Agar Pelanggan Menjadi Loyal

Agar Pelanggan Menjadi Loyal

Dalam bisnis, seberapa sering kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan pelanggan maka itu akan menentukan seberapa loyal mereka dengan produk/ layanan kita. Sebagai contoh, Anda adalah penjual susu formula. Anda punya dua pelanggan yang pernah membeli produk dari Anda. Tetapi ada perlakukan berbeda terhadap dua pelanggan ini.

Terhadap pelanggan yang pertama, Anda sering menguhubungi mereka, menyakan bagaimana kabar mereka, menanyakan bagaimana tumbuh kembang anak-anaknya, mengingatkan kapan waktunya beli susu lagi, memberikan promo dan tips yang bermanfaat serta mendengarkan keluhan-keluhan mereka.

Sedangkan terhadap pelanggan yang kedua, Anda jarang berkomunikasi dan berinteraksi dengan mereka. Setelah pelanggan ini membeli produk Anda, tidak ada kelanjutan apa-apa lagi. Tidak ada penawaran promo, bahkan sekedar menanyakan kabar pun juga tidak.

Dari dua perlakukan ini kita sudah bisa menilai dan mengetahui pelanggan mana yang akan lebih loyal terhadap produk atau layanan kita. Jadi agar pelanggan menjadi loyal maka kita harus sering-sering berkomunikasi dan berinteraksi dengan mereka.

Tetapi sayangnya, untuk bisa membangun loyalitas pelanggan tidak semudah yang kita bayangkan. Hal ini membutuhkan proses panjang dan waktu yang tidak sebentar. Tetapi Anda tidak perlu khawatir. Pada halaman ini kami ingin berbagi beberapa tips agar pelanggan menjadi loyal.

Tips berikut ini bisa dilakukan oleh siapa saja dengan mudah dan praktis. Supaya tips ini bisa memberikan dampak terhadap bisnis Anda, syaratnya hanya satu. Syaratnya adalah memilki komintmen untuk mempraktekkan tips ini secara konsisten. JIka Anda konsisten Insya Alloh pelanggan Anda akan menjadi loyal.

Tips Agar Pelanggan Menjadi Loyal

[1] Mulai dari produk/layanan Anda

Tips yang pertama agar pelanggan menjadi loyal adalah mulai dari produk/ layanan yang Anda jual. Produk/ layanan Anda harus bernilai untuk pelanggan Anda. Diawal-awal tidak perlu bagus, tidak perlu sempurna. Yang penting pelanggan Anda puas dulu dengan produk/ layanan Anda. Dan nilainya melebihi ekspektasi mereka. Jika ini terpenuhi maka pelanggan Anda bisa menjadi loyal.

Selain itu jenis produk atau layanan juga menentukan. Produk yang memiliki potensi repeat order, kemungkinan pelanggan menjadi loyal lebih tinggi daripada produk yang hanya sekali beli untuk waktu yang lama. Maka dari itu yang perlu Anda lakukan adalah mencari apa nilai dari produk/ layanan Anda dan mendesain agar produk/ layanan Anda memunyai potensi repeat order yang lebih cepat.

[2] Mengenal pelanggan lebih dekat

Dengan mengenal pelanggan lebih dekat maka Anda bisa membangun komunikasi dan interaksi lebih sering. Saat ini data nama dan alamat saja tidak cukup untuk membangun komunikasi dengan pelanggan. Anda menggali informasi lebih dalam lagi.

Coba Anda banyangkan, bagaimana Anda akan berinteraksi lebih sering dengan tetangga jika Anda tidak mengetahui keseharian mereka, tidak tahu apa yang mereka sukai, tidak tahu apa yang sedang mereka perjuangkan, dan lain sebagainya.

Maka dari itu agar pelanggan menjadi loyal, kita sebagai pebisnis atau marketer harus bisa mengenal pelanggan lebih dekat lagi. Dengan kedekatan akan meningkatkan interaksi. Semakin sering berinteraksi akan pelanggan menjadi loyal bukan lagi mimpi.

[3] Membangun komunikasi ringan dan kontinyu

Setelah Anda mengenal lebih dekat siapa dan bagaimana pelanggan Anda, berikutnya adalah mulai membangun komunikasi ringan. Mentang-mentang sudah pernah membeli lalu Anda langsung menawarkan produk Anda kepada mereka.

Ini memang tidak salah, tetapi bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman pada pelanggan Anda. Bisa-bisa mereka berpikir kalau mereka adalah sasaran tembak atau sapi perah yang setiap kali terhubung dan berinteraksi, isinya penawaran, penawaran dan penawaran melulu.

Akan lebih baik jika Anda membangun komunikasi yang ringan-ringan dulu. Seperti menanyakan bagaimana kabar mereka. Menanyakan produknya sudah sampai atau belum. Menanyakan ada kesulitan tidak dalam menggunakan produk/ layanan kita, dan lain sebagainya.

Komunikasi ringan ini perlu untuk awal-awal Anda membangun komunikasi dengan pelanggan/ Setelah itu Anda bisa memberikan hal-hal lain seperti tips atau mungkin promosi. Lakukan ini secara kontinyu atau berkelanjutan.

[4] Kontak kembali pelanggan yang lama tidak bertransaksi

Seringkali seorang pelanggan tidak membeli dalam waktu yang cukup lama, padahal produk kita cukup bernilai untuk mereka. Hal ini bisa saja terjadi karena mereka lupa dengan kita. Bisa karena mereka sibuk atau punya aktivitas lainnya.

Maka dari itu, agar pelanggan menjadi loyal kita perlu mengontak pelanggan yang lama tidak bertransaksi kembali. Anda bisa melakukan ibi bisa melalui email maupun saluran pemasaran lain seperti sosial media, telepon, SMS ataupun apliksi chat seperti WhatsApp dan Telegram.

[5] Mengirimkan reminder ke pelanggan.

Agar pelanggan menjadi loyal Anda bisa mengirimkan reminder ke pelanggan. Sebagai contoh Anda punya usaha bengkel. Biasanya ketika ada orang servis mereka lupa kapan waktunya servise berikutnya.

Dengan kita mengirimkan reminder ke pelanggan maka mereka Anda ingat dan segera melakukan service kendaraan ke kita. Dengan kita ingatkan terus menerut maka peluang agar pelanggan menjadi loyal bisa terbuka lebar.

Itulah 5 tips dari kami agar pelanggan menjadi loyal. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Facebook Comments