Merekrut Mitra Penjualan (Reseller) Secara Online

Merekrut Mitra Penjualan (Reseller) Secara Online

Saat mendengar kata “merekrut mitra penjualan” kira-kira apa yang Anda pikirkan? Apakah Multi Level Marketing (MLM), Direct Selling atau Member Get Member (MGM)? Tidak salah sih Anda berpikiran seperti itu karena istilah merekrut mitra cukup erat hubungannya dengan MLM.

Namun pada artikel ini kita tidak akan membahas tentang MLM dan sejenisnya. Ya walaupun apa yang kami sampaikan nanti bisa juga diterapkan di bisnis MLM, tapi sebenarnya artikel ini lebih kami tujukan untuk Anda yang ingin mendapatkan mitra penjualan untuk bisnis online pada umumnya. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, maka di judulnya kami berikan tambahan kata “Reseller”.

Sebelum kita membahas ini lebih jauh, ada baiknya kami jelaskan dulu siapa saja yang termasuk dalam mitra penjualan. Sebenarnya ini sudah kami bahas secara lengkap di artikel yang berjudul Pihak-Pihak Yang Berpotensi Meningkatkan Penjualan Hingga 100% Atau Lebihtapi tidak ada salahnya kami sebutkan ulang. Berdasarkan artikel tersebut yang termasuk mitra penjualan ada 3, diantaranya :

  1. Karyawan
  2. Distributor, Agen dan Reseller
  3. Perantara atau Broker.

Merekrut Mitra Penjualan (Reseller) Secara Online

Setelah Anda mengetahui siapa saja yang termasuk mitra penjualan, supaya tidak meluas pembahasannya, kita akan membatasinya pada reseller saja.

Warning : Sebelum mulai merekrut mitra penjualan, pastikan dulu penuhi kriteria yang ada di artikel ini => Inilah Kriteria Sebuah Bisnis Perlu Merekrut Reseller.

Jika bisnis Anda sudah memenuhi kriteria di atas, langsung saja kita bahas apa saja langkah-langkah dalam merekrut mitra penjualan (reseller) secara online. Secara umum, ada 3 langkah yang bisa Anda lalui, diantaranya :

  • lakukan analisis kebutuhan
  • buat skrip rekrutmen
  • sebar informasi open rekrutmen.

#1 Lakukan analisis kebutuhan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dalam merekrut mitra penjualan (reseller) secara online adalah melakukan analisis kebutuhan. Paling tidak ada dua hal yang bisa Anda analisis, diantaranya :

  • Berapa jumlah reseller yang Anda butuhkan
  • Bagaimana kriteria reseller yang Anda butuhkan.

Mungkin Anda bertanya, Mas, bukanlah lebih baik jika jumlah resellernya tidak dibatasi? Tidak masalah sih kalau Anda mau merekrut reseller sebanyak-banyak, kalau bisnis Anda sudah sangat besar dan marketnya juga sangat luas.

Tapi jika bisnis kita belum besar dan pasarnya juga masih sebatas pasar ceruk, mungkin menentukan jumlah reseller adalah pilihan yang bijak. Dengan membatasi jumlah reseller maka produk yang Anda jual itu punya kesan eksklusif, karena hanya orang tertentu saja yang bisa menjualnya. Sehingga nilai tawar dari produk atau brand Anda menjadi tinggi.

Selain itu dengan membatasi dan menentukan jumlah resellernya akan memudahkan Anda dalam mengedukasi, berkomunikasi dan memantau perkembangan reseller Anda.

Sekarang silakan tentukan berapa jumlah reseller yang Anda butuhkan? Tulis di kerta atau di buku catatan supaya bisa Anda lihat lagi kalau Anda lupa.

Kemudian terkait dengan kriteria, ini lebih condong pada karakter dari reseller. Reseller itu erat hubungannya dengan penjualan, jadi pastikan yang reseller yang adalah adalah orang-orang yang bisa jualan, minimal punya minat dalam jualan.

Untuk mengetahui apakah seorang calon reseller bisa jualan atau tidak, Anda bisa menggunakan test. Ada banyak sekali test yang bisa Anda pakai untuk melihat karakter seseorang. Kalau Anda tidak punya pengetahuan tentang test ini, tidak masalah kok. Anda bisa datang ke Psikolog dan minta mereka untuk membantu Anda dalam melakukan test.

Terlepas dari apapun testnya, pastikan orang-orang yang akan Anda rekrut sebagai reseller adalah yang mempunyai kriteria sebagai berikut :

  • Masih muda
  • Melek internet, minimal sosial media
  • Butuh uang
  • Punya minat dengan jualan.

#2 Buat skrip rekrutmen

Setelah analisis kebutuhan Anda siap, berikutnya adalah membuat skrip rektrutmen. Skrip rektrutmen ini adalah bagian terpenting, karena menjadi pertimbangan utama bergabung menjadi reseller atau tidak.

Untuk membuat skrip rekrutmen ini sebenarnya sangat mudah. Anda bisa mengkreasikan sesuka hati. Supaya efektif, paling tidak skrip rekrutmennya memuat 3 hal berikut ini :

  • Faktor Why. Pastikan di dalam skrip rektrutmen yang Anda buat memuat jawaban dari pertanyaan mengapa mereka harus menjadi reseller Anda.
  • Benefit/Manfaat. Jelaskan pula apa manfaat yang akan mereka dapatkan jika mereka bergabung menjadi reseller Anda.
  •  Call To Action. Tunjukkan kepada mereka bagaimana, apa saja syaratnya dan kemana harus mendaftar sebagai reseller. Jangan lupa juga berikan batas waktu supaya mereka segera mendaftar sebagai reseller Anda.

#3 Sebar informasi open rektrutmen

Langkah yang ketiga ini juga tidak kalah penting. Percuma saja kalau Anda sudah membuat analisa kebutuhan, sudah membuat skrip rektrutmennya tapi malah tidak menyebarkannya. Bagaimana mungkin para calon reseller datang kalau informasinya saja tidak sampai ke mereka.

Anda bisa menyebarkan informasi open rektrutmen mitra penjualan sebagai reseller ini di banyak channel, seperti :

  • forum
  • sosial media (Facebook) => grup dan marketplace
  • sosial media (Instagram) => hashtag
  • broadcast email dan WhatsApp
  • dan lain sebagainya.

Intinya makin tepat tempat Anda menyebarkan informasi ini makin tepat pula calon reseller yang akan Anda dapatkan.

Itulah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam merekrut mitra penjualan (reseller) secara online. Mudah-mudahan ada manfaatnya untuk Anda. Jika Anda punya pertanyaan terkait topik merekrut reseller ini silakan kirimkan email ke sholeh@krm.email. Terima kasih dan sampai bertemu di artikel berikutnya.