episode 24 - percakapan dengan time traveller

Episode 24 – Percakapan Dengan Time Traveller

Bertemu lagi dengan saya Fikry Fatullah di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 24.

Pada KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast kali ini bisa dibilang lanjutan dari KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 20.

Mengapa?

Karena setelah KEPO-KIRIM.EMAIL Episode 20 saya publish, ada banyak sekali feedback yang masuk. Intinya banyak juga yang terkena kutukan pengetahuan. Seperti, “Iya nih mas, saya ngobrol ke tim susah banget untuk dimengerti oleh mereka. Ngomong ke orang lain mereka pada gak nangkep”. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sehingga banyak yang menanyakan solusi bagaimana keluar dari kutukan pengetahuan ini.

Kalau Anda belum tahu apa itu kutukan pengetahuan, silakan Anda dengarkan lebih dulu KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 20 disini.


[01:13 Tentang Buku Made To Stick]
[03:45 Sering ngobrol ke anak kecil]
[05:40 Menerapkan teknik Feynman]
[08:59 Percakapan dengan time traveller]
[17:03 Berdoa]

DOWNLOAD EMAIL PROFIT MAP

Oke, lanjut ya..
Seperti yang saya bilang di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 20, kutukan pengetahuan ini tidak bisa hilang, tapi setidaknya kita bisa sedikit menghindarinya. Cara mudahnya adalah dengan membaca buku yang berjudul Made to Stick karya Chip Bersaudara.

Dan KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast kali ini saya akan berusaha lebih memperjelasnya untuk Anda yang masih bingung bagaimana cara kita keluar dari kutukan pengetahuan ini.

Ada 4 cara yang akan saya bahas di sini. 4 cara itu antara lain :

  1. Sering ngobrol dengan anak kecil mengenai topik yang Anda lakukan
  2. Menerapkan teknik Feynman
  3. Berbicara dengan time traveller
  4. Berdoa

Mari kita bahas satu per satu.

[1] Sering ngobrol ke anak kecil mengenai topik-topik yang Anda lakukan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah berbicara dengan anak kecil tentang topik –topik yang sering Anda lakukan. Ini juga yang saya lakukan.

Saya sering ngrobrol ke anak saya yang usianya 6 tahun dan ini sangat menantang. Yang saya obrolkan ya seputar teknologi dan bisnis seperti server, email marketing, sales funnel dan lain sebagainya.

Dengan melakukan ini Anda akan lebih bisa memahami sisi dunia dari lawan bicara Anda. Karena pada dasarnya orang lain memandang dunia dengan caranya masing-masing.

[2] Menerapkan teknik Feynman

Sebenarnya teknik Feynman adalah cara belajar, bukan cara utuk berkomunkasi. Tetapi tidak ada salahnya bila saya juga menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain karena pada prinsipnya hapir sama.

Anda bisa menerapkan teknik Feynman dengan beberapa langkah mudah seperti berikut ini :

  1. Pilih topik yang ingin Anda pelajari
  2. Tulis dalam selembar kertas
  3. Lalukan seolah-olah Anda sedang mengajarkan yang Anda tulis tersebut di depan kelas,

Dengan demikian Anda akan bisa belajar bagaimana kondisi awal pikiran sebelum Anda belajar dan membandingkannya dengan setelah Anda belajar.

Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat video berikut ini tentang teknik Feynman

[3] Percakapan dengan Time Traveller

Cara ini ini berasal dari buku nya Daniel Pink yang berjudul To Sell is Human. Dalam buku ini mengajarkan kita untuk berempati.

Biarpun dalam kutukan pengetahuan itu tidak kita niatkan, tetapi mau gak mau kita tidak bisa berempati kepada orang yang belum mengerti apa yang kita kuasai.

Latihan ini bernama conversation with time traveller. Untuk caranya seperti ini :

  1. Bayangkan suasana tahun 1945 saat peristiwa proklamsi dan secara tiba-tiba orang-orang itu ada di depan Anda saat ini.
  2. Lalu tugas Anda adalah menjelaskan ke mereka tentang konsep marketing yang Anda jalankan. Misalnya drive-thru nya McDonald, dimana Anda tidak perlu turun dari mobil untuk memesan dan dengan melewri 3 proses.Proses itu antara lain order, proses ke dua pembayaran dan proses ke 3 adalah ambil burger yang anda beli.
  3. Buatlah penjelasan yang bisa dimengerti oleh orang-orang ditahun 1945 tetang konsep ini. Dan rasakan bagaimana sulitnya membuat mereka mengerti dan memahami konsep Anda.

Dengan cara ini Anda akan dipaksa untuk memikirkan ulang proses-proses yang dikerjakan. Anda bisa juga mencoba nya dengan tim.

Misalkan ada 5 orang, yang 1 sebagai orang yang menjelaskan konsep marketing, yang 4 sebagai time travellernya. Dan saya yakin orang-orang paling cerdas pun akan berpikir keras untuk menjelaskannya.

[4] Berdoa

Cara terakhir untuk membuat orang lain lebih mengerti apa yang kita bicarakan adalah memulainya dengan berdoa. Doanya adalah doa dari Nabu Musa yang diabadikan dalam Al Qur’an Surat Thoha aya 25-28.

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ [Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku]” (QS. Thoha: 25-28).

Itulah 4 hal yang bisa Anda lakukan untuk sedikit terhindar dari kutukan pengetahuan dan untuk membuat orang lain lebih mengerti apa yang kita bicarakan.

Saya Fikry Fatullah, silakan gunakan kode kupon KEPO untuk semua produk KIRIM.EMAIL. Sampai bertemu lagi di KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode berikutnya.

====================

Dengarkan KEPO – KIRIM.EMAIL Podcast langsung dari HP Anda

Agar tidak ketinggalan update episode terbaru KEPO – KIRIM.EMAIL Podcast, Anda bisa men-download dan mendengarkannya langsung melalui HP Anda, caranya:

Facebook Comments