Pengertian Viral Marketing dan Bagaimana Cara Menerapkan Viral Marketing Ala Dropbox Di Bisnis Online Anda

Pengertian Viral Marketing dan Bagaimana Cara Menerapkan Viral Marketing Ala Dropbox Di Bisnis Online Anda

Pada artikel ini kita akan membahas tentang pengertian viral marketing dan bagaimana cara menerapkannya di bisnis online Anda.

Mungkin Anda bertanya mengapa Dropbox dijadikan sebagai model atau contoh penerapan viral marketing di bisnis online? Jawabannya sederhana saja, karena Dropbox merupakan sebuah berhasil perusahaan yang tumbuh pesat dengan strategi ini.

Dengan kata lain Dropbox pernah viral, banyak orang yang membicarakannya dan yang paling penting bisnisnya tumbuh dengan sangat cepat dalam waktu yang singkat.

Namun dibalik itu semua, banyak orang yang tidak tahu kalau ternyata viralnya Dropbox ini tidak terjadi begitu saja. Ada sebuah rancangan atau desain yang membuat Dropbox menjadi viral. Sehingga bisa dikatakan kalau viralnya Dropbox adalah sebuah kesengajaan.

Artinya ada pola keberhasilan Dropbox yang bisa kita model. Dan itu akan kita pelajari di artikel ini sehingga setelahnya model viral ala Dropbox bisa diterapkan pada bisnis online yang kita miliki.

Apa itu Viral Marketing?

Namun sebelum jauh kita membahas bagaimana menerapkan viral marketing ala Dropbox di bisnis online Anda, ada baiknya kita bahas dulu pengertian dari viral marketing.

Pengertian viral marketing adalah sebuah metode atau strategi pemasaran dengan melibatkan konten digital yang kemudian disebarkan secara massive melalui sosial media atau email, sehingga menciptakan potensi pertumbuhan eksponensial dalam waktu singkat terhadap objek yang viral tersebut.

Dari pengertian di atas, kalau kita bagi ke dalam bagian yang lebih kecil setidaknya ada beberapa kata kunci pada viral marketing ini, diantaranya :

  1. viral marketing adalah sebuah metode atau strategi pemasaran.
  2. Melibatkan konten digital seperti teks, gambar, video, audio atau gabungan dari itu semua.
  3. Disebarkan atau tersebar secara masih di media sosial atau melalui email.
  4. Berpotensi menciptakan pertumbuhan yang eksponensial dalam waktu singkat.

Mengapa Strategi Viral Marketing Perlu Diterapkan?

Di atas kita sudah mengetahui bahwa viral marketing merupakan sebuah metode atau strategi pemasaran. Selanjutnya pada bagian ini kita akan membahas beberapa alasan mengapa kita perlu menerapkan strategi viral marketing di bisnis online kita?

Ada beberapa alasan yang melatarbelakanginya, diantaranya :

  1. Hemat biaya. Dengan viral marketing, konten digital yang kita miliki dibagikan oleh banyak orang secara terus menerus, dalam jangkauan yang sangat luas dan tidak butuh biaya yang sangat banyak. Kalau kita pakai iklan untuk menjangkau audience yang sangat banyak dan luas, tentu biayanyapun juga tidak sedikit. Namun dengan viral marketing kita bisa lebih menghemat biaya pemasaran.
  2. Konversi bagus. Hal ini dikarenakan yang menyebarkan konten digital adalah orang lain dan jumlahnya banyak. Ini semacam social proof sehingga mampu meyakinkan orang untuk beli dan akhirnya berdampak positif terhadap konversi.
  3. Bisa mendatangkan traffic dalam jumlah besar (jika berhasil).
  4. Bisa dibuat dalam waktu yang relatif singkat namun hasilnya sangat besar.

Persiapan Sebelum Menerapkan Strategi Viral Marketing ala Dropbox

Sebelum kita lanjut lagi, ada beberapa pertanyaan menarik yang mungkin muncul. Pertanyaannya kurang lebih seperti ini :

Bisakah viral marketing diterapkan walaupun kita jualan produk fisik seperti hijab atau obat herbal?

Jawabannya: Bisa kalau kita paham polanya.

Bisakah menggunakan model ini untuk jualan produk seperti perumahan atau jasa misalnya? Seperti training?

Jawabannya: Bisa kalau kita paham polanya.

Saya gaptek mas. Bisakah menggunakn model ini?

Jawabannya: Bisa kalau kita paham polanya.

Intinya, semua bisa bisa menerapkan viral marketing kalau paham polanya.

Sehingga sebelum jauh kita membahas tentang bagaimana menerapkan viral marketing untuk bisnis online Anda, ada baiknya kita persiapkan dulu apa saja yang dibutuhkan.

Kalau kita sudah paham polanya dan persiapannya sudah matang, maka untuk memodel viral marketing ala Drobox akan sangat mudah kedepannya.

