Pembeli Bilang Harga Produk Anda Mahal? Ini Yang Perlu Anda Katakan

Bagi Anda yang sudah memulai bisnis online ataupun offline mungkin pernah menjumpai pembeli yang bilang kalau produk yang Anda jual harganya mahal.

Jika tidak ada kesepakatan harga, bisa ditebak ujungnya, pembeli tersebut tidak jadi beli sehingga tidak ada transaksi yang terjadi.

Ini adalah hal yang wajar dan mungkin pernah dialami oleh setiap penjual. Bahkan ketika mengalami hal tersebut tidak sedikit penjual yang berpikir untuk menurunkan harga. Mereka berprinsip untung sedikit tidak apa-apa, yang penting laku.

Apakah seperti ini bagus untuk bisnis Anda? Dan apa yang perlu Anda katakan ke pembeli yang bilang produk Anda mahal ini?

#1 Tidak semua orang menghargai nilai dari apa yang Anda tawarkan

Ini biasanya sering kita jumpai ketika Anda menjual produk-produk handmade dan kerajinan.

Ada beberapa pembeli yang bilang barang handmade dan kerajinan itu mahal. Tidak sebanding dengan bahan bakunya. Karena bisa jadi biaya produksinya hanya Rp5.000 tetapi harga jualnya hingga Rp50.000.

Pembeli seperti contoh ini termasuk orang yang tidak sesuai dengan nilai dari apa yang Anda tawarkan. Mereka melihat dan menghargai suatu produk hanya berdasarkan bahan bakunya saja, bukan dari nilainya.

Padahal untuk membuat produk-produk handmade dan kerajinan biarpun pakai bahan baku yang murah, terkadang dalam membuatnya tidak sesederhana yang kita bayangkan.

Jika ada pembeli yang seperti ini yang perlu Anda ingat adalah bahwa tidak semua orang menghargai nilai dari apa yang Anda tawarkan.

Dan yang perlu Anda katakan ke mereka kurang lebih seperti berikut ini :

“Kalau menurut Anda produk ini mahal, berapa nilai yang pantas untuk produk ini? Kalau nilai Anda cocok akan kami pertimbangkan untuk melepas produk ini untuk Anda”.

#2 Anda bisa menawarkan produk/layanan yang nilainya lebih kecil

Ketika ada yang bilang kalau produk yang Anda jual itu mahal, sebisa mungkin jangan menurunkan harga supaya pembeli senang dan pada akhirnya melakukan transaksi.

Anda perlu menghindari prinsip untung sedikit tidak apa-apa yang penting laku.
Pada kasus ini yang bisa Anda lakukan adalah menawarkan produk/layanan yang nilainya lebih kecil.

Contohnya, Anda menjual laptop segala merek dengan berbagai spesifikasi. Pembeli Anda punya anggaran Rp3.500.000 tetapi ingin laptop dengan spesifikasi core i3.

Secara perhitungan Anda tidak mungkin melepas laptop core i3 dengan harga Rp3.500.000. Yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut :

  • Menawarkan laptop lain yang spesifikasinya lebih rendah tetapi masih senilai Rp3.500.000
  • Menawarkan laptop core i3 dengan harga Rp3.500.000 tetapi laptop second dan kondisinya apa adanya.

Sehingga yang bisa Anda katakan kurang lebih seperti ini :

“Kalau boleh tahu berapa anggaran Anda? Barangkali kami bisa mencarikan produk lain yang senilai dengan anggaran Anda tersebut.”

Itulah 2 hal yang bisa Anda lakukan dan katakan ke pembeli yang bilang harga produk Anda mahal. Mudah-mudah bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Facebook Comments