mengirim email

3 “Dosa” Yang Tidak Disadari Dalam Mengirim Email

Mengirim email adalah hal mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Tidak perlu sertifikat atau pelatihan khusus untuk bisa mengirim email.

Tapi dalam konteks promosi, mengirim email bukanlah permakara mudah. Seringkali muncul masalah yang tidak disadari sangat berpengaruh pada keberhasilan email Anda. Berikut adalah “3 dosa” dalam mengirim email yang mungkin tidak disadari karena saking mudahnya.

Tidak membuat Hyperlink

Dalam email marketing dan promosi, menyematkan link ke landing page maupun halaman penjualan adalah praktik umum. Sayangnya masih banyak yang sekadar menaruh link begitu saja. Padahal potensi link di klik akan lebih besar jika disembunyikan dalam sebuah teks sebagi hyperlink seperti yang disebutkan oleh SEO Hacker sebagai salah satu tips mendatangkan lebih banyak klik pada link.

Menyematkan link dalam bentuk URL biasa dan terlihat oleh pembaca adalah sebah “dosa” yang tidak disadari dan hingga kini, masih banyak yang melakukannya tanpa mengetahui dampak negatif.

Terlalu Banyak Informasi

Banyaknya informasi akan membuat email sangat panjang. Lalu, siapa yang mau membaca email yang panjang?

Tentu ini akan membuat konversi email berkurang. Jika memang ada informasi detail yang ingin disampaikan, silahkan posting di sebuah landing page dan posting link URL nya saja di dalam email.

Terlalu Teknis

Sesuatu yang terlalu teknis meskipun singkat akan menghasilkan email yang minim dalam open rate maupun konversi. Meski singkat, namun informasi teknis butuh waktu pemahaman yang lebih lama untuk pembaca. Penting sekali dalam email broadcast agar informasi dapat dibaca dan dipahami dalam waktu singkat. Dalam hal ini, penjelasan teknis juga sebaiknya ditampilkan di halaman web terpisah. Sehingga cukup link-nya yang disebar melalui beragam channel pemasaran. Untuk materi menulis email yang baik, Anda bisa dapatkan di sini.

 

Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa untuk sahre dengan rekan maupun kerabat Anda agar semakin banyak yang bisa lepas dari kesalahan-kesalahan tersebut.

Facebook Comments