Krisis SPAM KIRIM.EMAIL, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Krisis SPAM KIRIM.EMAIL, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Bismillah…

Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan laporan dari salah seorang pengguna KIRIM.EMAIL, mas Agung, bahwa tingkat open rate, atau orang yang membuka emailnya, menurun drastis.

Yang menjadi kekhawatiran saya adalah, seperti kami, dan mungkin sebagian besar pengguna di KIRIM.EMAIL, sebagian besar pembelinya, Qodarulloh, dateng melalui email.

Dalam mas Agung, kasusnya 80% sales beliau itu terjadi melalui email.

Awalnya saya lihat, hal ini hanya terjadi di satu akun. Hanya akunnya mas Agung saja.

Saat itu, kami sendiri belum merasakannya.

Sebagai catatan, kami di KIRIM.EMAIL memiliki filosofi untuk menggunakan produk sendiri, saya pernah menulisnya disini.

Artinya, kami tidak menggunakan server khusus, atau semacam aplikasi custom yang hanya kami yang menggunakannya, tidak. Apapun yang kami gunakan, itulah yang digunakan oleh pengguna KIRIM.EMAIL, tidak ada bedanya. Versi yang sama.

Kami juga menggunakan server yang sama, mesin yang sama, program yang sama, dll. Artinya, kalau pengguna mengalami masalah atau error, atau bug di aplikasi KIRIM.EMAIL, maka kami akan mengalaminya juga.

Namun keesokan harinya, beberapa pengguna mulai melaporkan hal yang mirip-mirip seperti kasus mas Agung diatas.

Beberapa laporan ini mulai berpengaruh ke sales pengguna kami. Ada yang lagi meluncurkan produknya sehingga butuh emailnya terkirim ke inbox, seperti biasa.

Laporan ini merupakan bencana untuk kami, saya pribadi merasa seperti menghalangi rezeki dari pengguna KIRIM.EMAIL, apalagi mas Agung, dan beberapa orang yang melapor ke saya pribadi, adalah pengguna sudah menggunakan KIRIM.EMAIL selama beberapa tahun belakangan, jelas kejadian ini tidak bisa saya terima.

Penanggulangan Bencana

Kami di internal KIRIM.EMAIL langsung mencari apa penyebabnya, dan sesuai prosedur, kami memeriksa reputasi pengiriman kami.

Sebagai catatan, reputasi pengiriman adalah yang biasanya menentukan email itu masuk ke SPAM, atau ke folder lain di Gmail.

Saat kami cek semua reputasi pengiriman kami, ternyata normal. Angka score-nya bahkan di beberapa kasus lebih baik daripada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

Intinya, dibelakang layar, ibaratkan mobil, mesinnya normal. Mobilnya bisa berjalanm, bahkan bisa ngebut, tapi, mobil ini tidak sampai ke tujuan, atau tujuannya tidak sesuai (masuk SPAM).

Jadi, apa masalahnya?

Ternyata, salah satu pemicunya, beberapa hari sebelumnya ada kasus kebocoran 773 juta alamat email di seluruh dunia.

Kejadian ini baru ditemukan sekitar seminggu yang lalu.

Dan seperti kejadian kebocoran database email yang lalu-lalu, kejadian ini mempengaruhi bagaimana Gmail mem-filter email-email yang masuk.

Termasuk email dari KIRIM.EMAIL.

Sebelum kita lanjut, ada baiknya Anda mengecek apakah email dan password Anda termasuk yang bocor di kejadian kemarin. Salah satu email Gmail saya termasuk yang menjadi korban.

Anda bisa mengecek email Anda bocor atau tidak di sini, dan Anda bisa mengecek apakah password Anda bocor atau tidak di sini.

Jika email Anda bocor, Anda bisa melihat website atau layanan apa yang membocorkannya disana. Dan saran saya segera ganti password email Anda.

Setelah saya cocokkan datanya, ternyata benar, 80-90% email dari KIRIM.EMAIL yang masuk ke SPAM ternyata hanya ke Gmail.

Email dari KIRIM.EMAIL terkirim secara normal ke Yahoo, atau alamat email lain, hanya Gmail.

Sepertinya Gmail memang bereaksi terhadap kasus kebocoran alamat email itu, karena sebelumnya, semua pengiriman normal-normal saja.

Jadi, jika alamat email didalam list database yang akan di broadcast oleh pengguna di KIRIM.EMAIL, ada dalam daftar 773 juta email yang bocor tersebut, maka kemungkinan pengiriman email akan terpengaruh kemarin.

Pengiriman Email Sudah Berjalan Normal

Alhamdulillah, per hari ini, 26 Januari 2019, sekitar pukul 5 pagi tadi, pengiriman sudah normal seperti biasa.

Silahkan Anda coba broadcast email seperti biasa, atau mengirimkan ulang email yang Anda kirimkan kemarin.

Mohon Maaf

Saya mewakili tim KIRIM.EMAIL memohon maaf atas kejadian ini.

Beberapa hal memang berada diluar kendali kami, namun bukan berarti hal ini tidak kami cegah.

Saya tidak ingin membela diri, karena memang sedikit banyak, kami berperan juga dalam kesalahan ini, yang mungkin mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit bagi Anda.

Di sisi lain, kami banyak sekali belajar dari kejadian ini, dan sudah memperbaiki dan mempersiapkan sistem kami jika sesuatu seperti ini terjadi lagi (na’udzubillahimindzalik).

Terima kasih atas kesabaran Anda. Dan sekali lagi mohon maaf.

Agar Email Masuk Ke Primary Inbox di Gmail

Pada akhirnya, mengirimkan email adalah berkomunikasi ke manusia, bukan ke Gmail.

Artinya, walaupun secara teknis kualitas pengiriman KIRIM.EMAIL sudah normal saat ini, Anda juga bisa membuat pengiriman email Anda menjadi lebih baik lagi.

Kami sudah membuat video dan checklist panduan bagaimana agar email Anda bisa masuk ke Primary Inbox di Gmail.

Dan panduan ini sudah berhasil membantu ribuan pengguna KIRIM.EMAIL memperbaiki posisi emailnya dari folder promosi ke folder primary.

Lihat panduannya disini:

https://kirim.email/sig

Ikuti perlahan-lahan, insyaAllah Anda akan langsung merasakan perbedaan pengiriman email Anda.

Yuk Ngobrol

Jika Anda masih memiliki pertanyaan setelah membaca tulisan saya diatas, yuk ngobrol, silahkan hubungi saya dengan mengirimkan email ke fikry@kirim.email.

Terima kasih.

-Fikry