Episode 21 – Belajar Dari Ucok Durian

Di Medan ada sebuah kedai yang menjual durian hingga 6000 buah setiap harinya. Kalau Anda pernah berkunjung ke Medan mungkin Anda sudah tahu toko ini.

Toko itu bernama Ucok Durian. Dalam satu kesempatan saya pernah ngobrol dengan Bang Zainal Abidin yang merupakan pemilik dari Ucok Durian ini.

Ada banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan dan ingin saya bagikan untuk Anda. Untuk itu silakan download dan dengarkan KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 21 – Belajar Dari Ucok Durian.

[01:19 Sedikit fakta tentang Ucok Durian]
[02:57 Full service]
[07:01 Royal]
[09:51 Produk yang berkualitas]
[16:00 Pengusaha street smart]
[16:30 All cash]

Sedikit Fakta Tentang Ucok Durian

Toko durian ini bernama Ucok Durian. Nama asli pemiliknya adalah Zainal Abidin. Beliau bukan orang Batak melainkan orang Minang.

Sudah 34 tahun Bang Zainal ini berjualan durian. Awal mulanya tidak sebesar sekarang ini. Beliau mengawali jualan durian hanya dengan kedai yang kecil di depan sebuah ruko. Dan itupun mulai dari sore hari hingga malam hari. Karena pagi nya ruko tersebut digunakan untuk berjualan pemilik rukonya.

Selama 34 tahun Bang Zainal menjalankan bisnis ini. Tentunya banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Dan berikut ini 5 pelajaran penting dari Ucok Durian untuk saya pribadi dan Anda pendengar KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast.

[1] Full Service

Pelajaran pertama yang bisa kita ambil dari Ucok Durian adalah full service. Kalau Anda pernah berkunjung ke kedai Ucok Durian ini mungkin sudah tahu apa yang saya maksud dengan full service ini. Setidaknya ada dua faktor yang menjadi bagian dari full service ini, diantaranya :

  1. Buka 24 jam
    Jam berapapun Anda mau ke kedai Ucok Durian pasti tetap dilayani. Ketika Anda mau meninggalkan Medan dan mau membeli durian sebagai oleh-oleh biarpun itu tengah malam atau pagi hari, Anda masih tetap bisa mendapatkan durian dengan pelayanan yang terbaik.Selain itu Ucok Durian bukan merupakan grup tempo yang kadang-kadang buka, kadang-kadang tutup. Sehingga ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita yang berbisnis secara offline.Kata guru saya bukalah lebih awal dan tutp lah lebih lama dari kompetitor.
  2. Masih turun langsung melayani pelanggan
    Salah satu yang saya kagumi dari Bang Zainal adalah meskipun berbisnis lebih dari 34 tahun dan bisnisnya sudah sebesar ini, beliau masih bersedia terjun langsung melayani pelanggan.Saya pribadi pun juga masih terjun langsung membantu CS dalam membalas komentar di grup dan chatting dengan pelanggan lewat Messenger. Hal ini saya lakukan karena untuk mendapatkan feedback secara langsung dari para pelanggan KIRIM.EMAIL.

[2] Royal

Ada istilah tidak ada loyalitas tanpa royalitas. Dan sepertinya ini juga berlaku di Ucok Durian. Kalau Anda cari tahu berapa gaji di Ucok Durian itu sangatlah tinggi biarpun itu ada yang gajiannya harian maupun bulanan.

Dulu saat saya masih di Medan ada pegawai Ucok Durian yang gajinya tembus di angka 2,5 – 3 juta. Itu sudah termasuk tinggi di masa itu hanya untuk membelah durian.

Maka dari itu tidak mengherankan bila karyawan Ucok Durian loyal dan jarang yang keluar masuk.

Beliau juga memberikan reward kepada orang yang memberikan informasi mengenai durian bagus dan enak. Misalkan Anda punya informasi mengenai hal tersebut dan setelah di kroscek hasilnya benar maka Anda akan mendapatkan hadiah berupa uang dari Bang Zainal.

[3] Produk yang berkualitas

Bang Zainal dari Ucok Durian terkenal tidak ada toleransi terhadap kualitas. Maka tidak mengherankan bila di sana ada garansi ganti baru. Anda mendapatkan durian yang tidak manis atau yang tidak enak maka Anda boleh menukarkannya tanpa ada tambahan biaya sedikitpun.

 

Dan kemarin ada cerita yang cukup menarik, yaitu Bang Zainal sempat menolak kedatangan Pak Jokowi karena waktu itu lagi sepi durian yang bagus.

Jarang sekali ada penjual yang seperti ini. Yang datang adalah orang no 1 di Indonesia dan bisa memberikan ekspose terhadap bisnisnya, tetapi lebih memilih menolak karena tidak bisa memberikan produk yang terbaik untuk pak Jokowi dan rombongan.

Kata salah seorang guru saya, Bang Zainal ini termasuk penjual dengan tipe konsultan. Dengan kata lain bila Anda bertanya tentang durian maka beliau akan jawab A sampai Z segla hal tentang durian.

Selain itu beliau juga seorang yang bertipe pembelajar. Dulu oleh-oleh dari medan adalah durian olahan seperti roti, es krim dan pancake yang berbahan durian.

Tidak ada satupun penjual yang bisa membawa durian utuh melalui pesawat. Dan itu adalah sebuah fakta. Namun berbeda dengan pak Zainal, daripada menerima fakta tersebut pak Zainal pergi ke bandara dan bertanya ada duriaan dari luar negeri bisa masuk ke Indonesia, tetapi kenapa durian dari Medan tidak bisa keluar dari Medan.

Kemudian petugas bandara bilang bahwa penyebabnya adalah bau durian yang menyengat. Setelah bereksperimen pada akhirnya Bang Zainal berhasil menemukan formula untuk menghilangkan bau dan hingga sekarang buah durian utuh bisa dibawa keluar dari Medan lewat pesawat.

[4] Pengusaha Street Smart

Pelajaran yang bisa kita ambil dari Ucok Durian berikutnya adalah bahwa bang Zainal adalah pengusaha street smart. Beliau tidak pernah menyenyam pendidikan bisnis secara formal.

Namun pengalaman secara langsung di lapangan dan selama 34 tahun mampu membawa keberhasilan untuk bisnis beliau.

[5] All Cash

Pelajaran terakhir yang bisa kita petik adalah all cash. Ada kabar bahwa Bang Zainal ini tidak punya rekening bank. Semua uang nya ada dalam bentuk cash. entah ini benar atau tidak hanya Allah dan Bang Zainal yang tahu.

Tapi setidaknya dengan semua serba cash bisa menghindarkan dari riba, tanpa gaya-gayaan dan bisa hidup dengan secukupnya. Beliau bisa saja membeli mobil mewah secara tunai, tetapi beliau memilih menggunakan mobil yang biasa saja.

Itulah 5 pelajaran yang bisa kita petik dari Ucok Durian, Sebagai terima kasih saya karena sudah mendengarkan KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Anda berhak mendapatkan diskon sebanyak 10% untuk semua produk KIRIM.EMAIL.

Untuk klaim nya silakan masukkan kupon KEPO di tempat yang tersedia.

Saya Fikry Fatullah dari KIRIM.EMAIL, sampai bertemu di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode berikutnya.

====================

Dengarkan KEPO – KIRIM.EMAIL Podcast langsung dari HP Anda

Agar tidak ketinggalan update episode terbaru KEPO – KIRIM.EMAIL Podcast, Anda bisa men-download dan mendengarkannya langsung melalui HP Anda, caranya:

 

Comments