hosting indonesia terbaik

Digital Ocean VS Vultr, Mana Yang Lebih Baik?

Digital ocean vs Vultr – Digital Ocean dan vultr mungkin masih asing di telinga beberapa orang. Namun, kedua istilah tersebut ternyata cukup dikenal dikalangan blogger dan para digital marketer yang berkecimpung di dunia website.

Jika anda juga merupakan salah satu orang yang saat ini sedang berkecimpung di dunia blog dan website atau ingin terjun ke dalamnya untuk membuat sebuah bisnis digital, maka anda wajib harus mengetahui kedua istilah tersebut.

Sebelum kita membahas mana yang lebih baik antara Digital Ocean dan Vultr, mari kita ketahui lebih dulu mengenai maksud dan arti dari kedua istilah tersebut.

Apa itu Digital Ocean dan Vultr?

Pada dasarnya Digital Ocean Vultr adalah produk yang sama. Keduanya merupakan perusahaan yang menyediakan layanan VPS berbasis cloud.

Masing perusahaan antara Digital Ocean dan Vultr tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Itulah mengapa, topik kali ini menarik untuk kita bahas.

Perbandingan Digital Ocean Dan Vultr

Untuk menentukan mana VPS terbaik untuk anda antara Digital Ocean vs Vultr, pada artikel kali ini akan kita bandingkan melalui beberapa aspek yaitu

  1. Sistem Operasi
  2. Penyimpanan
  3. Lokasi Server
  4. Perbandingan Harga
  5. Bandwidth
  6. C-Panel
  7. Back up Data
  8. Start Ratings and Reviews

Sistem Operasi

Vultr menawarkan dukungan untuk CoreOS, CentOS, Fedora, Debian, OpenBSD, FreeBSD, Windows Server 2012, 2016 dan Ubuntu.

Vultr OS options

Sedangkan Digital Ocean, tidak menawarkan terlalu banyak hal mengenai sistem operasi jika dibandingkan dengan Vultr. Digital Ocean juga tidak mendukung windows. Meskipun begitu, Digital Ocean memiliki konfigurasi 1-klik untuk aplikasi penting seperti GitLab, cPanel, WordPres, LAMP, Docker dan sebagainya.

Lokasi Server

Antara Digital Ocean dan Vultr, keduanya mememiliki lokasi server yang berbeda – beda. Vultr memiliki 17 lokasi server yang tersebar di seluruh dunia dan tersebar di 4 benua yaitu Amerika Utara, Eropa, Asia, dan Australia. Terdapat 9 negara di Amerika Utara yaitu, Sillicon Valley, Toronto, Miami, New Jersey, Chicago, dan Dalas. Lalu, ada 5 negara di benua Eropa yaitu Amsterdaam, London, Frankfurt dan Paris. Di Asia, ada 3 negara yaitu Tokyo, Seoul, dan Singapore. Dan yang terakhir ada 1 negara di benua Australia yaitu Sydney.

Sedangkan Digital Ocean, lokasi servernya berada di 8 Negara yaitu San Francisco, Toronto, New York City, London, Frankfurt, Amsterdam, Bangalore dan Singapore.

DigitalOcean data center location map

Perbandingan Harga

Ketika ingin membeli sesuatu seseorang biasanya akan mempertimbangkan harga secara matang – matang. Begitupun juga jika ingin membeli VPS.

BACA JUGA :   SMTP Server Untuk Email Blast Bagi Perusahaan, Perlu Kah?

Untuk VPS Digital Ocean, harga terendah adalah $5 per bulan dengan spesifikasi 1GB RAM, 1 CPU Core dan SSD 25GB. Lalu, harga tertingginya berada di $960 dengan RAM 192GB CPU 32 Core dan SSD 3840GB. Untuk lebih detailnya, silahkan lihat gambar berikut ini.

Image result for Digital Ocean price

Sedangkan untuk VPS Vultr, harga terendahnya adalah $2.5 dengan spesifikasi CPU 1 Core, RAM 512 Mb, 20GB SSD dan 500GB Bandwidth. Lalu, untuk harga tertingginya, ada di harga $320 dengan spesifikasi CPU 16 Core, RAM 65536Mb, 400GB SSD, serta 10000 GB Bandwidth.

Penyimpanan

Soal penyimpanan, anda tidak perlu khawatir, karena keduanya memiliki jumlah penyimpanan yang cukup untuk menyelesaikan tugas – tugas dasar.

Untuk Entry-level, Vultr menawarkan 10GB SSD Storage, dengan 512 RAM dan CPU 1 Core. Sedangkan Digital Ocean, menawarkan 25GB SSD Storage dengan 1 GB RAM dan 1 CPU Core.

Untuk Intermediate-level, Vult menawarkan 160GB SSD dengan 8GB RAM dan CPU 4 Core. Sedangkan Digital Ocean juga menawarkan hal yang sama yaitu 160GB SSD dengan 8GB RAM dan CPU 4 Core.

Dan untuk level premium Vult menawarkan 1,6TB SSD Storage dengan 96GB RAM dan CPU 24 Core. Sedangkan Digital Ocean menawarkan 3.8 TB Storage dengan 192GB RAM dan CPU 32 Core.

Bandwidth

Bandwidth adalah jumlah data yang di transfer saat terjadi lalu lintas data. Untuk mempermudah perbandingan antara Digital Ocean dan Vultr, penulis akan memberikan contoh sebagai berikut.

