Mindset Beriklan Di Facebook Ads

Mindset Beriklan Di Facebook Ads

Pada artikel ini saya akan membahas tentang mindset beriklan di Facebook Ads. Di artikel yang lalu telah kita bahas mindset dalam membangun database email (list building). Sekarang masih membahas tentang mindset tetapi konteksnya adalah mindser beriklan di Facebook.

Ini cukup penting, karena dengan kita memiliki mindset beirklan di Facebook Ads maka proses selanjutnya kemungkinan berhasilnya tinggi. Namun jika kita belum apa-apa sudah belajar copywrting duluan dalam beriklan, saya yakin 90% iklan di Faebook Ads akan gagal.

Mindset Beriklan Di Facebook Ads

Mindset ini saya dapatkan kebanyakan dari Facebook sendiri. Selain itu juga dari pengalaman saya dalam beriklan dengan Facebook Ads dan pengalaman guru-guru saya.

Untuk mindesetnya sendiri ada 2, diantaranya :

  • Campaigns
  • Membuat Iklan

Makasudnya seperti apa? berikut penjelasannya.

Campaigns

Mindset yang pertama adalah campaigns. Saya menuliskannya menggunakan “s” yang artinya lebih dari satu. Sehingga jika Anda ingin berhasil dalam beriklan, maka gunakan campaign yang berlapis. Banyak diantara praktisi Facebook Ads yang saya temui, hampir semuanya menggunakan campaign lebih dari satu.

Secara umum, campaigns ini terdiri dari 3 lapis atau 3 bagian, diantaranya :

  • Campaign I : Ini bertujuan untuk memperkenalkan produk atau bisnis kepada audience yang Anda targetkan.
  • Campaign II : Ini bertujuan untuk memanaskan atau mempersiapkan orang untuk membeli setelah dia mengenal produk atau bisnis kita.
  • Campaign III : Ini bertujuan untuk melakukan closing terhadap orang-orang yang sudah siap untuk beli produk kita.

Kita membutuhkan minimal 3 campaigns karena 1 campaigns saja tidak akan cukup untuk melakukan edukasi terhadap audience kita, juga tidak akan cukup untuk melakukan follow up. Sehingga kita butuh lebih dari 1 campaigns. Semakin banyak campaigns yang kita gunakan maka akan semakin banyak data yang kita dapatkan. Sehingga dengan data ini bisa kita optimalkan untuk mencari pola terbaik bagi iklan Facebook Ads yang Anda jalankan.

Membuat Iklan

Mindset yang kedua adalah tentang membuat iklan itu sendiri. Banyak yang beranggapan bahwa kunci sukses dari beriklan dengan Facebook Ads itu adalah copywrtingnya. Namun bagi saya copywriting itu nomor sekian. Ada beberapa hal yang lebih penting dari copywriting, diantaranya :

Goal/ Tujuan akhir yang ingin dicapai

Dalam membuat iklan di Facebook Ads, hal pertama yang harus diperhatikan adalah apa goal atau tujuan akhir kita. Apakah ingin banyak yang nge-like atau ingin mendapatkan penjualan? Terkadang banyak yang salah dalam memilih goal ini. Ingin agar mendapatkan penjualan tetapi yang dibahas adalah jumlah like-nya.

Memahami siapa audiencenya

Setelah goal atau tujuan akhir Anda tentukan, mindset berikutnya adalah tentang memahami siapa audience Anda. Ini membahas tentang apa jenis kelaminnya, berapa usianya, apa pekerjaannya hingga apa saja minat dan yang mereka sukai.

Memahami hal di atas saja juga belum cukup. Anda perlu mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka. Karena antara setiap audience itu punya karakter sendiri. Berkomunikasi dengan audience usia 40 tahun ke atas, sangat berbeda dengan berkomunikasi dengan audience usia 23 tahun ke bawah.

Menentukan Angle

Di dalam beriklan di Facebook Ads, kita mengenal yang namanya angle atau sudut pandang. Angle ini tidak ada hubungannya dengan produk, tetapi pada audiencenya. Biasanya 1 produk bisa punya banyak angle.

Sebagai contoh, produknya adalah iPhone. Dari 1 buah iPhone ini bisa kita buat banyak angle penawaran seperti dari sisi kamernya, dari sisi game yang bisa dimainkan atau bisa juga dari sisi untuk mendukung produktivitas.

Gambar

Berdasarkan panduan dari Facebook, gambar itu posisinya lebih tinggi daripada copywriting. Maka dari itu sebelum menulis apapun di dalam iklan Anda, ada baiknya Anda mencari gambar yang berkualitas tinggi dan juga menarik. Baru setelah itu Anda bisa menggabungkannya dengan copywriting.

Copywriting

Dan yang terakhir adalah copywriting. Ini fungsinya hanya sebagai pendukung saja. Bukan sebagai bagian yang menentukan sukses atau tidaknya sebuah iklan Facebook.

Bahkan jika goal, audience, angle dan gambarnya sudah benar, untuk copywriting yang apa adanya terkadang bisa menghasilkan penjualan. Begitu juga sebaliknya, jika copywritingnya bagus tetapi goal sampai gambar sudah tidak benar, jangan berharap terjadi penjualan.

Itulah mindset beriklan di Facebook Ads. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Facebook Comments