Memanfaatkan Momen Harbolnas Untuk Meningkatkan Penjualan dan Mendapatkan Data Pembeli Lewat Marketplace

Memanfaatkan Momen Harbolnas Untuk Meningkatkan Penjualan dan Mendapatkan Data Pembeli Lewat Marketplace

Hari ini, 12 Desember 2018 mungkin menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para pelaku bisnis online. Pasalnya hari ini merupakan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas yang diperingati setiap tahunnya di Indonesia. Pada Harbolnas ini berbagai macam promo mulai dari diskon besar-besaran hingga promo bebas ongkos kirim diberikan untuk menarik pembeli sebanyak-banyaknya.

Harbolnas ini juga identik dengan istilah 12.12. Dan yang paling gencar mengkampanyekan 12.12 ini adalah marketplace besar di Indonesia seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, dan lain sebagainya. Bahkan jauh-jauh hari sebelum memasukin bulan Desember mereka sudah gencar melakukan promosi di berbagai media seperti TV, surat kabar, majalah hingga sosial media.

Meningkatkan Penjualan di Momen Harbolnas (12.12)

Jika Anda juga sebagai penjual di marketplace, maka saat ini hingga beberapa hari ke depan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan penjualan Anda. Pihak marketplace sudah gencar mendatangkan calon pembeli, sudah sepatutnya kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang hadir 1x dalam setahun ini.

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Karena beberapa marketplace besar, memberikan waktu untuk agenda 12.12 ini hingga 3-4 hari. Buka lapak promo 12.12 berlaku hingga 15 Desember 2018, sedangkan Shopee, Zalora hingga Jakmall memberlakukan promo 12.12 hingga 16 Desember 2018.

Untuk bisa meningkatkan penjualan pada momen Harbolnas pada waktu yang tersisa ini, kami ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan. Antara lain :

  • Melakukan update terhadap nama produk, deskripsi, harga dan juga foto produk. Buat itu semua menjadi lebih menarik dan relevan dengan apa yang dicari oleh target market Anda di marketplace. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan halaman produk atau toko Anda terhadap pencarian organik di marketplace.
  • Menambahkan produk baru. Dengan menambahkan produk baru, maka kesempatan produk Anda muncul di halaman pertama marketplace semakin tinggi. hal ini dikarenakan marketplace mempunyai filter berdasarkan produk terbaru. Namun perlu diingat, bahwa penjual di marketplace itu jumlahnya sedikit. Ada kemungkinan mereka juga melakukan cara yang sama untuk bisa terlihat pada posisi yang paling atas.
  • Beriklan. Jika kedua cara di atas Anda tidak sempat lagi untuk melakukannya, Anda perlu mencoba melalukan cara yang ketiga ini, yaitu beriklan. Alasannya hampir semua marketplace mempunyai fitur iklan. Sehingga dengan usaha yang tidak terlalu banyak, produk Anda bisa terlihat di setiap tempat di marketplace. Sehingga peluang Anda untuk mendapatkan penjualan lebih banyak bisa semakin tinggi.

Mendapatkan Data Pembeli di Moment Harbolnas (12.12)

Jika pada momentum Harbolnas ini toko atau lapak Anda bisa mendapatkan banyak penjualan, maka ada 2 hal yang akan Anda dapatkan. Yang pertama adalah Anda akan mendapatkan omset dan juga keuntungan yang jauh lebih banyak daripada hari-hari biasa.

Dan yang kedua adalah Anda akan mendapatkan data pembeli seperti nama, alamat, nomor HP dan lain sebagainya. Data-data pembeli ini sangat penting, karena ke depan Anda bisa memanfaatkannya untuk menghubungi pembeli, melakukan promosi sampai pada layanan customer service.

Hanya saja, untuk mendapatkan data pembeli ini Anda harus melakukannya secara manual. Karena sampai saat ini tidak ada satupun marketplace yang menyediakan fitur untuk export data pembeli. Kalau jumlah pembeliannya kurang dari 10 mungkin pakai cara manual tidak masalah, tetapi jika penjualan Anda mencapai ratusan pcs setiap hari, maka bisa-bisa waktu Anda habis hanya untuk mendapatkan data pembeli.

Padahal sebenarnya ada satu cara sederhana untuk mendapatkan data-data pembeli Anda. Hanya saja mungkin belum pernah ada yang memikirkannya. Maka dari itu melalui artikel ini kami ingin berbagi cara ini kepada Anda.

Caranya adalah dengan menggunakan voucher atau kupon. Mengapa voucher? Alasannya sederhana, karena promo 12.12 banyak marketplace yang menggunakan voucher atau kupon ini untuk menarik dan mendatangkan calon pembeli. Sebagai contoh Anda bisa melihatnya pada gambar di bawah ini :

Marketplace sekelas Shopee mempunyai banyak voucher atau kupon. Cara mendapatkannya adalah dengan melakukan klaim.

Cara yang sama sebenarnya bisa Anda dapatkan untuk mendapatkan data pembeli dan mendatangkan pembeli tersebut di lain waktu. Bedanya adalah, jika marketplace seperti Shopee memberikan voucher atau kupon sebelum terjadi pembelian (tujuannya agar terjadi pembelian), Anda bisa memberikan voucher ini setelah terjadi pembelian (tujuannya supaya pembeli beli lagi di lain waktu).

Contoh vouchernya seperti berikut ini :

Teknisnya seperti kartu garansi. Anda mengirimkannya bersama produk yang Anda jual dalam satu paket. Untuk bisa mendapatkan kode vouchernya, maka pembeli Anda harus melakukan klaim, dengan syarat harus menginputkan nama, email dan no HP. Setelah itu, kode voucher dikirimkan melalui email. Dan kode yang dikirimkan adalah kode voucher unik. Artinya antara pembeli yang satu dengan yang lainnya setelah klaim, maka tidak ada kode voucher yang sama.

Untuk lebih jelasnya Anda bisa mempelajari alurnya pada infografis berikut ini :

Hanya saja, untuk bisa melalukan hal ini Anda membutuhkan aplikasi atau software. Nama aplikasinya adalah Vocuher Management. Sebuah aplikasi pembuat vocher atau kupon unik yang digenerate dan dikirimkan langsung melalui email.

Klik Disini Untuk Mempelajari Aplikasi Ini

Jadi dengan demikian sebisa mungkin momentum Harbolnas yang hadir setiap tahun ini jangan hanya sebagai ajang untuk promosi dan mendapatkan penjualan saja. Tetapi juga untuk mendapatkan data pembeli Anda. Harbolnas baru saja dimulai, masih ada beberapa hari lagi untuk meningkatkan penjualan dan mendapatkan data pembeli Anda.

Itu dari kami, semoga bermanfaat dan semoga penjualan Anda di tahun ini meningkat setelah mengikuti event Harbolnas 12.12.

KIRIM.EMAIL Automation Video Training

Facebook Comments