Misalnya saja anda memiliki paket Digital Ocean yang paling murah seharga $5 dengan spesifikasi RAM 1GB dan SSD 25GB yang mampu menangani bandwidth hingga 50.000 pengguna per bulan. Setelah lalu lintas melampaui sasaran, maka anda perlu meningkatkan paket tersebut berdasar lalu lintas data yang dihasilkan.

BACA JUGA :   Bisnis Yang Tidak Butuh Marketing (Pemasaran)

Kalau di Vultr, mereka sudah dengan jelas mencantumkan tentang berapa banyak bandwidth yang mampu ditampung.

Sebagai contoh adalah ketika anda berlangganan paket termurah yang menawarkan bandwidth lebih dari 500GB, jika anda ingin meningkatkannya, anda bisa memilih paket lainnya yang memiliki bandwidth 1,2,3 TB atau lebih.

C-Panel

C-Panel adalah multi-tiered software atau perangkat lunak bertingkat yang bisa membantu penggunanya untuk mengelola dan mengontrol situs web. Dengan adanya C-Panel, orang – orang yang kurang paham dengan berbagai masalah teknis bisa lebih mudah dalam menjalankan banyak tugas serta mengelola domain,transfer FTP/SFTP/FTPS. backup, keamanan, konektivitas email dan sebagainya yang berhubungan dengan pengelolaan website.

Untuk mendapatkan fitur C-Panel di Digital Ocean, maka anda harus membuat lebih dulu cPanel & WHM Droplet. Lalu, anda juga akan mendapatkan perangkat lunak seperti WordPress, Roundcube, git, MariaDB dan Ruby.

Untuk membuat sebuah droplet, Anda bisa menggunakan Digital Ocean API yang mana bisa membuat prosesnya jadi jauh lebih lancar.

Sedangkan jika anda menginginkan C-Panel di Vultr, maka anda harus membelinya lebih dulu sebesar $15 yang di bundle menjadi satu dalam pembelian VPS original.

Back Up Data

Apapun bisnis yang sedang anda jalani, melakukan back up data dari banyak kegiatan yang sudah anda lakukan sebelumnya adalah penting untuk meminimalisir kehilangan data.

Kedua layanan VPS ini yaitu Digital Ocean dan Vultr sebenarnya sudah sangat baik dalam memberikan pilihan kepada penggunanya.

Vultr memberikan fitur back up otomatis saat anda memilih VPN mereka. Data yang mereka backup tersebut juga sangat mudah untuk diatur, lalu mereka juga memberikan ekstra proteksi ke data – data anda sebagai salah satu cara untuk berjaga – jaga apabila ada critical system error.

Biaya yang dikenakan dari fitur back up otomatis ini adalah 20% lebih tinggi dari harga paket VPN nya. Misalkan anda memiliki paket $5, maka biaya untuk pencadangan otomatis adalah $1.

BACA JUGA :   Berutang Untuk Investasi dan Adopsi Kebiasaan Baru

Sedangkan Digital Ocean, sistem pencadangannya bekekerja pada basis snapshot yang mana menggunakan droplet untuk menciptakan gambar. Prosesnya terjadi secara otomatis dengan jendela penjadwalan manual.

Jadi, ketika timer berjalan, pencadangan akan dimulai juga di latar belakang ketika droplet berjalan.

Keamanan

Baik DigitalOcean dan Vultr memiliki Cloud Firewall yang mengamankan data Anda dengan mudah. Bersamaan dengan itu, mereka menawarkan keamanan 6 lapis dengan titik otentikasi multi-faktor. Ini termasuk Keamanan Fisik, Keamanan Infrastruktur, Pencatatan Akses, Pemantauan Keamanan, Snapshot, dan Keamanan Cadangan.

Start Rating dan Reviews

Diambil dari situs g2.com, digital ocean mendapatkan start rating sebanyak 4.5 dengan total review sebanyak 222, sedangkan Vultr mendapatkan start rating 4.0 dengan total review sebanyak 50 reviews. Masing – masing dari nilai tersebut dikalkulasikan dengan data real-time dari pengguna yang sudah verified, yang mana bisa membantu anda untuk menentukan pilihan terbaik anda.

Itulah beberapa perbandingan antara Digital Ocean vs Vultr yang bisa penulis berikan. Sudahkah anda menemukan VPN terbaik Anda?

Baik Digital Ocean maupun Vultr, keduanya menawarkan fitur yang bagus dan menarik untuk penggunanya.

Namun, jika harus dihadapkan dan pada dua pilihan dan anda harus memilih salah satunya, maka pikirkan kembali matang – matang tentang kebutuhan yang seperti apa yang anda inginkan.

Secara ratings dan reviews mungkin Digital Ocean lebih unggul, karena memiliki banyak bintang dan review. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya bisa dijadikan tolak ukur apakah digital ocean memang lebih baik dari pada vultr.

Semuanya tergantung dengan apa yang anda inginkan, apakah penyimpanan ekstra, apakah kebebasan dalam menaikan dan menurunkan server kapanpun, apakah OS yang kompatibel dengan banyak jenis OS dan lain sebagainya.

Jadi, tentang jawaban mana yang lebih baik, semua tergantung pada kebutuhan masing – masing.

About The Author

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *