Cara Menjadi Pebisnis Yang Konsisten

Cara Menjadi Pebisnis Yang Konsisten

Konsisten adalah sebuah tindakan yang tetap, ajeg atau tidak berubah-ubah. Terkait dengan konsisten ini banyak cerita dari para pengusaha yang sangat sulit untuk melakukannya.

Banyak kita temui para pengusaha yang hari ini dia jualan bakmi jowo, 3 bulan kemudian bisnisnya dia tutup dan ganti menjadi bakso dan mie ayam. Lalu saat bertemu lagi 6 bulan berikutnya, bisnisnya sudah ganti lagi menjadi bengkel motor.

Hal di atas merupakan contoh dari pengusaha yang tidak konsisten.

Padahal menurut Dewa Eka Prayoga di dalam podcastnya, sikap konsisten itu merupakan salah satu kunci sukses dalam berbisnis. Para pebisnis yang saat ini sukses pun pada saat merintis bisnisnya mereka konsisten terus menjalankan bisnisnya, apapun yang terjadi.

Kemudian pertanyaannya, bagaimanakah agar kita bisa menjadi pebisnis yang konsisten? Kita akan membahasnya pada artikel ini.

Cara Menjadi Pebisnis Yang Konsisten

Melakukan proses bisnis secara konsisten

Kita sadari atau tidak ternyata 80% aktivitas harian yang kita lakukan adalah rutinitas. Rutinitas ini bisa juga kita sebut dengan proses.

Begitu juga dengan bisnis. Bisnis adalah merupakan aktivitas atau proses yang selalu berulang. Mulai dari merencanakan target market, memproduksi barang, hingga mendapatkan penjualan semuanya prosesnya sama.

Maka dari itu proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Begitu juga sebaliknya, proses bisnis yang tidak baik akan menghasilkan hasil yang tidak baik.

Sehingga untuk menjadi pebisnis yang konsisten Anda perlu menjalani proses bisnis secara berulang-ulang.

Ini bisa Anda awali dengan diri Anda sendiri, misalnya ketika pagi hari Anda membuat rutinitas yang produktif. Lakukan itu terus sampai menjadi kebiasaan Anda.

Ini memang tidak berhubungan langsung dengan proses bisnis, tetapi dengan Anda punya rutinitas sendiri maka itu akan berdampak pada bisnis Anda.

Fokus pada satu goal (tujuan) sampai sukses

Banyak pengusaha yang gagal bukan karena dia tidak punya modal. Tetapi banyak pengusaha gagal karena punya banyak goal yang ingin dicapai dan dari semua gaol tersebut tidak ada satupun yang sukses.

Akan lebih baik jika Anda sebagai pebisnis hanya punya 1 goal saja dan capai goal tersebut sampai benar-benar tercapai.

Misalnya Anda tentukan goal bisnisnya adalah mendapatkan omset Rp 1 milyar dalama 3 bulan. Kalau gaol itu belum tercapai jangan sekali-kali membuka bisnis baru. Apapun yang terjadi pertahankan bisnis yang Anda rintis sampai goal Anda tercapai.

Merubah persepsi Anda tentang rutinitas dan konsisten

Hal ketiga untuk bisa menjadi pebisnis yang konsisten adalah dengan mengubah persepsi Anda terhadap konsistensi.

Misalnya Anda punya persepsi kalau hal-hal yang menjadi rutinitas itu adalah hal yang membosankan. Untuk konsisten itu adalah hal yang berat, dan lain sebagainya.

Kalau persepsi Anda masih seperti itu sampai kapanpun Anda tidak akan konsisten.

Maka dari itu ubah persepsi Anda terhadap apa itu konsisten. Misalnya konsisten itu adalah kuncinya bisnis bisa sukses. Maka kalau Anda tidak konsisten, bisnis Anda pun tidak akan sukses.

Dengan hanya mengubah persepsi Anda maka akan mengubah segalanya. Cara berpikir Anda berubah, hingga bagaimana Anda bekerjapun juga akan berubah.

Itulah 3 hal yang bisa Anda lakukan untuk bisa menjadi pebisnis yang konsisten. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *