Prinsip Paid Advertising – 4 Hal yang Harus Anda Tahu Sebelum Memutuskan Menggunakan Iklan Berbayar

Sebelum memulai 4 prinsip paid advertising ini, saya hampir tidak pernah menemukan pebisnis online raksasa tanpa menggunakan media iklan berbayar sebagai saluran pemasarannya. Karena sifatnya yang cepat dan terukur, layanan iklan online berbayar seperti Facebook Ads dan Google Adwords menjadi pilihan yang mudah bagi sebagian besar pebisnis online.
Namun sebelum Anda mulai menggunakan paid advertising seperti Facebook Ads dan Google Adwords, ada 4 hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu agar mental Anda lebih siap dan bisa merasakan hasil nya. Sebagian besar penyebab kegagalan beriklan bisa Anda hindari jika Anda lebih siap sebelum beriklan.
Apa saja keempat hal tersebut?

4 Prinsip Paid Advertising

Ini merupakan hasil pengalaman kami dalam beriklan selama lebih dari 2 tahun. Karena bagi pemula, mental dalam beriklan lebih mudah goyah terlebih apabila budgetnya sangat terbatas. Maka dari itu tulisan ini hadir untuk Anda sebagai panduan dasar sebelum memutuskan menggunakan iklan berbayar. Inilah 4 prinsip dasar paid advertising.

1. Kasih iklannya waktu

Ini adalah prinsip pertama yang harus Anda ketahui ketika akan memulai iklan berbayar. Biarkan iklannya berjalan untuk mendapatkan feedback berupa data. Walaupun saat ini iklan belum menghasilkan apapun, boncos istilahnya
bahkan minus, biarkan iklannya jalan apapun yang terjadi.
Semua iklan yang Anda lihat berhasil itu juga butuh waktu. Tidak bisa dalam waktu 3 hari iklan, di hari ke 4 langsung panen. Bahkan Google sendiri menyarankan pengguna Adwords untuk
menjalankan iklan minimal 3 bulan untuk bisa mendapatkan data yang matang. Dengan waktu yang cukup, maka data yang dihasilkan akan membentuk sebuah pola untuk menemukan winning campaign.
Jangan sampai kita berpikiran seperti ini : iklan baru jalan sehari, belum ada pemasukan lalu bilang pakai Facebook Ads rugi nih, lalu di stop iklannya. 
Sebenaranya paid advertiser yang gagal itu karena tidak sabar. Tidak sabar dalam membangun data dan tidak sabar menerima pemasukan.

2. Testing

Dalam dunia online, ada istilah no testing no marketing. Jadi mau gak mau Anda harus test iklannya. Jangan tanya sama orang
atau guru marketing Anda, gambar apa yang bagus, gimana adcopy yang bagus, dll. Karena yang bagus untuk dia belum tentu bagus untuk Anda.
Lalu saya harus menanyakan apa? Sebaiknya tanyakan bagaimana framework testingnya. Bagaimana cara kerja testingnya. Yang dia uji apanya duluan? headline kah? gambar kah?
tulisan kah? CTA kah? dll. Intinya test semua hal yang ingin Anda tahu.
Dan yang paling tepat adalah tanyakan ke pasar Anda, bukan pada guru atau orang lain. Misal Anda mau test tentang gambar,ya tanyakan gambar mana yang mereka suka. Apapun yang anda mau tahu test saja

3. Wide to Narrow

Wide itu lebar, narrow itu sempit. Jadi artinya mulai dari yang lebar lalu sempitkan. Contohnya begini. Dalam beriklan, pertama ngiklan itu yang umum-umum saja dulu
tema nya umum, targetinnya umum, range usia nya umum.
Setelah Aanda dapat data, feedback dan insight baru disempitkan sampai Anda mendapatkan winning campaign dengan targeting yang sangat sesuai di dalamnya.
Jangan asumsi terlalu dalam sehingga malah melewatkan data data penting yang tidak Anda lihat di lapangan.

(Rekomendasi: Silahkan gunakan Template UTM Link Tracking Tools ini pada setiap link yang Anda iklankan di Facebook ataupun di Adwords karena dapat mengidentifikasi konversi dari setiap link yang Anda iklankan  serta dapat membantu Anda meningkatkan omset penjualan.)

4. Hampir semuanya berhubungan langsung dengan targeting

Jadi semisal Anda gagal beriklan, semisal iklan Anda boncos, itu terhubung dengan targetingnya. Dan ini berlaku di Facebook Ads maupun Google Adword. Jadi bukan salah gambarnya, bukan salah headlinenya.
Kalau iklan Anda tidak muncul di orang yang tepat,
sebagus apapun iklannya makan akan sia-sisa. Targeting adalah kata kucinya. Lain cerita kalau targetingnya tepat, tetapi iklannya jelek maka akan tetap mengahasilkan.
Nah itu tadi 4 prinsip paid advertisng yang bisa jadikan panduan awal sebelum Anda memutuskan beriklan dengan paid advertising.

Silakan bagikan tulisan ini di akun sosial media Anda supaya teman-teman Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.
Artikel tentang 4 prinsip paid advertising ini dipersembahkan oleh KIRIM.EMAIL – Layanan Email Marketing dan Autoresponder Terbaik di Indonesia.

(INFO PENTING: Jika Anda ingin meningkatkan OMSET secara signifikan, silahkan gunakan link tracking tool ini yang dapat dengan mudah menemukan WINNING CAMPAIGN pada iklan Anda. Download GRATIS Di sini)

 

Comments