Cara Jualan Makanan Yang Laris Manis Dan Laku Terjual Setiap Hari

Cara Jualan Makanan Yang Laris Manis Dan Laku Terjual Setiap Hari

Jualan makanan yang laris manis dan laku terjual setiap hari bukanlah hal yang mustahil.

Jika Anda saat ini jualan produk makanan mulai dari snack, camilan, kue kering hingga frozen food, maka artikel ini perlu Anda baca sampai selesai. Karena di sini kami akan berbagi 3 rahasia kepada Anda tentang bagaimana cara jualan makanan yang terbukti bisa menghasilkan banyak penjualan setiap bulannya.

Sebagai persiapan, silakan Anda bookmark terlebih dulu halaman ini. Atau bisa juga Anda share ke akun media sosial Anda.

Kenapa harus di bookmark atau dishare di media sosial? Alasannya adalah supaya ketika Anda keluar dari halaman ini dan ingin mengaksesnya di lain waktu, Anda bisa dengan cepat dan mudah menemukannya.

Selain itu dengan Anda bagikan di media sosial, teman-teman Anda juga akan mendapatkan maanfaat dari apa yang kami sampaikan di sini.

Anda siap? Mari kita mulai dengan sifat dari produk makanan terlebih dulu.

Sifat Produk Makanan

Sebelum kita lebih jauh membahas tentang cara jualan makanan yang laris manis. Anda perlu paham dulu bagaimana sifat dari produk makanan yang kita jual. Menurut kami produk makanan itu sifatnya adalah impulsif.

Apa itu impulsif? Impulsif adalah kecenderungan untuk bertindak tanpa berpikir mengenai konsekuensi ataupun risiko yang akan dihadapi. Dengan kata lain, Anda akan bertindak secara tiba-tiba mengikuti gerak hati.

Jadi maksudnya di sini adalah bahwa makanan itu berpotensi membuat orang yang melihatnya berperilaku impulsif. Sebagai contoh, teman Anda membuat minuman dingin dan dia punya niat untuk menjualnya.

Kemudian teman Anda itu menguploadnya di WhatsApp Story dengan angle yang tepat, disertai caption yang menarik dan dicantumkan harga coretnya juga.

cara jualan makanan

Karena melihat kok rasa-rasanya minumannya segar, manis dan enak, harganya terjangkau dan yang membuatnya adalah temen sendiri, maka tanpa pikir panjang, secara tiba-tiba Anda langsung membeli 2 gelas sekaligus. Karena ada promo beli 2 gelas dapat 1 gelas gratis.

Anda tidak memikirkan dampak buruk minuman tersebut bagi kesehatan. Juga tidak peduli berapa uang tersisa setelah untuk membelinya. Pokoknya beli aja.

Itulah impulsif. Jadi makanan bisa membuat orang menjadi impulsif. Apapun makanannya.

Cara Jualan Makanan Yang Laris Manis Dan Laku Terjual Setiap Hari

Di atas Anda sudah mengetahui bagaimana sifat dari produk makanan. Dengan mengetahui sifatnya maka kita bisa membuat strategi atau cara supaya produk makanan tersebut menjadi laris manis dan laku terjual. Jadi antara sifat tersebut dan cara yang akan kita lakukan ini nanti ada hubungannya.

Adapun cara yang bisa kita lakukan supaya laris manis antara lain :

  • Pastikan saluran distribusi dekat dengan market yang Anda bidik
  • Pastikan stok produk Anda tersedia
  • Perhatikan channel jualan makanan

Mari kita bahas satu per satu.

Pastikan saluran distribusi dekat dengan market yang Anda bidik

Karena sifat dari produk makanan itu mampu membuat orang jadi berperilaku impulsif, maka harus segera dipenuhi.

Sebagai contoh, Anda membuka Instagram dan melihat makanan yang enak-enak. Kemudian muncul keingingan Anda untuk menikmati dan membeli makanan saat itu juga.

Tetapi setelah Anda chat dengan penjualnya ternyata lokasinya jauh dari tempat Anda berada saat ini. Misalkan Anda berada di Jakarta dan penjualnya berada di Jogja. Ini akan membuat keinginan kita menikmati makanan tersebut jadi berkurang. Karena butuh waktu paling tidak 3 hari untuk pengiriman.

Sehingga ini akan membuat kita menjadi berpikir ulang atau bahkan tidak jadi beli, karena jauh dari lokasi kita berada.

Dari ilustrasi tersebut, maka kita sebagai pebisnis harus bisa memastikan saluran distribusi kita dekat dengan mereka. Supaya apa? Supaya market kita segera terpenuhi keinginannya untuk makan makanan yang dia inginkan. Semakin cepat market kita mendapatkan apa yang dia mau, maka akan semakin cepat pula kita closing dan mendapatkan transaksi.

Mungkin Anda bertanya, kalau target market kita ada di seluruh Indonesia dan jualnya secara online bagaimana?

Kalau seperti ini kasusnya maka tempatkan paling tidak satu distributor di setiap kota di Indonesia. Jadi misal ada yang mau beli dari Jakarta sedang posisi Anda di Jogja, maka Anda tinggal mengarahkan pembeli tersebut ke distributor Anda yang ada di Jakarta. Jadi mereka tidak perlu menunggu berhari-hari untuk mendapatkan dan menikmati produk Anda.

Pastikan stok produk Anda tersedia

Cara yang kedua adalah dengan memastikan stok produk kita tersedia.

Misalkan kita dengan calon pembeli itu satu kota dan saling berdekatan lokasinya. Dari segi saluran distribusi sudah terpenuhi, tetapi kalau stok kita tidak ada ya mereka tidak akan jadi beli. Kalau tidak jadi beli maka tidak akan terjadi transaksi.

Sehingga tugas kita di sini adalah memastikan bahwa stok produk selalu tersedia, kecuali produk makanan yang didesain untuk waktu tertentu saja. Misalkan produk edisi lebaran, produk edisi hari kemerdekaan, dan lain sebagainya. Tetapi selama tidak ada produk makanan musiman, pastikan selalu ada stoknya.

Perhatikan channel jualan makanan

Cara yang ketiga supaya jualan makanan kita laris manis adalah dengan memperhatikan channel jualan kita. Apapun yang kita pakai untuk jualan, baik itu Facebook maupun Instagram pastikan Anda mengaktifkan lokasi.

Ini bertujuan supaya apa yang Anda promosikan bisa nyantol dan menjangkau orang-orang yang berada di lokasi terdekat dengan Anda berdasarkan algoritma dari platform yang Anda pakai.

Itulah setidaknya 3 cara jualan makanan yang laris manis dan laku terjual setiap hari. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
Endang Parlan
Endang Parlan
19 days ago

Sangat bermanfaat terima kasih