Untuk persiapan viral marketingnya adalah sebagai berikut :

  1. Buat penawaran yang luar biasa diinginkan oleh pelanggan. Intinya apa yang sangat diinginkan oleh pelanggan Anda jadikan itu sebagai penawaran. Sehingga kecil kemungkinannya mereka akan menolak penawaran yang Anda berikan.
  2. Rancang funnel untuk viralnya. Terkadang ini yang banyak dilupakan oleh banyak marketer. Konten digital sudah viral tetapi setelah viral apa yang harus dilakukan, ternyata banyak yang belum tahu. Maka dari itu sebelum penawaran Anda menjadi viral, rancang dulu funnelnya. Caranya adalah dengan memudahkan pelanggan menyebarkan produk kita dan dengan memberikan intensif 2 arah.
  3.  Lakukan analisa mendalam dan perhatikan angka-angkanya.

Menerapkan Viral Marketing ala Dropbox di Bisnis Online Anda

Sekarang kita masuk ke bagian inti dari viral marketing ini. Intinya adalah membuat pembeli menarik pembeli yang lainnya.  Untuk menerapkan viral marketing ala Dropbox ini silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.

#1 Membangun atau Merancang Funnel

Langkah pertama dalam menerapkan viral marketing ke bisnis online Anda adalah membangun atau merancang funnel.

Pada tahap merancang funnel ini yang paling pokok adalah mempersiapkan reward berlapis. Reward berlapis ini ada 2 bagian, diantaranya :

  1. Reward 2 sisi. Pada bagian ini reward diberikan untuk pemberi referensi (kandidat) dan orang yang mendaftar melalui link preferensi. Dengan kata lain orang yang mereferensikan dan yang direferensikan semuanya dapat reward.
  2. Reward untuk yang memenuhi syarat tertentu (refferal). Pada bagian ini yang mendapatkan reward hanya yang memenuhi syarat tertentu. Misalnya syaratnya adalah merekomendasikan 3 orang. Jika ada 4 orang yang mendaftar lewat rekomendasinya maka dia mendapatkan reward. Namun jika tidak maka dia tidak mendapatkan reward.

Reward ini adalah penawaran untuk pelanggan Anda. Kalau di Dropbox mereka menggunakan reward berupa upgrade kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Dan ini adalah suatu penawaran yang sangat diinginkan oleh pelanggan mereka.

Sehingga orang tertarik untuk mereferensikan penawaran dari Dropbox ke orang lain dalam rangka untuk mendapatkan reward berupa upgrade kapasitas penyimpanan secara gratis. Sedangkan kalau mereka tidak mereferensikan maka untuk upgrade kapasitas dikenakan biaya yang tidak murah.

viral marketing ala dropbox

Viral hanya taktik, tanpa produk atau penawaran yang bagus dan sangat diinginkan oleh pelanggan, maka akan sia-sia, atau lebih parah lagi  : Berpotensi tidak viral.

Untuk merancang funnel dengan reward 2 lapis ini Anda bisa menggunakan funnel planner yang bisa Anda download dengan klik tombol di bawah ini.

funnel planner untuk merancang viral marketing

Untuk cara menerapkan reward 2 lapis ke dalam funnel planner bisa Anda pelajari pada video yang kami sertakan di bawah.

contoh rancangan viral marketing dengan menggunakan funnel planner

#2 Buat Sistem Berdasarkan Model Tersebut

Setelah Anda membuat funnel dari model viralnya Dropbox, langkah berikutnya adalah membuat sistem berdasarkan model tersebut.

Untuk sistem ini Anda tidak perlu merancang atau membuatnya dari awal. Karena di KIRIM.EMAIL sudah menyediakan sistemnya untuk Anda.

fitur viral dari kirim.email untuk membuat viral marketing

Untuk menggunakan sistem viral ini silakan kunjungi https://kirim.email/viral.

#3 Analisa siapa pemberi referensi yang paling aktif

Langkah terakhir dalam menerapkan viral marketing di bisnis online Anda adalah menganalisa siapa pemberi referensi yang paling aktif.

Untuk melakukan analisa tentunya Anda butuh data. Di Fitur Viral dari KIRIM.EMAIL ini kami sudah menyediakan laporan atau penyajian data yang cukup lengkap sehingga akan memudahkan Anda dalam membuat analisa.

Ada berapa orang yang berpartisipasi, ada berapa orang yang menjadi refferal, ada berapa orang yang share yang bisa Anda sesuaikan rentang waktunya.

Semua proses viral di KIRIM.EMAIL terjadi secara otomatis. Cukup 1x dibuat, lalu tinggalkan. Anda hanya perlu melihat laporannya saja tanpa perlu melakukan pengaturan apapun lagi.

Untuk lebih mudah dalam mempelajari semua materi di atas, Anda bisa mempelajarinya dengan melihat video di bawah ini :

Model diatas adalah satu dari puluhan model yang akan Anda pelajari di Super Sales Funnel, program pelatihan selama 30 hari secara online.

Pelajari sebanyak mungkin model yang bisa menghasilkan penjualan secara online. Bersertifikat.

Daftar disini:

KLIK DISINI Untuk Mendaftar

Sampai ketemu di kelas insyaAllah…

-Fikry.

Leave a Comment

avatar
  Subscribe  
Notify of