4 Aktivitas Email Marketing yang Bisa Merusak Bisnis Anda

Mengawali artikel tentang 4 Aktivitas Email Marketing yang Bisa Merusak Bisnis Anda, kami ingin sedikit membahas tentang konsep marketing masa depan yang bernama New Wave Marketing.

New Wave Marketing adalah sebuah konsep pemasaran terbaru yang digagas oleh Begawan Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya. Menurut beliau, konsep marketing yang biasa kita sebut sebagai 9 elemen pemasaran di era sekarang sudah tidak relevan lagi.

Mengapa? Karena dunia sudah berubah, dan pemasaran pun juga ikut berubah. Yang dulu kita sebagai produsen atau pemasaran posisinya bisa di atas pelanggan atau pembeli, di era sekarang kedudukannya sama.

Produsen tidak lagi bisa mengatur dan membohongi konsumen. Konsumen sekarang tampil lebih cerdas dan bahkan bisa mengetahui seluk beluk produk dan pasarnya ketimbang para pemasarnya.

Dengan demikian apabila kita berbuat curang sedikit saja, konsumen akan langsung tahu, kemudian segera berpindah ke kompetitor kita bahkan parahnya lagi mereka akan dengan sangat mudah mengumumkan ke publik kalau perusahaan atau bisnis kita melakukan kecurangan.

Hal tersebut juga berlaku pada email marketing di era sekarang. Kalau 10 tahun yang lalu orang masih mentolerir mendapatkan email dari orang yang tidak dikenal, sekarang begitu dia tahu tidak pernah mendaftar maka dia akan langsung unsubscribe dan menandai email kita sebagai SPAM.

Jelas ini adalah sinyal buruk bagi email marketing yang kita jalankan dan lebih luas lagi ini akan berpotensi merusak bisnis kita.

Tentunya Anda tidak ingin kan bisnis atau brand Anda rusak hanya karena masalah sepele dalam email marketing? Maka dari itu Anda perlu tahu apa saja aktivitas dalam email marketing yang bisa merusak bisnis Anda.

Inilah 4 Aktivitas Email Marketing yang Bisa Merusak Bisnis Anda :

  1. Menambahkan orang ke list email tanpa ijin
  2. Membeli list email dan praktek scrapping
  3. Terlalu sering mengirimkan email
  4. Mengirimkan email ke orang yang sudah unsubscribe

[1] Menambahkan orang ke list email tanpa ijin

Berkaitan dengan New Wave Marketing, salah satu elemen pemasaran yaitu Targeting kini berubah menjadi Confirmation.

Artinya kalau dulu kita bisa menunjuk orang sebagai target market kita dengan sangat mudah, sekarang hal itu cukup mustahil untuk dilakukan.

Mengapa?

Karena orang di era sekarang tidak mau menjadi target dari sebuah pemasaran. Ingat, bahwa kedudukan produsen atau pemasar dengan konsumen itu sama. Sehingga Anda perlu meminta ijin untuk bisa masuk ke lingkaran, komunitas atau bahkan ke diri mereka sendiri.

Atas dasar ini pula lah dalam email marketing Anda harus menerapkan double opt-in.  Dengan menerapkan double opt-in pada email marketing yang Anda jalankan, dan mereka mengkonfirmasikannya, itu berarti Anda telah mendapatkan ijin untuk mengirimkan email kepada mereka dan secara dasar mereka mau masuk sebagai list Anda.

Beda cerita kalau mereka tidak pernah mendaftarkan emailnya kemanapun, tetapi tiba-tiba mereka mendapatkan email dari Anda dan email itu adalah email jualan. Mereka bisa saja marah dan tidak terima , sehingga aktivitas seperti ini bisa merusak bisnis yang Anda jalankan.

[2] Membeli list email dan praktek scrapping

Aktivitas berikutnya yang bisa merusak bisnis Anda adalah membeli list email dan praktek scrapping.

Paktek scrapping adalah mengambil data yang bersifat pribadi dari suatu platform dengan menggunakan tools tertentu.

Di Indonesia memang tidak ada aturan yang membatasi orang dalam mendapatkan alamat email dan mengirimkan email. Tetapi diluar negeri mereka begitu ketat mengatur tentang hal ini dalam bentuk Undang-Undang.

Di Indonesia, membeli list email dan praktek scrapping bukanlah hal yang ilegal. Tetapi kalau kita lihat dari segi etika, dua aktivitas ini sangatalah tidak etis. Apalagi kita sebagai orang timur yang sangat menjunjung tinggi etika dan kesopanan.

Jadi jika saat ini Anda terpikiran untuk membeli list dan melakukan scrapping, kami mohon untuk membuang jauh-jauh pikiran seperti itu. Karena ini akan berdampak buruk pada bisnis Anda, kecuali Anda siap menanggung semua resikonya.

[3] Terlalu sering mengirimkan email

Biarpun Anda sudah meminta ijin dan mendapatkan list email dengan cara yang benar dan halal, Anda perlu juga memperhatikan aktivitas email marketing ke tiga yang bisa merusak bisnis Anda, yaitu terlalu sering mengirimkan email.

Mengirimkan email memang bukan hal yang salah, tetapi jika terlalu sering justu hanya akan membuat subscriber Anda berpaling dan tidak nyaman.

Mengenai berapa batasan email yang ideal tidak ada aturannya. Tetapi sebaiknya Anda mengirim email minimal setiap 2 hari sekali.

[4] Mengirimkan email ke orang yang sudah unsubscribe

Diantara 4 aktivitas emai marketing yang bisa merusak bisnis Anda, yang paling berpotensi adalah mengirimkan email ke orang yang sudah unsubscribe.

Orang yang sudah melakukan unsubscribe itu berarti mereka sudah tidak tertarik dengan email yang Anda kirimkan. Dan jika Anda mengabaikannya, maka Anda sudah tahu dan bisa membayangkan sendiri apa yang akan terjadi.

Namun yang perlu Anda tahu adalah, ada dua kemungkinan email Anda tetap masuk biarpun sudah melakukan unsubscribe.

Yang pertama adalah ada bug dari penyedia layanan email marketing. Dan yang kedua adalah sengaja menonaktifkan fitur unsubscribe.

Yang pertama mungkin bisa ada toleransi dan subscriber bisa melaporkannya ke penyedia layanan email marketing. Dan bila kebetulan Anda juga mengalami hal yang sama terhadap email-email yang kami kirimkan, Anda boleh melaporkan ini ke kami melalui m.me/kirim.email .

Untuk kasus yang kedua, bila terjadi kesengajaan maka ini akan membuat rusaknya bisnis Anda. Sama seperti halnya kita menyediakan pintu masuk, tapi tidak menyediakan pintu keluar.

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Dan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Artikel tentang 4 Aktivitas Email Marketing yang Bisa Merusak Bisnis Anda ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing dan Autoresponder Terbaik di Indonesia.

Kursus Gratis KIRIM.EMAIL - 7 Hari Mahir Email Marketing

Facebook Comments