TIPS SEDERHANA DALAM MENCARI MENTOR BISNIS

Tips Sederhana dalam Mencari Mentor Bisnis

Tips Sederhana dalam Mencari Mentor Bisnis

Bismillah, dalam mencari mentor bisnis itu bisa dikatakan gampang gampang susah. Ada yang sangat sulit mencari mentor bisnis, ada juga yang sangat mudah mendapatkannya, bahkan beberapa teman bisnis saya (mungkin Anda salah satunya) belajar dengan banyak sekali guru bisnis.

Sebagai contoh kita belajar email marketing dengan mentor A, belajar ilmu FB Ads dengan mentor B, belajar SEO dengan mentor C, belajar ilmu akuntansi dengan mentor D, dan lain sebagainya. Sangat mudah kan dalam mencari mentor bisnis?

Sampai beberapa waktu yang lalu, saya membaca tweet dari seseorang yang juga saya anggap mentor. Dan saya pun mengkoleksi hampir semua bukunya. Nama nya adalah Jason Fried.

Lihat gambar screenshoot dari tweetnya dibawah ini.

belajar

Versi terjemahan Tarzannya kira-kira seperti ini:
Carilah mentor yang lebih sedikit. Carilah kepercayaan diri yang lebih banyak. Banyak orang terjebak menanti seseorang yang lebih bijak untuk menunjukkan mereka jalan. Tidak ada jalan…

(Rekomendasi: Silahkan gunakan Template UTM Link Tracking Tools ini pada setiap link yang Anda iklankan di Facebook ataupun di Adwords karena dapat mengidentifikasi konversi dari setiap link yang Anda iklankan  serta dapat membantu Anda meningkatkan omset penjualan.)

Inilah Tips nya mencari mentor bisnis

Nah, tweet diatas menyadarkan saya dalam mencari mentor bisnis. Berguru itu baik, namun terlalu banyak mencari mentor bisnis menurut saya juga kurang bijak.

Saya sendiri tipe pembelajar mandiri yang banyak belajar dengan membaca, meniru, melalui video, dll. namun kalau ketemu seorang mentor, saya biasanya akan belajar dari seorang mentor itu untuk waktu yang cukup lama.

Nasihat ini saya dapatkan dari guru ngaji saya dulu, karena konon ulama-ulama terdahulu juga belajar dari satu guru untuk waktu yang cukup lama.

Tidak berpindah-pindah guru.

Saat saya main musik, 12 tahun saya mempelajari musik hampir tanpa guru, saya belajar dari internet, ngulik dari lagu yang saya suka, dll. Saya belajar memainkan instrumen, membaca not balok, ear training, dll, semuanya sendiri, melalui materi-materi gratisan yang saya temukan di internet.

Cara belajar seperti ini membawa saya hingga bisa mengajar di sekolah musik kenamaan di Indonesia.

Tapi, di bisnis, saya memiliki pendekatan berbeda. Saya cendrung mencari seorang mentor daripada belajar mandiri (otodidak.)

Hal ini karena, Berbeda dengan musik yang hampir tidak ada ruginya kalau kita salah (selain tangan yang sakit dan rasa frustasi). Di dalam bisnis, kesalahan yang kita lakukan, akan berimbas ke banyak hal. Semisal kondisi finansial kita, ke tim, ke pelanggan, ke banyak orang dan ke keluarga. Jadi korbannya bukan hanya kita.

Karenanya toleransi trial dan error saya tidak sebesar saat saya belajar musik waktu itu. Dulu, dalam mencari mentor bisnis pertama saya ada di Medan, saya belajar 1-2 tahun ke beliau, lalu pindah ke mentor bisnis lain selama 1-2 tahun juga. Setelah itu saya pindah ke Bandung dan belajar ke mas Jaya Setiabudi hingga 4-5 tahunan.

Kenapa?

Karena satu ilmu dari beliau saja, mempraktekkannya bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga akhirnya saya merasakan dampaknya.

Inilah alasan saya tidak sembarangan memilih dan mencari metor bisnis. Hal ini ditambah lagi dengan: belum tentu semua mentor bisnis mau menerima kita menjadi muridnya. Buat saya keridhoan guru atau mentor terhadap saya jauh lebih utama daripada ilmu yang beliau berikan ke saya.

Karenanya fokuslah bukan hanya dalam belajar, namun juga dalam mengaplikasikan yang Anda pelajari.

Tidak ada jalan.

Satu-satunya jalan pintas menurut saya adalah kerja keras.

Bangun kepercayaan diri Anda sendiri, terutama saat mempraktekkan ilmu-ilmu yang Anda pelajari dari mentor bisnis anda ke dalam bisnis Anda.

Prinsip saya: kita tidak tahu apakah hasilnya akan benar atau salah, namun dalam eksekusinya kita harus yakin.

Setiap mentor bisnis punya cara berbeda, dan mengikuti cara dari berbagai guru malah bisa mengaburkan rasa percaya diri Anda.

Inilah alasan saya membuat Forum online didalam KIRIM.EMAIL. Agar Anda sebagai pengguna KIRIM.EMAIL bisa belajar secara mandiri, tanpa harus ada orang yang bersama Anda disana dan mengajarkan Anda email marketing.

Semua materi yang saya gunakan sendiri untuk menumbuhkan bisnis saya sudah ada dan sudah siap untuk Anda pelajari, tinggal bagaimana Anda mengeksekusinya dengan percaya diri.

Karenanya saat Anda mendaftar di KIRIM.EMAIL, Anda tidak akan hanya berlangganan aplikasi email marketing, namun juga akses ke puluhan video pembelajaran email marketing terlengkap di Indonesia.

Karenanya daftar dan pelajari sekarang, klik dibawah ini:

http://KIRIM.EMAIL

Selamat belajar.

Sampai ketemu didalam KIRIM.EMAIL.

Fikry Fatullah
Kirim.Email – Hati ke hati dengan pelanggan Anda

(INFO PENTING: Jika Anda ingin meningkatkan OMSET secara signifikan, silahkan gunakan link tracking tool ini yang dapat dengan mudah menemukan WINNING CAMPAIGN pada iklan Anda. Download GRATIS Di sini)

 

Comments