Internet yang tidak dapat diindeks oleh mesin pencari. Adapun mesin pencari yang dimaksud adalah mesin – mesin pencari seperti yang kalian miliki sekarang, seperti Google, Yahoo, Bing dan sejenisnya.

Meskipun mesin pencari tidak bisa menelusuri, Anda tetap bisa mengaksesnya dari dari browser – browser yang Anda gunakan sehari – hari.

Tidak seperti saat Anda mengakses Dark Web, yang mana berbahaya dan rentan dengan virus.

Mengakses deep web relatif lebih aman. Secara tidak sadar, Anda pun sebenarnya pernah melakukannya.

Salah satu jenis deep web yang sering ditemui dan penulis ketahui adalah situs web untuk penyimpanan berbasis cloud. Misalnya, Google Drive, Dropbox. Dan sejenisnya.

BACA JUGA :   Memahami dan Menggunakan Email Marketing Funnel Untuk Bisnis Online

Situs – situs tersebut tidak bisa ditemukan oleh Google begitu saja dengan mudah. Untuk bisa mengaksesnya, Anda perlu mengizinkan akses jaringan internet untuk penyimpanan cloud tadi. Selain itu, Anda juga perlu memasukan data diri Anda.

Hal yang sama yang bisa Anda temui terkait Deep Web adalah juga akun sosmed yang Anda akses setiap hari.

Jumlah situs Deep Web yang sudah beredar di Internet kini sudah mencapai hingga 96% di seluruh dunia.

Deep web juga berfungsi untuk menyimpan informasi – informasi yang sangat penting seperti informasi instansi pemerintah, konsumsi publik, rekam medis, mobile banking dan sejenisnya.

Perbedaan Dark Web dan Deep Web

Melalui pembahasan di atas, kita bisa ambil kesimpulan mengenai beberapa perbedaan Dark Web dan Deep Web. Berikut ini adalah ulasannya.

  1. Dark Web sudah dirancang dengan enkripsi dan memang sudah sengaja disembunyikan karena biasanya menjadi pusat kegiatan ilegal. Sedangkan Deep Web, adalah situs internet yang tidak terindeks di mesin pencarian.
  2. Untuk mengakses Dark Web, Ana memerlukan Tor Browser dan VPN, sedangkan untuk mengakses Deep Web, Anda tidak memerlukan browser khusus ataupun VPN
  3. Untuk masalah keamanan, Dark Web memiliki tingkat keamanan yang lebih rendah dari Deep Web, karena untuk mengakses Dark Web, Anda memerlukan tambahan software yang harus Anda Install di komputer Anda. Jika Anda tidak berhati – hati, bisa saja komputer Anda menjadi sarang virus.
  4. Jumlah Dark Web tidak sebesar Deep Web. Dark Web hanyalah sebagian kecil dari Deep Web. Sedangkan Deep Web merupakan bagian terbesar dari Internet dan melebihi surface web.
  5. Dark Web memiliki konten yang ilegal, sedangkan Deep Web memiliki konten yang legal.

Itulah pembahasan yang bisa penulis sampaikan terkait dengan perbedaan Dark Web dan Deep Web. Istilah Dark Web da Deep Web yang biasanya sering kita dengan secara bersamaan membuat banyak orang berasumsi bahwa Dark Web dan Deep Web adalah sama. Padahal keduanya berbeda.

Kebanyakan situs yang kita akses saat ini adalah Deep Web, sedangkan sisanya adalah Visilbe Web. Sedangkan Dark Web adalah situs yang tidak lebih banyak diakses. Setelah mengetahui hal ini, diharapkan para pembaca bisa menggunakan internet dengan lebih bijak lagi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *