Cara Membuat Closing Lebih Cepat dan Lebih Banyak

Cara Membuat Closing Lebih Cepat dan Lebih Banyak

Pada artikel ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang closing. Di artikel yang lalu, kami pernah membahas tentang teknik closing. Setidaknya ada 7 teknik yang bisa Anda pelajari di sana. Dan di sini kita akan bahas tentang bagaimana cara membuat closing menjadi lebih cepat dan lebih banyak.

Pembahasan ini bisa dibilang merupakan lanjutan dari teknik closing. Jadi kalau Anda sudah paham bagaimana tekniknya, maka dengan mengetahui cara-cara yang akan kami bahas ini, Insya Alloh bisa membuat Anda mampu menghasilkan transaksi dengan lebih cepat dan lebih banyak lagi.

5 Cara Membuat Closing Lebih Cepat dan Lebih Banyak

Setidaknya ada 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk menghasilkan closing dengan cepat dan banyak. 5 cara tersebut antara lain :

  1. Pastikan Anda berhubungan dengan Decission Maker atau pengambil keputusan
  2. Jangan pernah memaksa, tetapi edukasi
  3. Buat jembatan antara keinginan dan kebutuhan
  4. Mengatasi keberatan
  5. Berikan kejutan.

Pastikan Anda berhubungan dengan decission maker

Banyak cerita dari marketer yang saat bertemu dengan prospek ternyata prospek tersebut bukanlah decisson maker. Artinya mereka tidak punya kewenganan untuk mengambil keputusan. Biasanya mereka akan bilang tanya suami dulu, tanya istri dulu, tanya orang tua dulu atau tanya atasan dulu.

Contohnya kalau bisnis Anda adalah bimbingan belajar dan prospek Anda adalah anak SD/SMP maka yang menjadi pengambil keputusan adalah orang tuanya. Mereka akan membutuhkan waktu untuk bilang sama orang tuanya mengenai penawaran yang Anda berikan.

Semakin cepat Anda menemukan dan terhubung dengan para pengambil keputusan ini maka closing Anda juga akan semakin cepat dan lebih banyak.

Jangan pernah memaksa, tetapi mengedukasi

Banyak sales yang pada saat closing secara tidak sadar ternyata malah memaksa prospek, sehingga ketika lain waktu prospek tersebut kita hubungi atau ajak ketemuan, mereka akan menolaknya.

Hal ini dikarenakan orang tidak suka dipaksa. Mereka memang suka belanja, tetapi tidak suka dipaksa untuk membeli.

Maka dari itu Anda perlu mengedukasi mereka. Serta tunjukkan ketulusan bahwa Anda ingin membantu prospek bukan mengambil uang mereka.

Buat jembatan antara keinginan dan kebutuhan

Pada bagian ini prinsipnya adalah menjual kebutuhan dengan menggali keinginan. Misalnya setiap orang butuh makan. Dari kebutuhan itu maka kita gali lebih dalam lagi maka orang akan ingin makan nasi goreng, ingin makan mie ayam, ingin makan burger, ingin makan nasi uduk, dan lain sebagainya.

Jadi jika kebutuhan dasar mereka terpenuhi maka akan mempercepat closing ditambah keinginannya terpenuhi akan membuat closing lebih banyak.

Mengatasi keberatan

Supaya closing berhasil maka kita harus mampu mengatasi keberatan yang dialami oleh prospek. Misalnya mereka tertarik untuk membeli, tetapi saat itu mereka sedang tidak punya uang.

Contoh lainnya, mereka tidak mau beli karena harganya kemahalan.

Ini adalah bentuk-bentuk keberatan prospek. Kalau kita ingin closing dengan cepat dan lebih banyak maka kita harus bisa mengatasi keberatan ini.

Caranya bagaimana? Ini kita akan bahas pada artikel khusus.

Berikan kejutan

Saat Anda selesai closing maka Anda perlu memberikan kejutan untuk mereka. Misalnya bisnis Anda restoran dan ketika pelanggan meminta bill atau tagihan, jangan hanya berikan tagihannya saja, tetapi juga berikan kejutan, bisa berupa permen, voucher diskon atau yang lainnya.

Misalnya juga kalau Anda jualan hijab, Anda bisa memberikan kejutan berupa bros atau ciput di paket yang mereka beli.

Ini akan membuat orang pada saat closing mempunyai kesan positif terhadap Anda.

Itulah 5 cara untuk membuat closing menjadi lebih cepat dan lebih banyak. Jika ada pertanyaan tentang artikel ini silakan tuliskan di kolom komentar.

Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *