5 Fokus Email Marketing Untuk Konversi Yang Lebih Baik

5 Fokus Email Marketing Untuk Konversi Yang Lebih Baik

Pada artikel ini kami akan membahas tentang 5 fokus email marketing untuk konversi yang lebih baik. Tujuan dari email marketing adalah konversi. Konversi yang kami maksud di sini adalah perubahan status dari leads atau potensial buyer menjadi pembeli. Dan yang sudah pernah beli bisa lebih banyak lagi membeli dari Anda.

Agar tujuan itu bisa tercapai mau tidak mau Anda harus fokus. Fokus berarti memusatkan perhatian dan sumber daya yang Anda miliki hanya pada satu atau beberapa objek tertentu. Tidak perlu banyak-banyak, Anda hanya perlu fokus pada 5 hal saja dalam menjalankan email marketing. Apa saja 5 fokus email marketing tersebut? Silakan simak artikel berikut ini.

5 Fokus Email Marketing Untuk Konversi Yang Lebih Baik

Dalam menjalankan email marketing setidaknya 5 hal inilah yang harus Anda fokuskan :

  1. Fokus pada audience atau target market Anda
  2. Fokus pada traffic
  3. Fokus pada pertumbuhan email list
  4. Fokus pada konten email
  5. Fokus pada metric

Mari kita bahas satu per satu.

[1] Fokus pada audience atau target market Anda

Apapun channel marketingnya, yang pertama dan utama Anda harus fokus pada audience atau target market Anda. Mengapa? Jawabannya sederhana, audience atau target market Anda inilah yang akan Anda konversi menjadi pembeli. Maka dari itu Anda tidak bisa sembarangan dalam melihat dan menentukan target market.

Anda bisa fokuskan perhatian dan sumber daya yang Anda miliki ke audience atau target market Anda, seperti :

  • seperti apa profile demografi dari target market Anda
  • bagaimana behavior (perilaku) dan minat target market Anda
  • dan bagaimana Anda bisa mendekati target market Anda.

Juga yang perlu Anda pahami adalah bahwa target market yang tepat akan memberikan konversi yang hebat untuk Anda.

[2] Fokus pada traffic

Dalam bisnis online. apapun bisnisnya, traffic mempunyai peranan kunci. tanpa traffic tidak ada penjualan, tidak ada penjualan maka bisnis yang Anda jalankan rugi dan pada akhirnya tutup. Tentunya Anda tidak ingin seperti itu bukan? Maka sebelum terlambat fokuslah pada traffic.

Datangkan traffic sebanyak mungkin bagaimanapun caranya. Ada bisa menggunakan cara organik ataupun yang berbayar. Namun yang perlu Anda ingat dalam mendatangkan traffic ini adalah jangan keluar dari target market yang Anda tentukan. Karena justru malah akan berdampak buruh pada konversi Anda. Lebih baik traffic tidak banyak-banyak amat tetapi tertarget, daripada banyak traffic tetapi tidak tertarget.

[3] Fokus pada pertumbuhan email list

Kalau kita ibaratkan sebuah pohon, maka jumlah daun itu adalah jumlah list email Anda. Terkadang orang justru malah fokus pada jumlah list emailnya daripada pertumbuhannya. Pertumbuhan di sini adalah selisih dari jumlah email list saat ini dengan jumlah email list di waktu yang kita tentukan. Misalkan hari ini jumlah email listnya adalah 10. Besok naik menjadi 100, kemudian menjadi 120, lalu menjadi 125. Selisih antara 10 ke 100, 100 ke 120, 120 ke 125 itulah yang disebut sebagai pertumbuhan.

Kalau pertumbuhannya makin lama makin positif maka itu berarti email marketing yang Anda jalankan sudah bagus. Tetapi jika semakin lama pertumbuhannya semakin negatif itu berarti ada yang salah dengan email marketing yang Anda jalankan. Segera cari tahu apa penyebabnya dan segera perbaiki supaya tidak berdampak buruk terhadap brand Anda.

[4] Fokus pada konten email

Untuk mendapatkan konversi yang bagus melalui email marketing, maka Anda harus fokus pada konten email yang Anda kirimkan. Mentang-mentang orang sudah subscriber ke list Anda dan merasa bahwa list tersebut menjadi hak Anda, lantas Anda selalu mengirimkan email promosi setiap hari.

Bukannya tidak boleh, tetapi kalau ini terus Anda lakukan maka jumlah subscriber akan terus berkurang. Tentunya Anda tidak ingin seperti itu kan? Maka dari kalau Anda ingin konversi yang hebat, fokuslah membuat dan mengirim konten email yang baik, berkualitas, enak dibaca dan tidak spammy.

[5] Fokus pada metric

Fukus yang terakhir dalam membuat konversi yang lebih baik melalui email marketing adalah fokus pada metric. Ada satu pepatah dalam internet marketing bahwa sesuatu yang tidak bisa Anda ukur maka Anda tidak bisa mengaturnya, dan jika Anda bisa mengukur sesuatu itu maka Anda bisa mengaturnya.

Dan email marketing itu adalah bagian dari marketing yang bisa diukur. Lantas apa saja metric atau ukuran dalam email marketing itu? Setidaknya ada 3 hal yang bisa Anda fokuskan pada metric email marketing ini, diantaranya :

  • open rate
  • click rate
  • dan bounce rate.

Dengan berfokus pada 3 hal tersebut Anda bisa mengatur startegi dan taktik Anda dalam menjalankan email marketing.

Itulah 5 fokus email marketing yang bisa Anda terapkan untuk membuat konversi yang lebih baik. Terima kasih Anda sudah menyimak sejauh ini dan sampai bertemu di artikel berikutnya.

Tingkatkan Keuntungan Bisnis Anda Dengan Email Profit Map

Facebook Comments