3 Cara Mengatasi Bisnis Yang Pertumbuhannya Terhenti

3 Cara Mengatasi Bisnis Yang Pertumbuhannya Terhenti

Bisnis yang ideal adalah bisnis yang selalu mengalami pertumbuhan (growth). Namun tidak selamanya sebuah bisnis itu mengalami pertumbuhan terus menerus. Ada kalanya bisnis juga mengalami fase dimana pertumbuhannya terhenti (mandek) bahkan menurun.

Ini sudah menjadi hukum alam, karena pada dasarnya tidak ada yang abadi di dunia ini. Namun bukan berarti ketika pertumbuhan bisnis berhenti itu merupakan akhir dari segalanya. Bisa jadi ini adalah kondisi sementara yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal seperti kondisi perekonomian dan politik, daya beli masyarakat yang menurun atau pasar mulai jenuh.

Jika sudah seperti ini ada beberapa hal yang bisa kita lakukan selain bertahan dengan kondisi yang ada. Setidaknya ada 3 hal yang bisa kita lakukan untuk keluar dari kondisi dimana bisnis sedang terhenti pertumbuhannya. 3 Hal ini sangatlah sederhana, yang diantaranya :

  1. Menambah
  2. Mengganti
  3. Mengurangi

Mungking Anda bertanya-tanya untuk bisa mengatasi bisnis yang pertumbuhannya terhenti apanya yang perlu ditambah, diganti dan dikurangi? Jawabannya akan kami jelaskan setelah ini, maka dari itu silakan Anda simak tulisan ini sampai akhir.

Cara 1 : Menambah

Ketika sebuah bisnis pertumbuhannya sedang terhenti, maka cara pertama yang bisa kita lakukan sebagai solusinya adalah dengan menambah. Apa yang kita tambah?

Yang kita tambahkan adalah produk atau jasa kita. Sebagai contoh, bisnis kita adalah jualan nasi goreng. Maka untuk bisa keluar dari kondisi bisnis yang terhenti pertumbuhannya kita perlu menambahkan produk seperti capcay dan bakmi. Atau bisa juga menambah varian rasa, level pedas dan toping nasi gorengnya.

Dengan demikian pembeli nasi goreng mempunyai pilihan yang lebih banyak. Kalau pilihannya lebih banyak bisa menyasar segmen market lainnya yang masih sejenis.

Cara 2 : Mengganti

Cara kedua yang bisa Anda lakukan adalah mengganti. Apa yang diganti? Yang diganti adalah strategi, cara atau langkah yang kita lakukan yang itu tidak mengarahkan kita ke tujuan dari bisnis kita. Misalkan kita jualan nasi goreng untuk anak-anak muda, tetapi kita promosinya ke orang-orang yang bekerja di pemerintahan. Sehingga cara promosi kita tidak tetap sasaran, dan inilah yang perlu kita ganti untuk bisa keluar dari kondisi bisnis yang pertumbuhannya terhenti.

Cara 3 : Mengurangi

Dan cara yang ketiga adalah mengurangi. Yang kita kurangi adalah hal-hal yang dalam waktu tertentu tujuan atau goal kita belum tercapai. Misalnya Anda jualan nasi goreng untuk segmen anak muda. Harga yang Anda berlakukan diatas rata-rata harga nasi goreng di sekitar Anda. Mak hal seperti ini tidak sesuai dengan tujuan kita. Maka kita perlu mengurangi harga supaya sesuai dengan kantong anak muda.

Seperti itulah 3 cara mengatasi bisnis yang pertumbuhannya terhenti. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

KIRIM.EMAIL Automation Video Training

Facebook Comments