5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Harus Diketahui Pengusaha

5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Harus Diketahui Pengusaha

Bagi seorang pengusaha terkadang sering kali keliru dalam memahami perbedaan sales dan marketing. Aktivitas utama dari seorang pengusaha adalah berjualan, namun berjualan tidak hanya cukup menukar uang dengan produk, ada berbagai hal lain juga yang perlu diperhatikan. 

Misalnya, ketika kita menjual sebuah produk, kita tidak hanya ingin pembeli membayar untuk produk kita. Tetapi kita juga ingin agar mereka mempromosikan produk kita, atau merekomendasikan pada orang lain, atau kembali membeli produk kita lagi di masa depan. Untuk melakukan hal itu perlu sebuah teknik yang sistematis. Hal inilah yang menjadi perbedaan sales dan marketing.

Pengertian apa itu sales dan Marketing

Untuk bisa memahami perbedaan sales dan marketing, pertama kita perlu memahami terlebih dahulu apa definisi atau pengertian dari dua hal tersebut.

Kedua hal tersebut sepintas seperti sama dan maknanya adalah menjual produk. Namun, jika kita lebih cermat, dalam sebuah perusahaan, sales dan marketing biasanya hadir sebagai dua divisi yang terpisah. Mari kita bahas satu persatu.

Apa itu sales?

Sales adalah aktivitas untuk melakukan penjualan produk kepada konsumen. Yang menjadi perhatian utama adalah meningkatkan penjualan tersebut. Artinya jika bulan ini bisa menjual 100 produk, maka dalam 3 bulan ke depan harus bisa mencapai 200 produk dan seterusnya.

Strategi sales ini menjadi perbedaan sales dan marketing. Sales hanya berfokus pada peningkatan penjualan. Prinsipnya sederhana, semakin banyak produk terjual, semakin baik kondisi perusahaan. Ukurannya sederhana yaitu cashflow dari perusahaan itu sendiri.

Apa itu marketing?

Sementara itu marketing merupakan proses yang lebih besar dan lebih luas dalam sebuah bisnis. Hal ini meliputi perencanaan pembuatan produk, penetapan harga, penetapan cara promosi serta pendistribusian barang yang bertujuan dalam memuaskan pelanggan.

Marketing memiliki prinsip seperti 7P (product, price, place, promotion, process, people, dan physical evidence). Tujuannya adalah membuat produk kita tidak hanya dibeli, tetapi diingat, dipromosikan kepada orang lain, dan dibeli lagi.

Atau dalam istilah lainnya adalah membangun brand.  Sehingga setiap kali produk sejenis muncul, yang ada di dalam pikiran orang-orang adalah produk kita.

Perbedaan Sales dan Marketing

Sekarang kita akan bahas apa saja perbedaan sales dan marketing. Terutama untuk prinsip-prinsip dasar dan hal yang perlu kita pahami lainnya. 

1. Strategi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, sales hanya berfokus bagaimana produk bisa terjual. Jadi dalam hal ini yang utama adalah menonjolkan kelebihan produk agar calon konsumen bisa tertarik dengan produk kita. Intinya adalah penjualan selalu terjadi. 

Jadi selama target terpenuhi, maka cara apa pun bisa dipakai untuk menjual produk. Perbedaan sales dan marketing terlihat jelas dalam hal strategi.

Marketing berusaha sebaik mungkin menjaga citra produknya. Biasanya dalam strategi marketing, yang diutamakan adalah kepuasan pelanggan ketika membeli produk kita. Jadi ketika citra perusahaan baik, pelanggan bisa lebih cepat memutuskan untuk membeli produk kita. 

Baca juga : 7 Strategi Pemasaran Efektif Saat Pandemi Dengan Anggaran Minimum Hasil Maksimum

Fokusnya ada pada kualitas dari setiap penjualan, agar brand dari produk bisa terbangun di dalam citra setiap konsumen. Sehingga di masa depan konsumen bisa lebih mudah membeli produk kita ketika diberikan penawaran yang lain.

2. Proses Kerja

Perbedaan sales dan marketing yang berikutnya ada pada cara kerjanya. Sales akan bertemu langsung bertemu dengan konsumen secara man-to-man. Jadi sales bisa bertemu tatap muka secara langsung atau bertemu melalui telfon atau mungkin hanya melakukan chat saja. 

Sementara itu, marketing melakukan hal di belakang sales. Marketing akan memikirkan cara promosi, pangsa pasar, identifikasi kelebihan dan kekurangan produk, dan sebagainya. Setelah semua sudah dipetakan sales yang akan mendatangi calon konsumen itu.

Sehingga dalam hubungannya, marketing menyiapkan segala hal yang diperlukan, sementara sales langsung menghadapi calon konsumen agar bisa terjadi penjualan.

3. Hubungan dengan pelanggan

Perbedaan sales dan marketing yang ketiga adalah hubungan dengan pelanggan. Dalam sales, hubungan dengan pelanggan tidak menjadi begitu penting. Yang terpenting dari sales adalah terjadinya penjualan. Jadi, setelah produk sampai di tangan konsumen, tugas sales otomatis selesai, sales tidak perlu membina hubungan baik dengan konsumen, yang terpenting adalah pelayanannya memuaskan.

Sementara itu, marketing wajib membina hubungan dengan pelanggan, dari mulai masa promosi sampai setelah pembelian. Jadi bagi marketing haram hukumnya hening setelah closing. Ketika produk berhasil terjual, marketing biasanya meminta feedback, saran atau kritik dari pembeli. Hal ini untuk membuat kualitas hubungan dengan pelanggan tetap terjaga dengan baik di masa yang akan datang.

4. Ruang Lingkup Kerja

Lingkup kerja dan durasi juga menjadi perbedaan antara sales dan marketing. Ruang lingkup kerja sales tidak terlalu luas dan cenderung berjangka pendek. Tujuan utama sales adalah melancarkan transaksi, sales juga hanya meyakinkan calon konsumen untuk terus merasakan kebutuhan dari sebuah produk.

Sementara itu, ruang lingkup kerja marketing lebih luas dan cenderung lebih panjang durasinya. Bagi marketing, pekerjaannya meliputi market research, public relations, dan customer satisfaction. Jadi selain memastikan value dari sebuah produk diterima oleh konsumen, mereka juga berkewajiban menjaga hubungan baik dan membuat para pelanggan ini kembali membeli produk kita.

5. Fungsi dan Tujuan

Perbedaan sales dan marketing yang terakhir adalah fungsi dan tujuannya. Seperti sudah disebutkan di atas, tujuan utama sales adalah memastikan transaksi produk terjadi. Sehingga aktivitas utamanya adalah selling atau berjualan saja. Yang terpenting produk terjual.

Sementara marketing memiliki tujuan yang lebih panjang, yaitu memastikan brand dari produk kita menempel di benak konsumen. Marketing perlu membina hubungan baik, sehingga pelanggan yang tadinya hanya seorang pembeli produk, menjadi pembela dan promotor produk kita untuk calon konsumen lain.

Itulah 5 perbedaan sales dan marketing yang perlu Anda pahami sebagai pengusaha. Dengan pengertian ini Anda bisa memastikan aktivitas dan strategi Anda untuk membangun perusahaan menjadi  lebih tepat sasaran. Semoga bermanfaat, terima kasih. 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments