iklan amazon

Ingin Mencari Alternatif Beriklan Online, Coba di Amazon

Saat bicara tentang iklan online atau iklan digital, umumnya akan banyak yang menyebut tentang Facebook, Instagram atau Google Ads. Jumlah pengguna yang besar, dan biaya iklan yang terjangkau, membuat platform-platform tersebut menjadi primadona. Proses eksekusinya juga mudah dipahami.

Namun nampanya belakangan ada saluran baru yang bisa Anda coba, yaitu Amazon Advertising. Secara umum, pebisnis masih cenderung menggunakan Google Ads, namun pertumbuhan mereka yang memilih beriklan via Amazon pun tidak bisa dianggap remeh. Menurut laporan CNBC Indonesia, lini bisnis ini sudah mengancam ekisistensi Google Ads. Wakil Direktor Havas Media, Chris Apostle,mengungkapkan bahwa 20%-30% kliennya di Amerika utara mulai mengalihkan sebagian anggaran iklannya ke Amazon. Fenomena yang juga perlu dicermati oleh pebisnis di Indonesia.

Potensi beriklan di Amazon mungkin akan semakin besar kedepannya. Untuk saat ini tentu Facebook dan Google Ads masih yang terbaik. Namun apa salahnya mempersiapkan diri untuk mengetahui lebih jauh kemungkinan bisnis Anda bisa memperoleh leads dan konversi dari Amazon Advertising.

Bberapa pertimbangan yang mendukung pertumbuhan bisnis Amazon yang satu ini karena 49% pencarian produk secara online dimulai dari situs e-commercenya, yaitu Amazon.Com. Artinya ekosistem yang sedang coba dibangun oleh raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini adalah dengan mengarahkan iklannya ke situs online store miliknya.

Jadi untuk saat ini, Anda yang mungkin punya barang yang dijual via Amazon.Com, bisa memakai Amazon Advertising sebagai sarana mendapatkan traffic. Namun tentunya ini tidak menutup kemungkinan untuk ke situs lainnya di luar Amazon. Mengingat besarnya jumlah kunjungan dan kuatnya strategi SEO dari perusahaan ini.

Bagi Anda yang sudah beriklan menggunakan platform milik Amazon ini, boleh share di kolom komentar. Siapa tahu, kedepannya KIRIM.EMAIL akan bisa terintegrasi dengan Amazon Advertising dan membantu bisnis An lebih baik lagi.

Facebook Comments