Menggabungkan Email dan Facebook Ads Kenapa Tidak?

Menggabungkan Email dan Facebook Ads, Kenapa Tidak?

Tidak sedikit internet marketer yang hanya berfokus pada bagaimana menjangkau banyak calon pembeli melalui banyak channel. Misalnya menggunakan Facebook Ads untuk menjangkau calon pembeli yang ada di Facebook, atau menggunakan SEO dan Google Ads untuk menjangkau calon pembeli yang menggunakan Google untuk mencari produk atau jasa yang dia inginkan. Dengan kata lain menggunakan sebanyak mungkin channel untuk mendapatkan lebih banyak calon pembeli.

Sebagai seorang internet marketer, pernahkah Anda terpikirkan untuk menggunakan database pelanggan untuk menjangkau lebih banyak lagi calon pembeli?

Menurut kami, menggunakan banyak channel untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli itu bukan suatu hal yang salah. Namun, dengan menggunakan database pelanggan yang Anda miliki bisa membuat iklan Anda menjangkau lebih banyak calon pembeli dengan lebih spesifik dan tertarget. Caranya adalah dengan menggabungkan database pelanggan yang Anda miliki dengan salah satu channel pemasaran Anda.

Dan dari sekian banyak kombinasi antara database pelanggan dengan channel marketing, yang paling memungkinkan adalah menggabungkan database pelanggan berupa alamat email dengan Facebook Ads.

Hal ini merujuk pada sebuah studi kasus yang dirilis oleh Salesforce Marketing Cloud and Facebook Marketing Science. Pada studi kasus tersebut mereka menggunakan sebuah toko online baju dan peralatan outdoor di Amerika sebagai objeknya dan mengamati apa yang akan terjadi jika pengiklan (advertiser) memanfaatkan database pelanggan untuk menggabungkan email dan iklan Facebook News Feed.

Mereka mempunyai 565.000 database email dan melakukan iklan melalui 2 channel berbeda secara bersamaan. Untuk channel email mereka melakukan broadcast email, sedangkan untuk Facebook Ads mereka beriklan dengan menargetkan audience yang sama melalui Facebook Custom Audience. Dan hasilnya dari studi kasus tersebut adalah sebagai berikut :

  • Ada 18% yang hanya membuka email saja.
  • Ada 27% yang hanya melihat iklan Facebook News Feed
  • Dan ada 16% yang membuka email dan terkena (melihat) iklan Facebook News Feed.

Dengan demikan penggabungan antara email dengan Facebook Ads hasilnya mendekati yang hanya menggunakan channel email saja. Itu baru dari segi yang membuka email dan yang terkena iklan Facebook saja. Lalu kalau dari segi konversinya bagaimana?

Masih merujuk dari sumber yang sama, untuk konversinya bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini :

Dari gambar di atas bisa kita dapatkan kesimpulan bahwa dengan melakukan penggabungan channel antara email dan iklan Facebook Ads, kemungkinan seorang calon pembeli adalah 22% daripada yang hanya melalui email. Dengan kata lain jika dengan email saja Anda bisa mendapatkan 100 pembeli, maka dengan gabungan ini setidaknya Anda bisa mendapatkan 122 pembeli dalam waktu bersamaan.

Jadi kalau saat ini Anda hanya menggunakan email saja sebagai channel marketing maka tidak ada salahnya untuk beriklan di Facebook Ads dengan memanfaatkan fitur Facebook Custom Audience. Begitu juga sebaliknya, jika saat ini Anda hanya menggunakan Facebook Ads saja untuk beriklan, mulai saat ini Anda perlu berlangganan layanan email marketing yang bisa melakukan singkronisasi data dari Facebook Ads ke email. Hanya saja tidak semua layanan email marketing mempunyai fitur integrasi ini. Namun jika Anda berlangganan di KIRIM.EMAIL Anda bisa melakukan integrasi email dengan Facebook Ads dan sebaliknya dengan sangat mudah dan otomatis.

Klik di sini untuk mencoba KIRIM.EMAIL

Demikian tulisan singkat mengenai menggabungkan email dan Facebook Ads ini. Sampai bertemu di artikel berikutnya.

Kursus Gratis KIRIM.EMAIL - 7 Hari Mahir Email Marketing

Facebook Comments