Penjelasan Lengkap Content Delivery Network (CDN)

Penjelasan Lengkap Content Delivery Network (CDN) – Sebelum datang ke artikel ini, mungkin sebelumnya Anda pernah mendengar istilah CDN. Sudah tahukah Anda, apa sebenarnya CDN itu? Jika belum, maka selamat, Anda telah menemukan tempat yang tepat untuk mencari tahu tentang apa itu CDN, karena pada hari ini, kita akan membahas mengenai penjelasannya secara lengkap tentang apa CDN.

Apa itu Content Delivery Network (CDN)?

Content Delivery Nertwork atau kerap disingkat CDN adalah sekelompok server yang ditempatkan banyak lokasi dengan tujuan untuk mengirimkan konten dari server ke suatu website.

Tugas Content Delivery Network (CDN) adalah untuk meningkatkan kecepatan pengiriman data lewat internet dengan cara mencari lokasi terdekat yang memungkinkan.

CDN juga sering disebut sebagai jaring distribusi atau distribution network. CDN berfungsi untuk menyediakan Points of presence (PoPs) di luar server asalnya.

Point of Presence (PoPs) sering juga disebut sebagai titik kehadiran. Artinya, Point of Presence ini adalah semacam repeater yang berfungsi untuk memperluas jangkauan ISP dan diletakkan di daerah tertentu.

Sebagai contoh, Point of Presence (PoPs) diletakkan di daerah X, maka daerah X tersebut menjadi stasiun titik akses yang berfungsi untuk melayani semua pelanggan, karena permintaan akan Point of Presence (PoPs) ini selalu naik, maka akhirnya Point of Presence (PoPs) dipasang di sejumlah titik lainnya untuk meneruskan jaringan Internet.

Nah, Content Delivery Network (CDN) adalah sekelompok server yang ditempatkan di sejumlah Point of Presence (PoPs) tadi untuk meneruskan jaringan internet.

Bagaimana Cara Content Delivery Network (CDN) Bekerja?

Hampir setengah dari traffics web yang ada di Internet, pasti dilayani oleh content delivery network (CDN). Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi latensi dan delay untuk menanggapi request halaman dari website hingga halaman tersebut bisa dimuat sepenuhnya.

Situs web yang menggunakan CDN pasti akan menggunakan nama server yang sudah disediakan oleh CDN itu sendiri.

Pada saat pertama kali pengunjung mendatangi website yang menggunakan CDN, awalnya website tersebut pasti akan terasa lambat, dikarenakan CDN men-download static content seperti javasript, gambar, CSS terdekat untuk di-cache ke server CDN, sebelum akhirnya dikirimkan ke visitor.

BACA JUGA :   [Pengumuman] Penambahan Webhook Pada Fitur Integrasi Google Sheet

Dengan CDN, proses pengirimannya juga akan jadi lebih cepat, dikarenakan mengambi ia server dari lokasi terdekat visitor. Misalnya, Anda memiliki visitor dari India, sedangkan website Anda servernya di US. Dengan adanya CDN di berbagai tempat terdekat seperti Singapore, maka pengiriman data akan menjadi lebih cepat.  

Terlebih jika Anda sudah mengunjungi website tersebut untuk ke dua atau ke tiga kalinya, maka visitor hanya perlu mengambil konten yang sudah di-cache oleh CDN, lalu hosting tinggal melengkapinya saja. Tentu, hal tersebut juga akan lebih mempercepat loading konten juga.

Bagaimana Cara Menggunakan Content Delivery Network (CDN)?

Setelah mengetahui tentang apa itu Content Delivery Network (CDN) dan cara kerjanya, seseorang yang berkecimpung di dunia website pasti akan langsung tertarik untuk menggunakannya.

Pada bagian ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara menggunakan Content Delivery Network (CDN) untuk Anda.

Ada banyak sekali perusahaan yang menawarkan layanan Content Delivery Network (CDN). Namun pada artikel kali ini, saya hanya akan membahas tentang cara menggunakan Content Delivery Network (CDN) dengan Cloudflare, dikarenakan ini adalah cara paling mudah dan aman untuk pemula.

Berikut ini adalah langkah – langkahnya

  1. Buat lebih dulu akun Cloudflare
  2. Ketika sudah selesai membuat akun, maka Anda akan diminta untuk menambahkan situs web Anda. Klik add a site dan ketikan alamat web Anda.
  3. Pilih paket berlanggan sesuai kebutuhan Anda. Ada beragam paket yang ditawarkan yaitu Free, pro, business dan enterprise. Jika Anda masih pemula dan hanya ingin mencoba dulu, maka pilihlah paket yang Free atau gratis lebih dulu. Klik Confirm Plan untuk mengonfirmasi pilihan Anda.
  4. Selesai konfirmasi, maka Cloudfare akan men-scan Record DNS Anda. Klik continue untuk menerima Nameserver.
  5. Ganti Nameserver Anda dengan Nameserver dari Cloudflare, setelah itu, klik continue. Dibutuhkan waktu 24 untuk beralih Nameserver.
  6. Setelah aktif, maka tugas Anda hanya tinggal mengintegrasikan dengan WordPress. Prosesnya pun hampir sama juga seperti sebelumnya.

Itulah Penjelasan lengkap Content Delivery Network (CDN) yang bisa penulis berikan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Jika ada pertanyaan atau masukan dan informasi tambahan, Anda bisa menambahkannya di kolom komentar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *