Belajar Cara Membuat Artikel Untuk Pemula Langsung Dari Ahlinya

Belajar Cara Membuat Artikel Untuk Pemula Langsung Dari Ahlinya

Ketika Anda berselancar di Google dan hendak mencari informasi tentang suatu hal, Google akan menampilkan ribuan hingga jutaan artikel tentang hal tersebut. Lalu Anda dengan mudah bisa mendapatkan segala hal yang Anda butuhkan di sana. Sampai mungkin Anda bertanya, bagaimana caranya membuat artikel semacam itu?

Pada dasarnya artikel adalah karangan faktual, artinya ia adalah karya tulis yang dibuat untuk tujuan tertentu tetapi berdasarkan data yang ada. Meski begitu, tidak semua artikel bisa dipercaya dan digunakan. Jadi jika Anda Googling tentang “cara mendapatkan uang dari internet”, dari 10 artikel mungkin 5 di antaranya mungkin tidak teruji kebenarannya.

Cara membuat artikel sebetulnya tidak begitu rumit, namun Anda perlu membiasakan diri dalam melakukannya. Karena menulis artikel apa pun sebetulnya harus dimulai dengan satu kata pertama, artinya Anda harus memulai untuk bisa memahaminya.

Beberapa Jenis Artikel

Sebelum Anda mempelajari cara membuat artikel, terlebih dahulu Anda harus tahu jenis-jenis artikel. Tujuannya agar Anda tahu ingin menulis artikel yang seperti apa, karena setiap artikel memiliki ciri dan fungsinya sendiri-sendiri. Berikut adalah beberapa jenis artikel yang umum Anda baca.

  • Artikel Narasi: Artikel ini sifatnya menceritakan sesuatu atau seseorang secara runut. Contohnya Anda menceritakan biografi seseorang, menceritakan peristiwa, atau bercerita tentang pengalaman Anda di blog Anda sendiri.
  • Artikel Deskripsi: Artikel jenis ini biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu. Misalnya review suatu barang, review makanan atau penjelasan tentang sebuah tempat.
  • Artikel Eksposisi: Artikel ini sifatnya informatif, dan biasanya menjadi yang paling sering dibuat di dunia digital. Isinya biasanya menjelaskan tentang sesuatu dan langkah-langkah, termasuk artikel yang sedang Anda baca sekarang.
  • Artikel Argumentasi: Artikel seperti ini adalah artikel yang Anda gunakan untuk memberikan argumen terhadap suatu hal. Biasanya artikel ilmiah atau pendapat untuk media masa menggunakan format seperti ini.
  • Artikel Persuasi: Artikel terakhir ini fungsinya adalah untuk melakukan ajakan, atau kampanye terhadap sebuah program. Selain itu artikel jenis ini juga biasanya digunakan untuk melakukan marketing atau soft-selling.

Step by Step Cara Membuat Artikel

Setelah Anda memahami berbagai jenis artikel di atas, sekarang waktunya Anda mempelajari cara membuat artikel. Terutama bagi Anda yang masih pemula.

Langkah-langkah cara membuat artikel ini diantaranya :

  1. Memilih topik
  2. Menentukan angle
  3. Mempelajari referensi
  4. Mengumpulkan data
  5. Mengolah tulisan

Langkah-langkah ini bukanlah sesuatu yang pasti, namun, bagi pemula sekali pun Anda bisa langsung mempraktikkannya dengan segera. Langkah-langkah ini bisa diterapkan untuk membuat artikel yang mana pun.

Memilih Topik

Cara membuat artikel yang pertama adalah Anda menentukan apa yang ingin Anda tulis. Dalam hal ini bukan tentang tema besar, tetapi turunan dari tema tersebut. Misalnya, tema besarnya adalah tentang Sepakbola, lalu topiknya adalah mengenai macam-macam cedera dalam dunia Sepakbola. Dari sini Anda sudah mendapatkan tentang apa yang ingin Anda uraikan.

Topik dalam sebuah tulisan membantu Anda fokus untuk menulis apa dan Anda tidak akan keluar dari hal itu. Cara memilih topik ini tidak begitu sulit, karena satu tema saja bisa Anda jabarkan menjadi banyak hal. Yang terpenting adalah Anda tahu bahwa hal itu penting dan orang lain butuh membaca tentang hal tersebut.

Menentukan Angle

Kedua, setelah Anda menentukan topik, Anda perlu menentukan sudut pandang dalam membuat artikel. Sudut pandang ini juga sering disebut sebagai angle. Angle ini yang membuat artikel Anda berbeda dari artikel orang lain. Bagaimana caranya menentukan angle?

Dalam membuat artikel, angle bisa ditemukan dari pemahaman Anda tentang topik yang akan Anda tulis. Misalnya kita kembali ke contoh “Cedera dalam Sepakbola” di atas. Angle bisa dibilang adalah kacamata yang ingin Anda pakai dalam melihat topik.

Misalnya, dalam konteks ini, Anda ingin melihat cedera sebagai sebuah tantangan bagi pemain sepakbola dan Anda ingin mengulik bagaimana para pesepakbola mengatasi cedera mereka. Maka, Anda sudah menentukan sudut pandang yang dipakai adalah tentang bagaimana pemain menghadapi cedera mereka sendiri.

Artikel dengan angle yang kuat akan membuat tulisan Anda menjadi lebih bermakna. Cara membuat artikel yang berlandaskan pada sudut pandang tertentu bisa lebih mudah diikuti, setelah ini Anda hanya tinggal bersiap menyusun kata-kata.

Mempelajari Referensi

Langkah berikutnya dalam membuat artikel adalah mempelajari referensi tentang topik yang Anda tentukan. Jadi, Anda perlu mengumpulkan sumber bacaan lain untuk menulis artikel Anda sendiri. referensi ini bisa Anda ambil dari buku, artikel website, jurnal ilmiah atau berita.

Referensi ini bukan untuk Anda tiru, tetapi mempelajari berbagai hal yang mungkin Anda belum tahu tentang topik Anda. Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, artikel yang berserakan di internet tidak sepenuhnya bisa dipercaya, maka Anda harus berhati-hati dalam memilih referensi.

Usahakan Anda jangan mengambil referensi dari situs seperti www.seandainya.blogspot.com karena tulisan di dalamnya jelas merupakan pendapat penulisnya, bukan berdasarkan fakta. Maka carilah sumber yang faktual atau pendapat ahli di bidang tersebut.

Misalnya jurnal ilmiah, atau web berita. Di dalam web berita juga biasanya ada link lain yang bisa Anda ikuti. Di sinilah Anda butuh kecakapan dalam membaca referensi. Dalam membuat artikel yang baik, Anda harus bersabar dalam membaca referensi agar tulisan Anda tidak menjadi tulisan sampah. Usahakan jangan hanya mencari dari sudut pandang.

Misal Anda menulis tentang kopi, carilah pendapat tentang kopi yang tidak hanya pro, tetapi juga kontra. Dengan begitu, proses membuat artikel Anda menjadi lebih utuh dan tulisan Anda menjadi kaya untuk bisa dikonsumsi orang banyak.

Mengumpulkan Data

Hampir sama dengan mempelajari referensi di atas, dalam membuat artikel, Anda juga membutuhkan data-data yang bisa mendukung. Data yang dimaksud adalah data yang sifatnya kuantitatif. Misalnya jika Anda ingin menulis tentang penggunaan sepeda, Anda perlu mencantumkan berapa banyak umumnya pesepeda yang ada di kota Anda per hari.

Data seperti ini bisa Anda cari di internet dan Anda bisa gunakan untuk mendukung tulisan Anda. Hal ini juga bermanfaat ketika orang lain mencari data terkait, maka artikel Anda juga akan ikut muncul. Membuat artikel yang berbasis data benar-benar bisa menguatkan tulisan Anda menjadi sangat terpercaya.

Seperti halnya sebuah referensi, usahakan Anda mendapatkan data dari sumber terpercaya. Seperti badan pusat statistik nasional, atau data-data dari PBB, dan sumber terpercaya lain yang sudah diakui sebagai pengelola data.

Mengolah Tulisan

Berikutnya, inilah tahapan paling penting dalam membuat artikel, yaitu mengolah tulisan Anda. Setelah Anda menentukan topik, menentukan sudut pandang, dan mengumpulkan referensi, tibalah saatnya Anda mengolah semua hal itu menjadi sebuah tulisan yang utuh.

Ada beberapa cara untuk bisa mengolah tulisan yang baik.

  • Pertama, Anda harus menentukan gaya kepenulisan tertentu. Hal ini bisa didapatkan dengan banyak membaca tulisan orang lain, lalu jika Anda sudah menemukan gaya menulis yang menurut Anda bagus dan cocok bagi Anda, ikutilah gaya tersebut.
  • Kedua, memperhatikan tanda baca dan kalimat. Ini yang sering luput dari membuat artikel bagi pemula. Dasar dari sebuah tulisan adalah kalimat yang utuh. Perhatikan bagaimana Anda menyimpan subjek predikat dan objek, lalu tanda koma atau titik yang Anda gunakan.
  • Ketiga, hindari penggunaan kata yang sama di dalam satu paragraf. Atau jika Anda terpaksa menuliskan kata yang sama cari padanan katanya. Di sinilah kecakapan kosakata Anda bisa diuji. Intinya gunakan kosakata yang kaya dan gunakan KBBI jika perlu.

Ketika mengolah tulisan di dalam artikel, biasakan menulis 5 sampai 7 kalimat dalam satu paragraf. Anda tidak perlu membuatnya terlalu rumit.

Sebagai awalan cobalah menulis 500 sampai 600 kata dulu. Coba buat tulisan dengan 5 paragraf. Satu paragraf untuk pembuka, tiga paragraf untuk isi, dan satu paragraf untuk penutup.

Gunakan sudut pandang dan referensi yang sudah Anda kumpulkan menjadi kalimat yang saling bersambung. Sisanya, Anda tinggal berlatih sesering mungkin.

Tips Lainnya

Ada beberapa tips lain dalam membuat artikel yang mungkin bisa Anda terapkan.

Misalnya, jangan terlalu banyak menulis di awal, karena hal ini mungkin bisa membuat Anda buntu jika belum terbiasa. Tulislah sedikit-sedikit tetapi sering.

Berikutnya, pilihlah tema yang familiar dengan Anda sehingga Anda lebih menguasai hal tersebut, jangan terlalu mengawang-awang. Cukup pikirkan masalah pada tema tersebut, kemudian uraikan pemahaman Anda.

Terakhir, jangan pernah berhenti berlatih, karena menulis bukanlah skill yang dikuasai secara instan, semuanya butuh pembiasaan dan latihan. Samai Anda bisa membuat artikel dengan baik dan bagus.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments