Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Sales Funnel
Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Sales Funnel

Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Sales Funnel

Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Sales Funnel.

Sebagai seorang pemilik bisnis, kira-kira apa yang akan Anda harapkan ketika ada seorang pengunjung yang datang ke toko Anda?

Apakah Anda berharap mereka hanya melihat-lihat saja-saja tanpa membeli? Atau apakah Anda berharap pengunjung toko tersebut melakukan segera melakukan transaksi?

Tentunya harapan dari semua pemilik bisnis ketika ada pengunjung adalah langsung melakukan transaksi. Benar apa benar?

Namun pada kenyataanya tidak semua orang yang datang ke bisnis kita itu langsung melakukan transaksi. Ada yang datang langsung keluar. Ada juga yang datang hanya untuk melihat-lihat saja dan tidak melakukan apapun.

Oleh karena itu, sangat penting mengelompokkan target pasar agar kita dapat membuat penawaran produk yang sesuai dengan perilaku mereka. Dan ini adalah faktor penting agar setiap bisnis bisa mengoptimalkan penjualan mereka.

Sebelum itu saya ingin membahas fakta dari data-data berikut ini yang mungkin belum Anda tahu:

  • Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2017 yang lalu mencapai 143,26 juta orang (Data APJII rilis Februari 2018). Angka ini naik sebesar 7,9% dari tahun sebelumnya (2016).
  • Melihat pertumbuhan dari tahun sebelumnya (2016) kemungkinan pada tahun 2018 jumlah pengguna internet di Indonesia sudah lebih dari 150 juta pengguna. (saat tulisan ini saya publish belum ada laporan resmi terkait jumlah pengguna internet di Indonesia tahun 2018).
  • Artinya saat ini sudah lebih dari setengah jumlah penduduk Indonesia menggunakan internet. Dan yang pasti pada tahun 2019 jumlahnya akan semakin meningkat.

Namun sayangnya para pebisnis di Indonesia masih sedikit yang memanfaatkan data diatas.

Beberapa masih enggan melakukan promosi via online, terutama untuk bisnis skala kecil atau UKM.

Alasan yang sering saya jumpai adalah:

Gaptek, yang menurut saya sebuah istilah lain dari kata malas.

Namun biarpun begitu, segaptek apapun Anda, Anda masih tetap bisa meningkatkan omset penjualan. Dan pada artikel ini kami akan membahasnya untuk Anda.

Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Sales Funnel

Sederhananya, ada 4 cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan omset penjualan dengan sales funnel, diantaranya :

  1. Mengenali target market Anda
  2. Menyediakan halaman landing
  3. Mendatangkan target market menuju halaman landing.
  4. Melakukan pengelompokan target market Anda

Kenali target market Anda

Langkah pertama dalam meningkatkan omset penjualan dengan sales funnel adalah mengenali target market Anda.

Yang perlu kita kenali antara lain:

  • Siapa target market Anda : Jenis kelamin, usia, status pernikahan, pekerjaan, dll.
  • Dimana target market Anda berkumpul
  • Apa yang target market Anda sukai dan benci
  • Apa masalah yang dimiliki oleh target market Anda dan apa solusi yang mereka butuhkan
  • dan lain sebagainya.

Semakin rinci Anda mengenali target market maka akan semakin bagus untuk memasarkan produk dan jasa Anda secara online.

Untuk mengenali target market, Anda bisa menggunakan sebuah konsep yang bernama buyer persona.

Buyer persona adalah gambaran detail dari orang-orang yang menjadi target pasar kita, dari buyer persona inilah yang akan menjadi acuan di setiap aktivitas pemasaran Anda selanjutnya.

Halaman Landing

Halaman landing di sini adalah sebuah halaman dimana target market Anda bisa melihat dan mendapatkan informasi tentang apa yang Anda tawarkan.

Anda bisa menggunakan platform seperti jasa pembuat website, atau jika Anda bisa membuatnya sendiri akan jauh lebih baik.

Yang terpenting dari halaman ini adalah dimana Anda bisa menanamkan pixel sebagai alat untuk merekam setiap pengunjung yang datang ke halaman Anda.

Datangkan traffic

Tentunya untuk mendatangkan traffic ada banyak caranya, mulai dari organik, berbayar sampai traffic rekomendasi.

Anda akan belajar lebih detail di program Kickstart Bisnis Online secara gratis bersama mas fikry jika Anda sudah berlangganan KIRIM.EMAIL.

Buat pengelompokan target market.

Nah ini poin yang sejak awal saya sebutkan sebagai poin terpenting.

Karena setiap pengunjung yang datang tidak langsung membeli, ada yang datang langsung keluar.

Ada yang datang hanya untuk melihat-lihat tetapi tidak melakukan apapun di halaman landing Anda.

Ada yang datang di halaman landing lalu menghubungi Anda tetapi hanya tanya-tanya saja dan tidak langsung membeli.

Dan ada juga yang begitu membaca penawaran Anda mereka lalu membeli.

Dan semua karakter calon pembeli tersebut terkumpul menjadi satu.

Maka dari itu Anda perlu mengelompokan pengunjung yang datang.

Tujuannya adalah untuk memisahkan mana yang sudah menjadi pembeli, mana yang berpotensi membeli dan mana yang hanya melihat-lihat saja.

Dan yang terpenting setelah Anda mengelompokkannya adalah tidakan apa yang tepat untuk setiap kelompok tersebut.

Seperti kata Ryan Deiss:

Secara online, hanya ada 2 cara untuk berkomunikasi dengan pelanggan (orang yang pernah membeli sebelumnya):

  • Melalui Pixel (misal: Facebook Custom Audience.)
  • Melalui Email.

Selain kedua cara diatas, komunikasi Anda akan bercampur antara orang yang sudah membeli, sudah tertarik tapi belum membeli, dan yang belum kenal sama sekali.

Artinya Anda tidak bisa mentarget khusus ke yang sudah pernah membeli sebelumnya.

4 cara di atas adalah cara meningkatkan omset penjualan dengan sales funnel yang sangat sederhana sekali.

Kabar baiknya, Anda bisa mempelajari 4 cara yang kami sebutkan tadi di kelas yang bernama Super Sales Funnel.

Super Sales Funnel ini adalah sebuah program pelatihan online selama 30 hari yang mengajarkan Anda tentang bagaimana cara membuat dan memetakan sistem penjualan yang mudah & praktis dengan bantuan puluhan Model & Visual Tools yang sudah teruji keberhasilannya.

Dengan mengikuti Super Sales Funnel maka secara tidak langsung nantinya Anda akan mampu meningkatkan omset penjualan dengan sales funnel.

Segera daftar kelas Super Sales Funnel dan segera tingkatkan omset penjualan Anda.