Segmentasi Pasar Berdasarkan Letak Geografi di Era Digital Marketing

Segmentasi Pasar Berdasarkan Letak Geografi di Era Digital Marketing

Dalam marketing konvensional, kita mengenal segmentasi pasar berdasarkan 3 hal, yaitu :

  1. Segmentasi berdasarkan letak geografi
  2. Segmentasi berdasarkan demografi
  3. dan segmentasi berdasarkan psikografi.

Dari ke tiga hal di atas, yang paling mudah untuk kita definisikan adalah segmentasi pasar berdasarkan letak geografi. Letak geografi ini bisa mencakup kawasan negara, provinsi hingga kabupaten.

Misalnya begini, CV. Tani Jaya Makmur adalah sebuah bisnis yang memproduksi pupuk yang area pemasarannya di Jawa Tengah. Awalnya mereka membuat promosi yang sama untuk semua daerah di Jawa Tengah.

Setelah beberapa bulan berjalan, laporan penjualan pupuk mereka dapatkan. Mereka lakukan evaluasi dan hasilnya ternyata penjualan dari setiap daerah berbeda-beda.

Daerah Klaten, Sukoharjo, Wonogori dan Karanganyar menjadi kota yang menghasilkan penjualan terbanyak. Sedangkan kota Semarang, Pekalongan, Salatiga dan Jepara adalah kota-kota dengan penjualan pupuk paling sedikit.

Dengan data-data ini manager pemasaran pada akhirnya membuat strategi pemasaran yang berbeda untuk setiap daerah. Seperti menambah varian pupuk untuk daerah yang paling banyak menghasilkan. Dan memberikan lebih banyak edukasi untuk petani di daerah yang penjulan pupuknya sedikit.

Hal ini pula juga berlaku jika Anda menjalankan pemasaran digital. Bahkan waktu yang Anda butuhkan untuk mengevaluasi deerah mana saja yang menghasilkan penjualan relatif lebih cepat daripada segmentasi pasar pada marketing konvensional.

Dimulai dari broad audience

Pada digital marketing memang tidak ada salahnya Anda langsung menargetkan kota-kota tertentu sebagai tujuan iklan. Namun itu hanya akan efektif apabila Anda mempunyai data yang akurat mengenai bagaimana minat terhadap produk Anda di kota-kota tersebut.

Untuk mendapatkan data tersebut Anda bisa mulai melakukan penargetan dengan model broad audience. Yang Anda targetkan di lingkup negara saja, baik itu lewat Facebook Ads maupun Google Adwords.

Setelah iklan Anda berjalan beberapa waktu, maka Anda akan mendapatkan banyak data. Salah satunya adalah daerah mana saja yang mempunyai minat terhadap produk Anda.

Pilih yang paling banyak berminat

Setelah Anda mendapatkan data, selanjutnya adalah memiliah daerah mana saja yang paling berminat dengan produk Anda. Kriterianya bisa berupa yang paling banyak engagementnya, yang paling banyak klik nya atau yang paling banyak memberikan konversi ke Anda.

Setelah Anda melakukan segmentasi pasar barulah Anda benar-benar menargetkan iklan Anda ke lokasi atau daerah yang sudah Anda pilih tersebut.

Email Marketing Juga Bisa Segmentasi Pasar

Tidak hanya Facebook Ads, Google Adwords atau SEO saja yang bisa memberikan data segmentasi pasar seperti di atas. Kalau Anda menggunakan email marketing, Anda juga bisa melakukan segmentasi berdasarkan lokasi, baik negara, provinsi hingga kota.

Dan kabar baiknya, KIRIM.EMAIL sebagai layanan email marketing, autoresponder dan marketing automation punya fitur seperti ini. Namanya adalah Geolocation.

Dengan fitur Geolocation ini Anda bisa melacak pelanggan Anda berdasarkan lokasi geographic dari negara, kota, provinsi dan zona waktu untuk meningkatkan penjualan dengan target pembeli yang lebih spesifik.

Untuk lebih detil mengenai fitur geolocation ini, silakan pantau terus blog KIRIM.EMAIL.

Jika ada pertanyaan, saran atau kritik, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Dan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Artikel tentang Segmentasi Pasar Berdasarkan Letak Geografi di Era Digital Marketing ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing dan Autoresponder Terbaik di Indonesia.

Facebook Comments