Bagan Email Automation

Prinsip dasar email automation yang perlu Anda pahami


3 Bagian Utama KIRIM.EMAIL Automation

Di dalam KIRIM.EMAIL Automation terdapat 3 bagian utama yang akan memudahkan Anda dalam menjalankan email marketing. 3 bagian utama itu antara lain :

  1. Trigger
  2. Response
  3. Decission

[1] Trigger

Trigger adalah sebuah pemicu atau sebab dari proses automation yang akan kita jalankan. Trigger merupakan bagian pertama yang harus kita definisikan. Tanpa mendefinisikan triggernya apa, maka automation tidak akan bisa berjalan. Tidak akan ada akibat bila sebabnya tidak ada.

Ada 5 macam Trigger di KIRIM.EMAIL Automation, antara lain :

1. Open Broadcast : 

Untuk menjalankan automation yang pemicunya adalah orang-orang yang membuka semua broadcast atau broadcast tertentu.

2. Click Broadcast : 

Untuk menjalankan automation yang pemicunya adalah orang-orang yang melakukan klik pada semua link atau link tertentu di semua broadcast atau broadcast tertentu.

3. Open Autoresponder : 

Untuk menjalankan automation yang pemicunya adalah orang-orang yang membuka semua autoresponder atau autoresponder tertentu.

4. Click Autoresponder : 

Untuk menjalankan automation yang pemicunya adalah orang-orang yang melakukan klik pada semua link atau link tertentu di semua automation atau automation tertentu.

5. Subscribe In List : 

Untuk menjalankan automation yang pemicunya adalah orang-orang yang melakukan mendaftarkan alamat emailnya di list tertentu.

[2] Response

Response adalah sebuah akibat dari trigger yang kita pilih. Di sini kita bisa memilih jika trigger (sebabnya) nya apa, maka response (akibat) nya apa.

Atau dengan kata lain jika Anda pilih trigger ini maka response terhadap triggernya adalah itu.

Ada 4 macam Response di KIRIM.EMAIL Automation, antara lain :

1. Copy to Selected List : 

Ini adalah respon yang akan mengcopy alamat email ke list tertentu apabila trigger atau pemicunya terpenuhi.

2. Delete from Selected List : 

Ini adalah respon yang akan menghapus alamat email di list tertentu apabila trigger atau pemicunya terpenuhi.

3. Send Email : 

Ini adalah respon yang akan mengirimkan email secara otomatis apabila trigger atau pemicunya terpenuhi.

4. Add Tag : 

Ini adalah respon yang akan memberikan tanda le alamat email tertentu apabila trigger atau pemicunya terpenuhi.

[3] Decission

Decission adalah pilihan terhadap sistem untuk melakukan sesuatu berdasarkan kondisi Ya dan Tidak.

Apabila kondisinya terpenuhi atau YA, maka automation akan menjalankan proses A.

Jika tidak terpenuhi atau Tidak maka automation akan menjalankan proses B.


Contoh Kasus dengan KIRIM.EMAIL Automation


Contoh 1 : 

Anda ingin mengcopy alamat email dari orang-orang yang membuka broadcast email Anda yang judulnya Broadcast 1 ke list Email Tercopy.

Contoh 2 :

Anda ingin mengcopy alamat email dari orang-orang yang membuka broadcast email Anda yang judulnya Broadcast 1 ke list Email Tercopy apabila  dia membuka broadcastnya kurang dari 7 hari dan apabila membuka broadcast email dalam waktu lebih dari 7 hari maka akan dihapus secara otomatis dari list.

Lalu bagaimanakah menerapkannya ke dalam aplikasi?

Untuk memudahkan dalam memecahkan kasus tersebut Anda bisa melihat dan mempelajari bagan automation berikut ini.

Pada gambar di atas Anda akan menemukan blok berwarna kuning, biru dan merah. Itu adalah 3 bagian utama KIRIM.EMAIL Automation yang sudah saya jelaskan di atas.

Terdapat juga 5 garis berwarna kuningmerahbiru, hitam dan pink. penjelasannya adalah sebagai berikut :

  1. Garis kuning : arah automation dari blok manapun menuju ke TRIGGER.
  2. Garis biru : arah automation dari blok manapun menuju ke RESPONSE.
  3. Garis merah : arah automation dari blok manapun menuju ke DECISSION.
  4. Garis pink : arah automation dari blok manapun menuju ke Exit Automation.
  5. Garis hitam : arah automation untuk menentukan / mendefinisikan Trigger, Response dan Decission.

Pemecahan Masalah


Studi kasus contoh 1.

Sambil melihat gambar dan tanda panahnya, untuk bisa mengaplikasikan contoh 1 ke dalam sistem maka yang harus Anda lakukan adalah :

  1. Mendefiniskan trigger => Open Broadcast dengan judul Broadcast 1.
  2. Klik tombol + dan arahkan ke blok RESPONSE.
  3. definisikan response => Copy to Selected List kemudian pilih list Email Tercopy.
  4. Selesai

Studi kasus contoh 2. 

untuk bisa mengaplikasikan contoh 2 kedalam sistem maka yang harus Anda lakukan adalah :

  1. Mendefiniskan trigger => Open Broadcast dengan judul Broadcast 1.
  2. Klik tombol + dan arahkan ke blok DECISSION.
  3. Definisikan kondisnya dengan Open Broadcast => Broadcast 1 lalu batasan waktunya 7 days.
  4. Jika kondisinya YES maka arahkan ke blok RESPONSE, definisikan RESPONSE nya dengan Copy to Selected List => Email Tercopy.
  5. Jika kondisinya NO maka arahkan ke blok RESPONSE definisikan RESPONSE nya dengan Delete from Selected List => pilih list yang Anda inginkan. 
  6. Selesai.